Jum'at, 18 Oktober 2019

Sejumlah Warga GMIM Lakukan Demo di Depan Polda Sulut

manadoterkini.com, MANADO – Puluhan warga yang menamakan diri warga GMIM melakukan aksi damai di Polda Sulut kamis (25/1/2018) yang memprotes sejumlah persoalan termasuk ijazah palsu. Mereka tergabung dalam warga jemaat, pemuda, mahasiswa dan pendeta.received_10204365264327933

Para peserta aksi memprotes sejumlah persoalan yang melanda UKIT Wenas termasuk ijazah palsu yang dilaporkan pada 26 Oktober 2016 lalu oleh Ritha Poluakan.

Pantauan manadoterkini.com, sempat juga disentil anggota kepolisian yang melakukan penjagaan dan pembiaran perbuatan aksi pengrusakan aset gereja di lingkungan UKIT.

“Kami minta aparat kepolisian bersikap netral dan jangan memihak,” koar salah satu Korlap aksi.received_10204365264367934

Beberapa perwakilan nampak telah dipanggil Polda Sulut untuk melakukan audiens di dalam kantor Polda Sulut. Adapun poin tuntutan pendemo yakni

1. Laporan ijazah ilegal pascasarjana UKIT Wenas dipercepat karena sudah mengendap selama setahun lebih di Polda Sulut.

2. Agar penerbit Ijazah Ilegal Pdt. Albert. O. Supit ditahan karena sudah banyak korban yang jatuh dan tidak ada niat baik dari tersangka untuk menghentikan kegiatan pendidikan pascasarjana improsedural.

3. Meminta polisi agar bersikap netral dan tidak memihak dari salah satu pihak dari konflik UKIT Wenas.

4. Meminta kepada Polda Sulut agar aparat kepolisian yang berjaga di kampus UKIT ditarik. (red/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*