Senin, 17 Desember 2018

Karena tak diberi uang. Sopir angkutan kota kena tikang

hukummanadoterkini.com, MANADO – Kasus penikman kambali lagi terjadi. Kali ini Nasib malang dialami Albert Andreas (18) warga disalah satu Kecamatan Mapanget. Pasalnya korban harus mendapatkan perawatan medis, setelah ditikam oleh tiga orang yang tak dikenalinya. Peristiwa itu terjadi di Kairagi Dua Lingkungan III Kecamatan Mapanget, Rabu (7/3) sekitar 18.30 Wita.

Dari informasi yang dirangkum, peristiwa itu berawal saat korban yang diketahui bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot) dengan jurusan Paal Dua – Mapanget itu sedang mencari penumpang. Lalu saat melintas di lokasi kejadian, tiba tiba dirinya dicegat oleh tiga orang yang tak dikenalinya.

“Saat itu korban dicegat oleh tiga pelaku yang memakai pakaian hitam hitam yang sudah dalam keadaan mabuk. Lalu ketiga pelaku meminta uang ke korban, namun korban tidak memberikan uang. Lalu ketiga pelaku langsung mencabut sajam jenis pisau badik dan menikam korban dibagian dada sebelah kiri, pinggang belakang dan tangan sebelah kiri,” ujar Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara saat dikonfirmasi di ruangannya, Kamis (8/3) sore tadi.

Merasa sudah terancam, korban mencoba untuk melarikan diri dengan cara turun dari mobil dan menyeberang keseberang jalan lalu menghadang mobil angkot yang lain kemudian menaiki angkot tersebut, selanjutnya dibawah ke rumah sakit.

“Keluarga korban sudah membuat laporan polisi. Identitas pelaku juga sudah kami kantongi dan sementara dalam pengejaran tim lapangan,” pungkasnya.(fry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*