Rabu, 11 Desember 2019

Olly Dondokambey Tinjau USBN di SMAN 3 Binsus Tondano

 

minahasamanadoterkini.com, MANADO – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE melakukan peninjauan pelaksanaan hari terakhir Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) di di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Binsus Tondano, Minahasa, Selasa (27/3/2018)

Pada kesempatan tersebut Olly memberikan motivasi, nasihat bahkan berdialog dengan penuh komedi saat bertatap muka langsung dengan ratusan siswa yang ada, sembari mengatakan bahwa ujian akhir zaman now jelas berbeda dengan model ujian di zaman old.

“Dulu, ujian akhir yang paling populer adalah Ujian Akhir Nasional (UAN). Sekarang, untuk jenjang SMA secara umum ada 2 jenis ujian akhir, yakni Ujian Nasional/Ujian Nasional Berbasis Komputer (UN/UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Setiap siswa harus mampu mencapai batas standar yang ditentukan untuk meraih kelulusan.”

“Adik-adik harus berusaha keras dalam menghadapi ujian ini. Maksimalkan kemampuan dan kecerdasan yang dimiliki. Harus punya cita-cita supaya semangat belajar tetap ada. Pemerintah hanya bisa memberikan fasilitas,” kata Olly.

Oleh karena itu, Olly menyebutkan komitmen dari Pemprov Sulut bagi setiap siswa berprestasi dengan memberikan kesempatan untuk mendapatkan bantuan biaya melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri.

“Pemerintah akan memberikan bantuan biaya bagi yang berprestasi baik studi di dalam negeri maupun luar negeri,” tandasnya.

Lanjut Olly, prestasi itu dapat diraih, jika setiap siswa selalu berfikir positif dan tidak menggunakan narkoba.

“Zaman Now, kita harus berikan yang terbaik dan lakukan hal-hal yang positif supaya bisa sukses. Jangan berpikiran negatif apalagi terlibat narkoba dan minuman keras karena pasti akan merusak masa depan kita,” imbuhnya.

Usai melakukan peninjauan, Gubernur Olly Dondokambey mengadakan pertemuan dengan kepala-kepala sekolah untuk membahas fasilitas penunjang di sekolah-sekolah.

Olly mengimbau seluruh kepala sekolah untuk segera merubah pola pengrlolaan keuangan.

“Kepala sekolah harus merubah pola. Semua harus direncanakan baik-baik. Sekarang harus money follow function bukan money follow program,” ucapnya.

Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Sulut Grace Punuh dan jajaran Pemkab Minahasa. (*/Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*