Senin, 9 Desember 2019

GAMKI dan LMI Minsel Minta Tempat Hiburan Malam Ditutup

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) meminta para pengelola tempat hiburan malam di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) agar ditutup selama perayaan Jumat Agung dan Paskah agar tidak mengganggu umat Kristiani yang hendak melaksanakan ibadah.

“Kami berharap para pengusaha bisa memahami dan melihat suasana hari raya keagamaan di Minsel. Dengan menutup usaha beberapa hari selama Jumat Agung dan Paskah berarti mereka juga menghormati umat Kristen di Minsel yang hendak merayakan Paskah dan Jumat Agung,” ujar Wakil Ketua DPC GAMKI Minsel Maikel Pontoh SPd.K kepada manadoterkini.com.

Pontoh mengajak seluruh lapisan masyarakat di Minsel agar terus menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.

“Kita semua ingin menjaga suasana damai dan aman agar tetap berlangsung terus, tidak saja pada masa Paskah ini, tetapi untuk seterusnya seperti itu,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Tonaas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Manguni Indonesia (LMI) Minsel Tommy Pantow.

Ia berharap tempat usaha hiburan malam seperti kelab dan diskotik agar tutup sementara waktu.

“Saya berharap mereka mau menghormati perayaan hari Jumat Agung dan Paskah agar menutup sementara. Pemkab Minsel juga ada baiknya memberikan himbauan kepada pengusaha tempat hiburan malam agar bisa ditutup sementara,” ungkap Pantow.

Dalam mengamankan Jumat Agung dan Paskah, menurut Pantow LMI akan turun memback up keamanan bersama TNI/Polri. “Kami akan turun mengamankan sejumlah Gereja saat umat Kristen beribadah merayakan Jumat Agung dan Paskah,” tutupnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*