Soni Sumarsono Kritisi Sektor Pariwisata Sulut

 

manadomanadoterkini.com, MANADO – Mantan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) yang juga Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri RI Dr Soni Sumarsono mengatakan, meski mempunyai potensi dan semangat dalam membangun pariwisata di daerah ini, namun disayangkan Sulut belum memiliki masterplan jangka menengah dan jangka panjang.

Meski dia mengakui, daerah ini memiliki potensi besar dalam bidang kelautan terutama dari sisi pariwisata. Namun potensi itu masih terkendala sumber daya manusia dan infrastruktur karena tidak mempunyai masterplan.

“Ada yang masih kurang, bagaimana ketika (ribuan) orang China datang kesini, yang bisa bahasa China kan terbatas, taunya hanya wo ai ni (aku cinta kamu), ni hao ma (apa kabar), kamsia (terima kasih) yang lainnya nga ada,” tutur Soni Sumarsono kepada Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) usai menghadiri kegiatan Musrembang Provinsi Sulut, Rabu (18/4/2018) di Tumbelaka Academic.

Soni Sumarsono menambahkan, seharusnya Pemda bekerjasama dengan jurusan Sastra di Unsrat, dan setiap hotel itu wajib punya orang yang bisa dan mengajari bahasa Mandarin.

“Sehingga “say hallo-nya” ada. Nah ini saya lihat setiap turis China datang, orang bingung (bahasanya), tidak ada yang menjelaskan. Oleh karena itu perlu pemandu wisata di kursus gratis untuk menjadi pemandu wisata yang profesional (dengan bayaran tinggi). Jadi itu saya kira contoh kongkret yang kurang (terhadap pariwisata di Sulut), malah jadi keterkejutan karena tidak punya masterplan tadi,” jelas Soni. (Rizath)

Posting Terkait

Tinggalkan pesan