Kamis, 19 September 2019

Kecamatan Tikala Wakili Manado di Lomba IVA Test

manadomanadoterkini.com, MANADO — Kelurahan Paal IV, Kecamatan Tikala yang menjadi wakil Kota Manado dalam lomba IVA Test Provinsi Sulut 2018, kans diutus ke tingkat nasional. Dalam penilaian yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Tikala, Ketua Pokja IV, TP-PKK Sulut dr Inggrid Giroth menyatakan apresiasi sebesar-besarnya peran Wali Kota Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Bastiaan atas support terhadap gerakan deteksi dini dan pencegahan kanker leher rahim (serviks).

Menurut dia, dukungan pemerintah kota kepada TP-PKK Kota Manado untuk menurunkan penderita kanker serviks lewat IVA test sangat luar biasa. “Menurut data nasional, satu di antara delapan perempuan usia produktif berpotensi kena kanker serviks. Dan serviks merupakan penyakit pembunuh nomor dua di dunia. Sehingga diperlukan peran semua stakeholder masyarakat untuk membebaskan perempuan di Sulut dan Indonesia dari serviks,” ujar dr Inggrid.

Dijelaskannya, saat ini mendeteksi serviks sangat mudah yakni lewat IVA test dan tindakan pengobatan lewat cryotheraphy. “2017 lalu, Kota Bitung yang menjadi wakil Sulut menjadi yang terbaik di tingkat nasional. Jika Manado yang terpilih mewakili Sulut, kita targetkan untuk kembali menjadi yang terbaik. Secara umum, laporan yang disampaikan sudah baik dan hanya perlu perbaikan sedikit,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pokja IV, TP-PKK Kota Manado dr Marini Tandirerung-Kapojos mengungkapkan, pihaknya tak henti mengedukasi dan monitoring perempuan usia subur di Kota Manado. “Berbagai sosialisasi kami lakukan serta mengimbau para perempuan usia produktif untuk tidak takut melakukan IVA test,” kata dr Marini.

Ketua TP-PKK Kecamatan Tikala Lenda Sangkay-Lendeng dalam laporannya menyebutkan, hingga pertengahan Mei 2018, sudah ada 81 perempuan usia produktif yang mengikuti IVA test dan sepuluh di antaranya positif. “Mereka yang positif langsung dilakukan tindakan cryotheraphy,” tutur Lenda.

Dia menjelaskan, sejauh ini dalam melaksanakan sosialisasi program IVA tes, pihaknya menggandeng Dinas Kesehatan, BKKBN, puskesmas, ormas hingga masyarakat umum. “Memang harus diakui, partisipasi masyarakat untuk mengikuti IVA test di Kecamatan Tikala masih rendah,” ungkapnya.

Lenda menyebut, sejumlah faktor yang menyebabkan masih minimnya partisipasi masyarakat lantaran tingkat kesadaran pencegahan penyakit masih rendah, pengetahuan leher rahim minim, malu untuk datang melakukan pemeriksaan. Faktor ekonomi serta tidak adanya perencanaan sehat.

“Inovasi yang kami lakukan agar tingkat partisipasi warga meningkat, yakni pembuatan lewat pamflet serta sosialisasi intens di kelurahan dan kecamatan. Selain itu, telah dibentuk tim kerja deteksi IVA. Yang bertugas memilih dan mengajak warga yang ingin difasilitasi layanan kesehatan. Ada juga pembuatan buku kontrol IVA serta pembuatan stiker bagi yang sudah memeriksakan diri,” papar Lenda.

Camat Tikala Argo Sangkay berjanji, pihak kecamatan akan mensupoort penuh gerakan dini dan pencegahan kanker serviks. “Semangat ini tidak hanya karena ada perlombaan, tapi untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif,” tandas Sangkay.

Penilaian di Kecamatan Tikala, turut dihadiri Wakil Ketua II TP-PKK Kota Manado dr Meis Tangel-Kairupan, Anggota Pokja IV, TP-PKK Sulut dr Astrid Sumajow, pengurus PKK Kecamatan Tikala serta para lurah. (angky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*