Minggu, 21 Oktober 2018

Dihadapan 100 Veteran Kandouw Sebut Kita Sedang Berperang

manadomanadoterkini.com, SULUT – Dihadapan 100 orang veteran, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menyebutkan saat ini kita sedang berperang.

Hal itu ditegaskan Kandouw saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan Pemberdayaan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang di gelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, di Hotel Gran Puri, Kamis (9/8/2018) yang di gagas oleh Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulut.

“Dalam dua dekade ini Bangsa Indonesia tengah berperang. Perang melawan musuh yang tak terlihat. Selain narkoba, terlebih menakutkan lagi perang melawan radikalisme dan fundamentalisme, yang  merongrong Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, oleh sebab nasionalisme dan wawasan kebangsaan generasi muda kita memudar,” tegas Steven Kandouw.

Oleh karena itu dia berharap agar rakor ini dapat mengelaborasi keterlibatan nyata LVRI membantu negara menggaungkan testimoni kepada generasi muda.

“Mulai hari ini mari berelaborasi bertukar pikiran mengenai permasalahan kebangsaan bahwa kita butuh LVRI sebagai ujung tombak menyampaikan testimoni kepada generasi muda, bersatu kompak melibas radikalisme dan fundalisme,” kata Kandouw.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sulawesi Utara, Kolonel (Purn) Boyke Kambey menyampaikan rasa terimakasihnya karna telah mengadakan rakor kali ini, bahkan Kambey. menuturkan selama tiga periode baru kali ini dilaksanakan Rakor.

“Selama saya sudah menjabat tiga periode menjadi ketua veteran sulut, baru kali ini ada rakor bersama seperti ini. Terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut dan Biro Kesejahteraan Rakyat, ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami para veteran,” ucap Kambey.

Seperti diketahui, organisasi veteran ini sendiri tidak hanya lingkup dalam negeri namun hingga tingkat regional dan internasional. Veteran RI termasuk urutan ke 23 sebagai anggota Federasi Veteran Internasional yang bermarkas di Paris, Perancis.

Data saat ini di Provinsi Sulawesi Utara ada sebanyak 3.312 penerima tunjangan veteran yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota yang enam puluh persennya diantaranya berusia di atas 80 tahun.

Turut serta dalam rakor tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Edison Humiang, M.Si, Kepala Biro Kesra dr. Kartika Devi Tanos, MARS beserta jajaran, Kasrem Santiago 131 Kolonel INF Theo Kawatu, S.IP, serta para anggota LVRI Provinsi Sulawesi Utara. (*/Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*