Kamis, 18 Oktober 2018

Pemprov Sulut Matangkan Persiapan HUT Ke-73 Kemerdekaan RI

manadomanadoterkini.com, MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (14/8/2018) mematangkan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Kemerdekaa RI.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Edison Humiang, M.Si selaku Ketua Panitia HUT Ke-73 Kemerdekaa RI dan HUT Ke-54 Provinsi Sulut ditemanai Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Dr. Jemmy S. Kumendong, M.Si selaku sekretaris mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan evaluasi kesiapan dalam menyukseskan kegiatan Perayaan HUT

Dalam Rapat Kesiapan Pelaksanaan peringatan HUT Ke-73 Kemerdekaa RI di ruangan WOC Kantor Gubernur Sulut mengungkapkan bahwa pelaksanaan pengukuhan dan gladi bersih akan dilaksanakan pada besok hari.

“Agenda rapat kali ini adalah mengenai evaluasi┬ákesiapan dalam menyukseskan kegiatan Perayaan HUT RI Ke-73. Dimana Pada hari Rabu,15 Agustus 2018 akan dilaksanakan Pengukuhan Paskibraka pukul 16.00 wita di Ruangan Mapalus Kantor Gubernur, selanjutnya untuk Gladi Bersih Upacara Puncak jam 09.00 Wita di Lapangan GOR Robert Wolter Monginsidi,” jelas Humiang.

Dia menambahkan pada 16 Agustus nanti akan dilaksanakan pawai Taptu Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI yang mengambil start di Halaman Mapolda Sulut, pada pukul 24.00 wita serta akan dilaksanakan renungan suci yang bertempat di Taman Makam Pahlawan Kairagi.

“Tanggal 17 Agustus, Upacara Puncak Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI akan dilaksanakan di GOR Robert Wolter Monginsidi pukul 09.00 Wita, untuk upacara penurunan bendera dilaksanakan sore pukul 17.00 wita dilanjutkan dengan acara pesta rakyat,” ujar Humiang.

Dalam rapat tersebut, Dinas Kesehatan nantinya akan menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan, mobil ambulance sebanyak 5 unit dan Obat-obatan.

Begitu juga untuk pengamanan lalu lintas yang sudah di tangani oleh Dinas Perhubungan.

Dia berharap semua stakeholders mendukung agar pelaksanaan kegiatan HUT Ke-73 Kemerdekaa RI tingkat Provinsi Sulut ini bisa berjalan sukses.

Disamping itu, Humiang menegaskan kepada ASN dan THL wajib hadir untuk mengikuti upacara pagi dan sore, jika tidak akan dikenakan sanksi. Untuk peserta lainnya adalah dari TNI, Polri, sekolah-sekolah, dan masyarakat umum lainnya. (*/Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*