Rabu, 14 November 2018

Stok LPG 3 Kg Langka, Ini Penjelasan Kabag Perekonomian Kota Manado

rotinsulumanadoterkini.com, MANADO – Kelangkaan produk Liqufied Petroleum Gas (LPG) atau Elpiji kemasan 3 kilogram (kg) dikalangan warga masyarakat kota Manado mendapat tanggapan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Kepala Bagian Perekonomian Dan Sumber Daya Alam Sekda Kota Manado Jimmy Ch. E. Rotinsulu, SE, M. Si.

Menurutnya, dalam hal ini Pemkot Manado hanya terbatas pada monitoring atau pengawasan distribusi/penyaluran kepada masyarakat.

Dijelaskannya, pengawasan maupun pengolahan sampai distribusi gas LPG 3 Kg ada pada Pertamina (persero).

“Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini memonitoring barang barang bersubsidi, fungsi monitoring itu sendiri ada di bidang Perekonomian, Disperindag maupun instansi teknis lainnya,”tuturnya.

Disampaikannya, Pemerintah kota bukan mengolah dan mendistribusi LPG,  hal ini dikatakannya agar tidak terjadi multytafsir yang salah nantinya oleh masyarakat bahwa pengelolaan dan distribusi LPG ada di Pemerintah Kota.

“Yang kita awasi adalah fungsinya monitoring, bagaimana penyaluran LPGnya apakah tersalur secara baik atau tidak maupun pangkalan pangkalan nakal yang tidak memiliki lodbook,”kata Rotinsulu.

Ditambahkannya, Pemerintah Kota tidak memiliki wewenang untuk menutup pangkalan LPG yang nakal, yang berhak adalah Pertamina sendiri. Namun Pemerintah Kota bisa mengeluarkan rekomendasi apabila ada laporan dari  masyarakat.

Dari hasil pantauan di lapangan oleh tim Bagian Perekonomian, Kelangkaan LPG 3 Kg hanya karena ada keterlambatan dalam pendistribusian ke pangkalan pangkalan.(angky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*