Rabu, 16 Oktober 2019

Antisipatif, Camat Sario Instruksikan Sidak Kos Kosan

manadomanadoterkini.com, MANADO – Menyusul beredarnya isu ratusan napi yang lari dari wilayah Sulteng pasca bencana gempa dan tsunami menuju Gorontalo dan Manado, Pemerintah Kota Manado mulai mengambil langkah Antisipatif.

Termasuk di wilayah Kecamatan Sario, di mana untuk mengantisipasi masuknya para pendatang baru, rumah kos bahkan kontrakan harus diperiksa identitas dan dilakukan pendataan oleh pemerintah kecamatan.

Camat wilayah Sario, Marthen Kapojos mengatakan, menyikapi masalah, pihaknya memeriksa setiap identitas penghuni tempat kos maupun pendatang yang berasal dari luar daerah,” ucap Kapojos.

Dia mengatakan, baik pemerintah Kelurahan, kecamatan sampai Babinkantibmas turun langsung mengawasi kegiatan pemeriksaan identitas.  “Kami melakukan sidak di setiap tempat kos yang ada,” ujarnya

Camat Kapojos juga menginstruksikan pemeriksaan identitas. Apalagi, wilayah Kecamatan Sario menjadi paling rawan karena banyak kos-kosan. “Kita akan melakukan sidak rutin setiap hari . Target kita adalah beberapa rumah kos kosan,” tukasnya.

Di setiap tempat kos, lanjut Kapojos, pihaknya memeriksa seperti kartu identitas. “Yang tidak dapat menunjukkan, langsung diserahkan kepada pihak yang berwajib untuk diinterogasi lebih lanjut,” tandasnya.

Camat menghimbau apabila ada hal-hal yang tidak seperti biasanya, baik itu orang ataupun kegiatan di lingkungan agar dapat melaporkan ke pihak yang berwenang. (angky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*