Kamis, 17 Oktober 2019

Fakultas Hukum Unsrat Gagas Seminar Kebangsaan Mahasiswa se Indonesia Timur

sulut, Hukum Unsratmanadoterkini.com,  SULUT – Semangat Sumpah Pemuda yang dinilai mulai terkikis dengan intoleransi, dan hiruk pikuk perpolitikan di Indonesia yang mengakibatkan semangat nasionalisme dan patriotisme generasi muda mulai pudar, sehingga menjadi cambuk bagi Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengelar Seminar Kebangsaan.

Hal ini diutarak Dekan Fakultas Hukum Unsrat Dr Flora Priscilla Kalalo, SH, MH, bersama perwakilan Ikatan Alumni Unsrat Rizath Sanger pada jumpa pers, Selasa (16/10/2018) di Fakultas Hukum Unsrat.

“28 Oktober yang akan datang kita berenca akan menggagas kegiatan yang bertemakan tentang wawasan kebangsaan. Banyak hal yang mulai terkikis dari arti sumpah pemuda yang sesungguhnya dan kita mencoba dengan gagasan seperti, seminar yang bertemakan kebangsaan,” ujar Flora Kalalo.

Tak tanggung-tanggung, pihaknya akan mengundang para mahasiswa se Indonesia Timur dan menghadirkan pembicara dari dua Kementerian dan empat lembaga hukum di Indonesia dan perwakilan dari 13 Provinsi di Indonesia Timur.

“Ada 13 perwakilan, minus NTB dan Provinsi Sulteng yang masih mengalami pemulihan akibat bencana. Kemudian kita akan membuat FGD dengan mengharapkan, mendapatkan rekomendasi yang baik untuk kecintaan kita terhadap negara kesatuan republik Indonesia,” kata Flora.

Flora Kalalo menambahkan bahwa inti dari kegiatan ini guna bagaimana meletakkan kembali tentang konsensus dasar negara Indonesia.

“Kita coba bangun ini kepada mahasiswa. Sehingga mereka bisa memahami, mendalami dan bisa melaksanakan tentang nilai-nilai luhur Pancasila. Kita akan mencoba mengemas ini dengan konsepnya mahasiswa, seperti adanya pentas seni. Hal ini untuk melihat kreasi mahasiswa dalam wawasan kebangsaan. Dengan maksud mencoba mengembalikan semangat nasionalisme, semangat patriotisme dari generasi muda,” jelas Kalalo. (Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*