Kamis, 17 Oktober 2019

Siapkah Infrastruktur Kota Manado Hadapi Bencana, Ini Tanggapan Liny Tambajong

manado

Pemetaan daerah pesisir yang terdampak tsunami (Bapitbangda)

manadoterkini.com, MANADO – Wilayah pesisir kota Manado menjadi salah satu dari sekian ibu kota provinsi yang berpotensi rawan akan bencana alam termasuk Gempa dan Tsunami.

Infrastruktur dan bangunan harus siap dan tahan dalam menghadapi bencana alam sebagai bentuk mitigasi.

Maka dari itu, diperlukan langkah-langkah strategis guna mengantisipasi kejadian itu, salah satunya melalui pelaksanaan kajian yang mendalam sebelum dibangunnya suatu infrastruktur.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Manado Liny Tambajong menuturkan, “Kalau gempa untuk Manado, desain struktur sudah memperhitungkan gempa dengan kekuatan 7 SR, namun untuk Tsunami belum ada kajian yang mendetail baru ada pemetaan pesisir yg terdampak tsunami,”tutur Tambajong saat dihubungi via ponsel.

Dari hasil pemetaan wilayah terdampak oleh Bapelitbangda, daerah pesisir yang merupakan kawasan wisata dan bisnis adalah area terlarang mendirikan bangunan.

“Saat ini baru dalam pemetaan kawasan terdampak, sebenarnya dari pemetaan itu, tidak bisa didirikan bangunan,”tukasnya.

Melihat fenomena tersebut, maka strategi perencanaan pembangunan kota harus mengedepankan ketahanan infrastruktur dalam mengantisipasi kejadian bencana alam.

Hal tersebut menjadi sebuah tuntutan bukan disebabkan oleh bencana alam itu sendiri, melainkan lebih disebabkan oleh bangunan yang tidak memenuhi ketentuan teknis mengingat jumlah korban yang ada akan sangat bergantung pada faktor seberapa kuat bangunan yang didirikan. (angky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*