Jum'at, 20 September 2019

Energy Baru Terbarukan, Kerja sama Pemkot Manado Bersama APEC ACABT Di Luncurkan

manadomanadoterkini.com, MANADO - Pemerintah Kota Manado bersama Feng Chia University dan APEC ACABT TAIWAN menggelar serah terima demo pembangkit listrik tenaga biogas, Jumat (9/11).

Kegiatan yang berlangsung di rumah potong hewan Bailang, Kota Manado dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut Novly Wowiling, Kepala DPKP Kota Manado Nolfie Talumewo dan didampingi Kepala RPH Joy Tumbel.

Mewakili Walikota Manado, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Micler CS Lakat SH MH, dalam sambutannya membuka kegiatan tersebut mengatakan, keberhasilan pembangkit listrik tenaga biogas ini tergantung pada program yang berkelanjutan.

“Setelah ini bukan hanya berhenti di sini, tapi berkelanjutan dan berkesinambungan. Saya berharap segera di susun standar operasional, penanggung jawab operasional dan kalkulasi termasuk biaya operasional yang akan disusun dalam APBD Kota Manado. Dan nantinya akan terus dievaluasi dan diawasi perkembangannya,” Ujarnya.

Teknologi ramah lingkungan ini berhasil diterapkan di Kota Manado atas kerjasama antara Feng Chia University:APEC ACABT, Taiwan dan Pemerintah Kota Manado melalui Bappelitbangda.

Dan pihak Feng Chia University / APEC ACABT secara resmi menghibahkan bantuan alat pembangkit listrik tenaga biomassa yang dibangun di Rumah Potong Hewan (RPH) Bailang ini kepada Pemerintah Kota Manado.

Usai penyerahan alat pembangkit listrik, pihak Feng Chia University / APEC ACABT melakukan demo cara penggunaan alat tersebut. Dari demo ini diketahui bahwa limbah yang digunakan selain kotoran sapi, juga kulit pisang, daun pisang dan serabut kelapa.

Kepala Bappelitbangda Kota Manado, Liny Tambajong mengatakan sumber energi listrik yang dihasilkan dari alat yang ada saat ini memang masih terbatas namun diharapkan ke depan dapat terus dikembangkan dan dioptimalkan untuk kebutuhan listrik dan gas di Kota Manado.

“Ada beberapa fasilitas tambahan yang akan dibangun di RPH Bailang untuk menunjang keberlangsungan pembangkit listrik tenaga biomassa yang juga nantinya akan menjadi tempat pembelajaran dan penelitian bagi para pelajar,”ungkap Tambajong

Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kota Manado sebagai instansi yang mengelola RPH Bailang nantinya juga akan mengawasi proses pemanfaatan alat pembangkit listrik tenaga biomassa ini. Kepala DPKP Kota Manado, Nolfie Talumewo didampingi Kepala RPH Bailang, Joyke Tumbel menjelaskan, listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga biomassa ini awalnya akan digunakan untuk pasokan listrik di kawasan RPH Bailang dan sekitarnya, menyesuaikan dengan energi listrik yang dihasilkan.

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Ingin mengucap Syukur kepada Maha Besar TUHAN YESUS KRISTUS yg memampukan Pemerintah Provinsi SULUT saat itu di Wakili oleh Wakil Gubernur Bapak Steven O. KANDOUW, Kepala BAPPEDA SULUT Bapak Ricky Toemandoek dan H. Jacoba ROEROE APEC APSEC Advisory Board Member /Tim Ahli bid. Pembangunan Berkelanjutan di BAPPEDA Provinsi dalam memfasilitasi semua proses mulai dari perkenalkan PEMKOT Manado dan APEC ACABT – FENG CHIA UNIVERSITY di Wellington New Zealand November 2017 pada saat menghadiri APEC EWG 54 Meeting, sampai kegiatan serah – terima demo alat HyMeTek di RPH Bailang Kota MANADO. Kegiatan ini di dukung penuh oleh Walikota Bapak Vicky Lumentut, dan dikawal langsung oleh Wakil Walikota Moor Bastian dan Jajaran terkait, sehingga proses serah terima alat boleh berlangsung dengan baik. Harapan kami kiranya project ini menjadi awal dari sebuah perjalanan panjang mendukung kemandirian energi di Indonesia melalui pemanfaatan potensi biomasa dan pengembangan Energi Baru Terbarukan di Manado Provinsi SULUT, agar kemandirian dan kedaulatan Serta kecukupan energi bagi dapat tercapai demi kesejahteraan masyarakat Kota dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*