Jum'at, 14 Desember 2018

Akun Bupati Minsel Dipalsukan, Minta Uang Loloskan CPNS, Tetty : Masyarakat Harus Hati-hati!

manadomanadoterkini.com, AMURANG – Polemik susahnya lulus perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 ini dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab. Tidak tanggung-tanggung, Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Euginia Paruntu menjadi korbannya.

Dengan mengatasnamakan CEP, sebuah akun palsu media sosial facebook diduga meminta sejumlah uang untuk meloloskan korbannya menjadi PNS.

Aksi penipuan itu langsung ditanggapi Tetty sapaan akrab Bupati Minsel ini. Dia menepis bahwa akun tersebut bukan miliknya dan terkait iming-iming sejumlah uang untuk menjadi PNS itu tidak benar.

“Saya tegaskan, akun yang mengatasnamakan saya itu bukan akun saya. Saya harap masyarakat berhati-hati atas aksi penipuan yang dilakukan oleh oknum yang sengaja menggunakan akun sosmed mengatasnamakan nama saya. Semoga masyarakat lebih bijak lagi menggunakan media sosial,” tukas Bupati.

Sementara itu, Pemkab Minsel sendiri telah menindaklanjuti terkait Peraturan Menteri Nomor 61 untuk penggunaan ranking dalam seleksi CPNS tahun ini dari KemenpanRB. Hal itu menyusul sangat sedikitnya yang lolos dalam seleksi yang menggunakan passing grade.

“Kami sudah tindaklanjuti itu dengan pergi ke KemenpanRB untuk konsultasi terkait penggunaan ranking untuk seleksi CPNS tahun ini. Hal itu menyusul banyaknya yang tidak lulus dari passing grade yang ada,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel Drs Roy F Tiwa.

Saat ini pihaknya sementara melakukan rekapitulasi terkait formasi yang belum terisi.

“Saat ini kita sementara melakukan rekap, mana formasi yang tidak terisi. Kalau sudah ada yang terisi kuotanya sudah kita tidak akan di isi dengan rangking lagi. Penggunaan ranking artinya nilai tertinggi yang kita isikan ke formasi. Sementara kita sedang rekap dan urut performasi untuk ikut tahapan seleksi selanjutnya. Kita ambil yang paling tertinggi di rangking untuk ikut seleksi SKB,” jelas Tiwa.

Untuk jumlah yang menjadi peserta seleksi SKB, Tiwa belum dapat membeberkannya.

“Itulah masih kami rekap karena ada banyak kan. Sementara untuk jadwal SKB itu nanti Desember. Minsel sendiri belum dapat jadwal resminya kapan, kami masih menunggu penyampaian resmi Panselnas,” tandasnya.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*