Selasa, 20 Agustus 2019

Berawal Dari Ambon, Lomban Curhat Sejarah Kota Bitung Raih Adipura

manadomanadoterkini.com, BITUNG - 13 kali Kota Bitung mendapat label Kota Bersih, lewat penghargaan piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. Dimana 12 kalinya diraih Kota Bitung secara berturut.

Tentu hal ini menjadi sebuah kebanggaan bagi Pemerintah Kota Bitung dibawah Kepemimpinan Max – Maurits (MaMa) tetapi juga bagi masyarakat. Lewat hal ini Wali Kota Maximiliaan J Lomban pun mengungkapkan Curahan Hatinya (Curhat) tentang sejarah Adipura sehingga boleh ada di Kota Bitung. Selasa, (15/01/2019)

Dimana menurut Lomban keinginan meraih Adipura berawal saat kunjungan di Kota Ambon. Saat itu Bitung dipimpin oleh SH Sarundjang. “Kita sedikit bernostalgia dengan Adipura. Pertama kali Bitung raih Adipura tahun 1997 dan tahun 2007 sampai sekarang. Semangat meraih kota bersih berawal dari kota Ambon tahun 1996,” ujar Lomban saat ucapan syukur Pemerintah kota Bitung di BPU atas diraihnya piala Adipura.

Kota Ambon saat itu menurut Lomban sudah menerima Sertifikat Adipura pada tahun 1996. Sekembali dari Ambon lanjut Lomban, SH Sarundjang langsung menerintahkan perangkat daerah untuk meraih Sertifikat Adipura. “Kembali dari sana (Ambon, red) langsung mengadakan rapat saat itu. Sarundjang targetkan Bitung mendapatkan Sertifikat Adipura,” katanya

Dimana saat itu Lomban ditunjuk sebagai koordinator. “Mulai saat itu kita mulai, sehingga akhirnya pada 1997 kita mendapatkan Adipura. Bukan lagi sertifikat, tetapi Piala,” tutur Lomban

Setelah itu menurut Lomban Bitung tidak meraih Adipura karena memang tidak dilaksanakan lagi, pasalnya tahun 1998 terjadi masa reformasi. Hingga tahun 2002 setelah masa reformasi baru kembali dilaksanakan lagi penghargaan Adipura. ” Nanti tahun 2007 kembali Bitung bisa meraih Adipura hingga saat ini,” katanya

Untuk mendapatkan prestasi ini lanjutnya tidak mungkin sekali jadi. “Kita membutuhkan topangan dari semua pihak termasuk masyarakat. Adipura adalah budaya. Budaya bersih, budaya sehat, budaya disiplin,” tutup Lomban (REFLY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*