Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Manado

Walikota GSVL Hadiri Peresmian Renovasi Sekolah Sekaligus Pemberian Beasiswa di Buha

×

Walikota GSVL Hadiri Peresmian Renovasi Sekolah Sekaligus Pemberian Beasiswa di Buha

Sebarkan artikel ini

manadomanadoterkini.com. MANADO – Walikota Manado DR. Ir. G. S. Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA menghadiri acara Peresmian Renovasi Sekolah SD Katolik 10 Santo Fransiskus Buha, yang merupakan bagian dari peresmian seremonial renovasi sekolah di Kota Manado tahun 2018, bertempat di Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget, Jumat (18/01) sore hari.

Pada kesempatan itu, Walikota Vicky Lumentut menuturkan sangat berterima kasih kepada pihak PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan seluruh pihak yang sudah terlibat dalam renovasi sekolah dan sudah peduli dengan Kota Manado, yaitu kota kita bersama.

Walikota Vicky Lumentut menceritakan bahwa Kegiatan ini merupakan sudah yang kedua kali diundang dalam peresmian dari program-program Indomaret yang ada. Dimana, sebagai bukti tanggung jawab sosial perusahaan yaitu Corporate Social Responsibility (CSR) adalah pendekatan bisnis dengan memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk di dunia pendidikan.

“Untuk program ini didasarkan pada beberapa poin penting seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang memiliki tiga dimensi yang digunakan sebagai dasar perhitungannya yaitu umur panjang dan hidup sehat yang diukur dengan angka harapan hidup saat kelahiran, pengetahuan yang dihitung dari angka harapan sekolah dan angka rata-rata lama Sekolah di bidang pendidikan, standar hidup layak yang dihitung dari Produk Domestik Bruto/PDB (keseimbangan kemampuan berbelanja) per kapita dimana Indomaret mengambil bagian dalam poin pendidikan, baik berupa pemberian bantuan beasiswa, renovasi Sekolah, dan memberikan kesempatan kerja bagi penduduk kota Manado,” tandas Walikota Vicky Lumentut saat memberikan sambutan.

Walikota berpesan, anak-anak akan dididik di ruangan baru ini, yang sudah di fasilitasi, tingkatakan kualitas mendidik profesional, juga menjaga lingkungan terutama kasus demam berdarah. Pastikan lingkungan kita tidak ada nyamuk berkembang biak.

“Sebab itu dimintakan kepada pihak sekolah silahkan di bentuk tim pemantau jentik nyamuk untuk dimasukan dalam program kerja sekolah. Jangan ada cerita ketika pulang sekolah anak dapat demam berdarah. Selamat memanfaatkan tempat ini untuk kemajuan anak-anak kita,” pesan Walilota Vicky Lumentut.

manadoLanjut dikatakan, saat ini bersama pak Wakil Walikota Manado Mor Bastiaan sedang membenahi kota ini , menjadikan kota ini makin hari makin bersih. Yang mana, tujuan kami bukan adipura, tetapi menjadikan lingungan yang bersih dan masyarakat yang sehat.

“Seperti saat ini yang sudah kita lakukan, yaitu dengan meningkatkan jumlah motor sampah di setiap lingkungan. Petugas (Kepala Lingkungan) saat bekerja langsung turun lapangan menjemput sampah yang ada di rumah-rumah penduduk. Sementara, mengenai penilaian Manado Kota Kotor, kenapa ? karena persoalan TPA,” terang Walikota dua periode ini.

Ditambahkan Walikota Vicky Lumentut, sejak 2014 Kota Manado mengalami banjir bandang maka terjadi penumpukan sampah yang tinggi, sementara salah satu syarat untuk penilaian Adipura adalah TPA yang menggunakan sistem sanitary landfill. Namun dalam kondisi saat ini TPA Sumompo sudah tidak memungkinkan lagi untuk diadakan sanitary landfill.

“Bagi saya, jangan bermimpi mendapat adipura tapi dahulukan lingkungan ini bersih dan sehat. Saya sudah keliling , sudah tidak ada tempat pembuangan sampah. Dan jika ditemukan permasalahan sampah, silahkan dikasih masukan nanti kami evaluasi. Sementara mengenai masalah TPA sudah sepantasnya ada TPA yang baru, dan yang lama ditutup. Dan terkait TPA, sudah ada TPA regional, yang berlokasi di Minahasa Utara,” jelas Walikota Vicky Lumentut.

Tutup Walikota, ada beberapa lokasi yang akan ditempatkan alat pembakar sampah dan itu akan segera direncanakan matang. Semoga Kota Manado makin maju, bersih dan sehat, serta aman dan tentram.

Dalam kegiatan itu, juga dihadiri Kepala Sekolah SD Katolik 10 Santo Fransiskus Buha Martinus Tombuku.(angky)