Selasa, 20 Agustus 2019

Data 8 Ribuan Warga Minsel Masih Terblokir, Antrean Membludak

 

manadoterkini.com, AMURANG - Sebanyak 8 ribuan warga yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) datanya masih terblokir karena tidak melakukan perekaman e-KTP.

minselTerpantau Kamis (24/1/2019), demi lakukan perekaman, warga rela antre berjam-jam. Hal itu menimbulkan keluhan warga terkait lambannya pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Minsel.

Ratusan warga yang datang untuk melakukan perekaman e-KTP maupun pengurusan berkas lainnya, mengantre sejak pagi hingga sore, tapi belum mendapatkan pelayanan.

Tidak hanya itu, mereka juga mengeluhkan kurangnya fasilitas tunggu sehingga puluhan warga yang mengantre harus duduk di lantai dan tangga.

minsel“Saya datang dari Motoling sekira pukul 08.30 untuk mengurus KK. Berharap bisa cepat selesai karena datang dari pagi, namun hingga sore ini nama saya belum dipanggil-panggil,” ujar Stien Mamusung.

Serupa juga dengan tiga siswa SMKN 1 Tumpaan, Niska Koloten (17), Samuel Manangkalangi (17) dan Karen Makasiahe (17). Ketiganya harus rela berdiri berjam-jam sambil menunggu namanya dipanggil untuk melakukan perekaman e-KTP.

“Kami sedang menunggu antrean nama kami dipanggil. Kami datang sekira pukul 11.00 wita dan sampai sekarang belum dipanggil. Kami juga tadi sedang duduk mengantre tapi kami lihat kursi hanya sedikit jadi kami persilahkan yang lebih tua untuk duduk. Kita berdiri saja tidak apa-apa,” ungkap mereka.

manadoTerkait hal tersebut, Kepala Dukcapil Minsel Drs Corneles Mononimbar mengatakan, untuk pelayanan publik warga tentunya harus antre sesuai dengan nomor urut.

Dia juga membeberkan, sampai saat ini kurang lebih masih ada delapan ribuan warga yang datanya terblokir.

“Angka tersebut yang saat ini kami sementara targetkan melakukan perekaman agar supaya di pemilu April nanti bisa ikut serta melakukan pemilihan,” tandasnnya.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*