Selasa, 20 Agustus 2019

Rektor Tepis Dugaan Kampanye Terselubung di Kampus UNIMA

rektor unima

Rektor UNIMA Prof DR Paula Runtuwene MS DEA

manadoterkini.com, MINAHASA - Prof. Dr. Julyeta P.A. Runtuwene, M.S selaku Rektor di Universitas Manado (UNIMA) menepis pemberitaan yang menduga terjadi kampanye terselubung di kampus UNIMA.

Hal ini disampaikan Rektor melalui siaran pers media center UNIMA. Selasa (29/01/2019)

“JANGAN BAWA UNIMA DALAM POLITIK PRAKTIS….!!!”

1. UNIMA sesuai tugas dan fungsinya selalu menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
2. UNIMA melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyatakat (LPPM) mulai tgl 28 Januari 2019 melaksanakan kegiatan pembekalan mahasiswa KKN Gelombang 1 Tahun 2019. Dengan mengundang pemateri mewakili Pemerintah, Kepolisian, dan Anggota DPRD juga pengusaha dengan materi Kewirausahaan. Jadi, pada Senin, 28 Januari 2019 tidak ada kegiatan lain di UNIMA selain pembekalan KKN dan tentu aktivitas rutin di kampus.
3. Pada setiap kesempatan Rektor UNIMA. Prof. Dr. Julyeta P.A. Runtuwene, M.S. selalu menegaskan bahwa kampus UNIMA sebagai ZONA INTEGRITAS. Apel Perdana UNIMA tahun 2019 Rektor telah menetapkan UNIMA Zona Integritas yang bermaksud bahwa UNIMA BERSIH BEBAS KORUPSI, UNIMA BEBAS BIROKRASI BERSIH MELAYANI, UNIMA BEBAS POLITIK PRAKTIS. Oleh karena itu, berharap agar semua pihak jangan membawa UNIMA dalam ranah Politik Praktis.
4. UNIMA selalu menjadi agen sosialisasi pendidikan politik yang baik dan benar kepada seluruh lapisan masyarakat.

Sebelumnya, di UNIMA sendiri pada senin (28/01/2018) dilaksanakan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dimana salah satu pemateri adalah Felly Runtuwene yang merupakan Anggota DPRD Prov SULUT sekaligus sebagai Caleg DPR RI dari Partai NASDEM.

Dalam kesempatan tersebut terjadi pembagian Alat Peraga Kampanye berupa Jam dinding dan Pulpen berloga Partai sekaligus foto dirinya sebagai Caleg DPR RI. (REFLY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*