Selasa, 20 Agustus 2019

Soal Pengalihan RKUD Bank SulutGo, Olly Dondokambey Bereaksi

manadomanadoterkini.com, SULUT – Terkait dialihkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank SulutGo ke bank lain oleh sejumlah Pemda di Sulut mendapat reaksi dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Menurutnya masing-masing daerah di Provinsi ini punya hak untuk memindahkan rekeningnya ke bank lain.

“Tapi ada satu hal. Mereka itu pemilik saham di Bank SulutGo. Berarti kalau mereka memindahkan, berarti mereka memanfaatkan kekuasaan untuk melakukan kegiatan tidak seperti para pendiri mereka dulu,” kata Olly kepada di kantor Gubernur, Rabu (30/12019).

Saat ditanya wartawan apakah ada indikasi untuk merusak Bank SulutGo, Olly menuturkan itu menjadi masalah mereka (yang mengalihkan RKUD).

“Tanya kepada mereka. Artinya, hal-hal seperti itu harus ditanyakan kepada daerah Kabupaten Kota. Kenapa, apa alasannya memindahkan rekening ke bank lain.”

“Para pendahulu, mereka membeli saham bersama-sama dengaan Pemprov, membentuk satu bank, namanya Bank SulutGo. Tiba-tiba terjadi pergantian pimpinan, mereka melakukan satu hal yang akan berakibat kepada laba dari Bank SulutGo berkurang. Artinya kita mau membentuk satu perusahaan, tapi kita sendiri yang tidak mau ada untung,” tutur Olly.

Namun Olly menegaskan secara umum tidak ada pengaruh terhadap bank Sulut.

“Tidak ada pengaruh, nggak ada soal. Sahamnya cuma berapa persen,” ujarnya.

Seperti diketahui benerapa daerah seperti kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Pemkot Kotamobagu serta kabar beredar akan diikuti Pemkot Manado telah mengalihkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank SulutGo ke bank lain.

Disinggung apakah hal ini mengarah ke Politik, Ollyenegaskan itu dipertanyakan kepada daerah yang mengalihkan RKUD.

“Tanya pa dorang. Mereka kan yang lakukan, kalau kita kan tidak. Segala sesuatu sesuai dengan perundang-undangan. Karena seluruh ASN di Bolmong, Kotamobagu dan Manado, meminjam uang di bank SulutGo, sejak sepuluh sampai lima belas tahun lalu,” kata Olly

Diapun berharap jangan ada upaya-upaya untuk menghalangi pada saat mereka (PNS) mau mengebalikan kredit mereka itu sendiri. Karena kalau kredit macet, yang bersangkutan terganggu melakukan kegiatan yang lain,” tegasnya. (Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*