Rabu, 20 November 2019

Koordinator PT Smirna Diduga Melakukan Pengancaman

manadoterkini.com, TAHUNA – Setelah PT Smirna digoyang karena tak membayar upah karyawan, kini polemik baru muncul. Kepada manadoterkini.com, baru baru ini mereka mengaku telah diancam penanggung jawab PT Smirna sendiri.

“Kami diancam mau dibunuh karena sang penanggungjawab memiliki banyak massa, “ujar sejumlah karyawan kesal.

Sementara dari hasil rapat dengar pendapat antara komisi B DPRD Sangihe, PT Smirna, dan PT Pertamina serta Dinas tenaga kerja Pemkab Sangihe diputuskan bahwa PT Smirna harus membayar penuh upah para karyawan selama 4 bulan.

“Dari hasil rapat pt smirna harus bayar karena para karyawan bekerja dibawah bendera perusahaannya. Dan mengenai pengancaman itu tergantung para karyawan untuk melanjutkan ke proses hukum, “terang Rizaldy Paparang ketua komisi B DPRD Sangihe didampingi sejumlah personil dewan. (Vic)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*