Senin, 15 Juli 2019

Tim Pemelihara Adat dan Budaya Sangihe, Berangkat ke Poigar

manadoterkini.com, TAHUNA - Tim pemelihara adat dan budaya Sangihe akhirnya mengutus 7 orang untuk berangkat ke Poigar guna menyelesaikan permasalahan soal pembatalan upacara adat tulude. Hal ini diungkapkan koordinator tim 7 Vander Katinusa.

Menurutnya mereka tetap akan melakukan upacara adat tersebut karena sudah menjadi tradisi orang Sangihe dimanapun berada. “Upacara adat tulude harus segera dilaksanakan karena ini sudah menjadi tradisi warga Sangihe.

Dimanapun kumpulan adanya orang Sangihe termasuk di perantauan harus melaksanakan upacara adat ini, “beber Katinusa kepada manadoterkini.com, Jumat (8/2).

Tak hanya itu sorotan soal pembatalan ini menimbulkan reaksi protes dari sejumlah anggota DPRD Sangihe.

“Apa sebabnya tulude batal itu Harus jelas karena mendengar hal ini kami warga Sangihe dilecehkan, di Papua saja mereka laksanakan tanpa ada yang melarang, ini di poigar batal, apa maksud mereka, “terang Rizaldy Paparang salah satu personil dewan yang ikut prihatin dengan kejadian ini. (Vic).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*