Jum'at, 26 April 2019

Ajukan Kredit ke BSG, ASN Pemkot Manado Sebut “Sudah Terlanjur”

manado

Salah satu berkas pinjaman kredit ke Bank SulutGo oleh ASN Pemkot Manado yang diperlihatkan kepada wartawan

manadoterkini.com, MANADO - Wacana pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank SulutGo (BSG) ke Bank Negara Indonesia (BNI) 1946, sejumlah daerah di Sulawesi Utara mengikuti jejak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), belakangan menjadi buah bibir di kalangan Aparat Sipil Negara (ASN).

Seperti yang ditemui manadoterkini.com, di Pemkot Manado. Menurut sejumlah ASN, mereka sangat setuju ketika Pemkot Manado memindahkan RKUD dari BSG ke BNI 46. Alasan mereka, untuk kredit pegawai di BSG suku bunga kreditnya tergolong tinggi dibandingkan dengan BNI 46.

“Saya sangat setuju RKUD Pemkot dipindahkan ke BNI 46. Saya telah mengambil jenis Kredit Pegawai Negeri Sipil (KPNS-red) di Bank SulutGo, suku bunga kreditnya 15 %. Saya bandingkan dengan suku bunga kredit BNI 46 itu di mulai dari 5 % dan itu sudah saya cek di BNI 46. Kalau hitung-hitung dengan kredit yang saya ambil di BSG saat ini, dengan jumlah plafont kredit saya, dibandingkan dengan suku bunga kredit di BNI 46 ada selisih kisaran 50-an Juta Rupiah,” kata salah satu ASN Pemkot Maando yang engan namanya dipudipublis.

Mereka pun mengakui telah terlanjur mengambil kredit di BSG. “Sudahlah, sudah terlanjur saya tinggal membayar kewajiban dari kredit yang saya sudah ambil di Bank SulutGo. Tapi saya sangat setuju Pemkot Manado pindahkan RKUD di BNI 46, demi kesejahteraan ASN. Karena banyak fasilitas dapat dimanfaatkan ASN dengan bunga yang tidak terlalu tinggi,” terang ASN Pemkot Manado yang diwawancarai manadoterkini.com.

Bahkan mereka mengakui banyak teman-teman ASN yang telah mengajukan kredit dengan menjaminkan Surat-Surat atau SK PNS bukan di BSG melainkan di Bank lain.

“Beberapa rekan kami sudah ada yang mengajukan kredit ke Bank lain, karena perbandingan suku bunga kreditnya masih tergolong dibawah suku bunga kredit BSG,”terang mereka.

Sementara itu, Humas Bank SulutGo Sandra Rogi ketika di konfirmasi via seluler menjelaskan, bahwa persoalan RKUD itu merupakan ranah dari pimpinan Direksi. Ketika disinggung soal bunga kredit di Bank SulutGo yang sangat tinggi, Sandra menjelaskan bahwa hal itu bukan pemicu sehingga RKUD dipindahkan. “Yang lebih jelasnya silahkan tanya ke pimpinan direksi, “ ujar Sandra Rogi, Jumat (08/02) sore.(ald)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*