Jum'at, 26 April 2019

Tiga Tahun Kepemimpinan OD-SK, Sulut Semakin Baik (I)

Meski baru “seumur jagung” atau tepatnya tiga tahun kepemimpinan Olly Dondokambey SE dan Drs. Steven Kandouw (OD-SK) “menahkodai” Pemerintahan di Provinsi Sulawesi Utara sebagai Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur, namun banyak hal luar biasa sudah dilakukan membuat Sulut semakin baik.

sulut hebat

Olly Dondokambey SE resmi dilantik sebagai Gubernur Sulut oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 12 Februari 2016)

Meski bukan hal yang mudah, namun dengan kerja keras memperjuangkan amanat rakyat Sulawesi Utara sejak 12 Februari 2016 hingha 12 Februari 2019 terus dilakukan OD-SK.

Melalui Visi OD-SK “Terwujudnya Sulawesi Utara Yang Berdikari Dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Politik Serta Berkepribadian dalam Budaya”, menjadikan Sulut semakin baik.

Dengan mengusung misi “Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian dan sumberdaya kemaritiman, serta mendorong sektor industry dan jasa; Memantapkan pembangunan sumberdaya manusia yang berkepribadian dan berdaya saing; Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berdaya saing;
Mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju dan mandiri; Memantapkan pembangunan insfrastuktur berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan; Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan timur; Mewujudkan Sulawesi Utara yang berkepribadian melalui tata kelola pemerintahan yang baik, menjadi dasar pesatnya perkembangan Sulut yang semakin baik.

sulut hebat

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (OD-SK)

Guna mewujudkan Visi-Misi OD-SK, dibuat Ranperda RPJMD Provinsi Sulawesi Utara 2016-2021, Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2019, Penyusunan dan penandatanganan kesepakatan KUA dan PPAS tahun 2019, serta KUA dan PPAS Perubahan 2018 yang menjabarkan tujuan dan sasaran pembangunan yang hebat secara terstruktur, sistimatis, tepat waktu dan sesuai dengan peraturan perundangan.

Berbagai program terus dilakukan OD-SK guna terwujudnya Visi Misi pemerintahan OD-SK diantaranya: Bidang Sosial, dimana pemberian jaminan kesejahteraan sosial
kepada warga korban bencana alam dan bencana sosial melalui ketersediaan logistik pada saat masa tanggap darurat, mengingat Provinsi Sulawesi Utara merupakan daerah rawan bencana.

Pada Tahun 2017 di Provinsi Sulawesi Utara menyelenggarakan Bakti Sosial Taruna Siaga Bencana (Tagana) tingkat nasional dan ASEAN yang melibatkan seluruh tagana di Indonesia dan ASEAN yang dilaksanakan di Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.

Percepatan pelaksanaan program pembangunan/rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) yang merupakan target OD-SK sampai tahun ketiga (2018) rumah yang berhasil direhabilitasi sebanyak 771 unit.

Penanganan kemiskinan juga diupayakan melalui pemberian bantuan usaha ekonomi produktif kepada kelompok usaha bersama (KUBE) bagi keluarga miskin dengan total bantuan yang diberikan selang tiga tahun kepemerintahan ODSK berjumlah 311 kelompok atau 3.110 kepala keluarga; sedangkan penanganan kemiskinan untuk daerah-daerah terpencil diarahkan melalui kegiatan pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) yaitu berupa bantuan permukiman sosial KAT yang dilaksanakan sejak tahun 2016-2018 dengan capaian kinerja sebanyak 250 unit.

manado

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE turun langsung ke pasar tradisional melihat kondisi perekonomian

Selain itu dibangun juga sarana-sarana umum berupa MCK di berbagai lokasi; Bantuan sosial permakanan bagi penyandang eks penyakit kronis (eks kusta) dalam pemukiman (Pandu) sebanyak 21 orang setiap tahun melalui dana APBD Provinsi Sulawesi Utara.

Bantuan sosial berupa usaha ekonomi produktif kepada Tuna Sosial (Eks Penyandang Penyakit Sosial) terus dilakukan selang 3 tahun kepemimpinan OD-SK diantaranya telah dibina sebanyak 20 orang tuna sosial yang diberdayakan dan 38 orang untuk korban penyalahgunaan Napza.

Selain penanganan kemiskinan berupa RTLH maupun UEP diberikan juga bantuan sosial untuk menunjang kebutuhan pokok kepada keluarga miskin dengan kategori terlantar, termarginalkan yaitu pemberian bantuan langsung (cash transfer) kepada orang dengan kecacatan berat (ODKB) di kabupaten/kota melalui program asistensi sosial orang dengan kecacatan berat (ASODKB).

Bantuan langsung (cash transfer) juga diberikan kepada Lanjut Usia Terlantar di 15 kabupaten/kota melalui program asistensi sosial lanjut usia terlantar dengan sumber dana APBN Kementerian Sosial RI. Bantuan sosial permakanan bagi penyandang eks penyakit kronis (eks kusta) dalam pemukiman (Pandu) sebanyak 21 orang setiap tahun melalui dana APBD Provinsi Sulawesi Utara.

sulut hebat

Kesiap siagaan bencana terus digalang Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan jajarannya.

Pada tahun 2017 dan 2018 program ADODKB dan ASLUT yang diberikan melalui cash transfer sudah diarahkan ke Program Keluarga Harapan.

Penanganan orang miskin, terlantar, termarginalkan melalui bantuan kebutuhan pokok kepada anak, lanjut usia, penyandang cacat dalam panti milik masyarakat maupun diluar panti diberikan.

Program pemberdayaan masyarakat dan desa seperti bantuan pembangunan Pusat Infomasi Desa Online melalui pemberian fasilitas bantuan sarana penunjang desa online yang dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2018 di Desa Suwaan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara dengan jenis bantuan seperangkat alat sarana penunjang online (komputer, UPS, TV Decorder Transvion, cctv, meja dan kursi) dengan harapan (Output) kegiatan ini mampu menyediakan masyarakat pedesaan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam usaha bersama di bidang pembangunan desa.

Fasilitasi pengembangan usaha ekonomi produktif masyarakat berupa alat produksi kue dan alat pertanian diberikan di Desa Kolongan, Kecamatan Talawaan Minahasa Utara .

Bantuan yang disalurkan kepada kelompok masyarakat (Pokmas) perdesaan yang mempunyai tipologi desa produktif dalam peningkatan hasil produksi usaha dan pendapatan masyarakat, dan di Kabupaten Minahasa Kecamatan Eris Desa Tulap yaitu bantuan peralatan untuk berkembaganya usaha ekonomi masyarakat berupa bantuan hibah motor Viar.

sulut hebat

Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat meninjau langsung kondisi bencana di Sulut

Dengan begitu angka kemiskinan Provinsi Sulut pada tahun 2016 berada pada angka 8,20% dan terus menurun hingga pada angka 7,9% di tahun 2017 dan mampu ditekan hingga angka 7,59% di tahun 2018. Sedangkan angka pengangguran pada tahun 2016 sebesar 6,20% meningkat hingga 7,18% di tahun 2017, dan mampu ditekan hingga angka 6,86% di tahun 2018.

Namun dengan berbagai program diatas, selang tiga tahun kepemimpinan OD-SK, angka kemiskinan turun tajam di titik 7,59 persen pada September 2018 atau terendah di Pulau Sulawesi menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).

Begitu juga pada data ketimpangan. Gini ratio Sulut pada September 2018 sebesar 0,372. Ada penurunan jika dibandingkan dengan Maret 2018 yang sebesar 0,394.

Sementara itu dalam bidang penanggulangan bencana di Sulut dari tahun ke tahun juga semakin baik. Dengan adanya pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan yang diselenggarakan di Lapangan Sario Manado dikuti oleh TNI, Polri, Basarnas, Instansi terkait dan Relawan Penanggulangan Bencana yang dipimpin langsung oleh Bapak Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE dinilai mampu meminimalisasi korban baik materi maupun korban jiwa.

Pembangunan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Selatan semakin baik. Bukan hanya dalam daerah Sulut saja, namun peran penanggulangan bencana Pemprov Sulut diakui secara nasional diantaranya pemberian bantuan kepada Korban Bencana di Palu Provinsi Sulawesi Utara berupa Uang Tunai dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Rp. 1 Milyar, bantuan Logistik yang dikumpulkan oleh Perangkat Daerah di Pemprov Sulut dan bantuan logistik dan dana yang dikumpulkan oleh masyarakat Sulut yang disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana daerah Proovinsi Sulut.

sulut

Gubernur Sulut Olly Dondokambey membantu memasak di dapur umum untuk korban bencana

“Semua daya, upaya dan kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat yang ada di Bumi Nyiur Melambai Provinsi Sulawesi Utara pun telah dikerahkan maksimal. Begitu banyak sukses dan keberhasilan yang dicapai, namun disadari juga bahwa masih teramat banyak perkejaan yang harus dikerjakan. Hal ini merupakan dinamika dalam setiap proses pembangunan, tetapi yang pasti setiap keberhasilan akan makin memotivasi kita untuk terus berbuat dan berkarya bagi kemajuan daerah tercinta dan setiap kegagalan dan kekurangberhasilan akan senantiasa menjadi pembelajaran yang berarti untuk perbaikan dan penyempurnaan di tahun-tahun mendatang,” jelas Gubernur Sulut Olly Dondokambey jelang tiga tahun kepempinannya bersama Wagub Sulut Steven Kandouw. (Advetorial/Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*