Rabu, 20 November 2019

Jadikan Sulut Daerah Pariwisata Dunia, Olly Kunjungi UNWTO

 

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Ambisi Gubernur Olly Dondokambey menjadikan Sulawesi Utara sebagai daerah pariwisata berkelas dunia bakal terwujud.

Guna mewujudkan ambisi itu, Olly bertemu langsung dengan Direktur Eksekutif United Nation World Tourism Organization (UNWTO) Zhu Shanzong di Spanyol, Rabu (8/5/2019).

Pada kesempatan tersebut, UNWTO menawarkan asistensi sustainable tourism development di Sulut melalui observer UNWTO.

UNWTO merupakan salah satu badan PBB yang menangani masalah pariwisata dunia yang berada di Madrid, Spanyol. Dibentuk pada tahun 1998, UNWTO kini telah menaungi 158 negara sebagai anggotanya.

Kesempatan baik itu diapresiasi Gubernur Olly. Pasalnya dengan asistensi UNWTO tentunya semakin mendorong perkembangan pariwisata Sulut.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata RI menobatkan Sulut sebagai The Rising Star sektor pariwisata Indonesia karena mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisatanya hingga 600% dalam empat tahun terakhir.

Wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Sulut, pada 2015 sebanyak 20 ribu, tahun 2016 meningkat menjadi 40.000 atau dua kali lipat. Selanjutnya pada 2017 sebanyak 80.000, dan tahun 2018 meningkat menjadi 120.000.

Begitu juga pergerakan wisatawan nusantara (Wisnus) dari sekitar 2 juta menjadi 4 juta atau dua kali lipat, padahal di daerah lain hanya sekitar 5 persen sampai 10 persen.

Guna memanjakan wisatawan, tahun ini Pemerintah Provinsi memiliki 3 event pariwisata unggulan berkelas internasional yang masuk dalam 100 Wonderful Event 2019.

Ketiga event tersebut yaitu Festival Bunaken 26-29 Juli 2019, Festival Pesona Selat Lembeh 6-10 Oktober 2019, dan Tomohon International Flower Festival 17-12 Agustus 2019.

Adapun pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Sekdaprov Edwin Silangen, jajaran UNWTO dan Kedutaan Besar Indonesia di Spanyol. (*/Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*