Selasa, 18 Juni 2019

Bupati Minsel Pimpin Apel Perdana

minselmanadoterkini.com, AMURANG - Apel perdana setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah oleh seluruh ASN maupun THL di lingkungan Sekretariat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Dalam momentum tahunan ini, Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE bertindak sebagi pimpinan apel serta menyampaikan arahan kepada seluruh peserta apel, Senin (10/6) pagi.

“Atas nama pribadi, keluarga serta Pemerintah Daerah Kabupaten, kami mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan bathin atas segala kekhilafan, kekurangan dan kesalahan selama Ini, baik disengaja maupun tidak disengaja kepada seluruh ASN maupun THL,” kata Bupati saat mengawali sambutannya.

Bulan Ramadhan 1440 Hijriyah lanjutnya, sudah di lewati bersama. Selama sebulan penuh umat muslim telah melaksanakan ibadah puasa dan ibadah lainnya di bulan Ramadhan tersebut. Diharapkan dengan derajat taqwa itu, semua kembali kepada fitrah kemanusiaan yakni kesucian masing-masing individu umat muslim.

“Hari ini kita adakan acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) sebagai suatu dimensi horisontal untuk menjalin silaturrahmi diantara kita, serta bersyukur atas raihan WTP dari BPK-RI yang ketiga kalinya,” ucapnya.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini marilah kita saling memaafkan, buka lembaran baru dengan tekat dan semangat untuk memperbaiki kealfaan masa lalu. Kemudian marilah kita merapatkan barisan, saling bergandengan tangan antar berbagai komponen, berpartisipasi aktif sesuai dengan kemampuan dan potensi yang ada agar tercipta sebuah kekuatan yang sinergis guna membangun Kabupaten Minsel yang hebat dan terdepan,” tambahnya.

Bupati juga berharap, Apel pagi tersebut merupakan awal yang baik bagi Para ASN maupun THL di lingkungan Pemkab Minsel, untuk lebih meningkatkan etos dan kedisiplinan kerja, dengan harapan, semua bisa mewujudkan pelayanan yang baik bagi masyarakat.

Dalam kesempatan ini Bupati juga mengatakan bahwa, dirinya tidak melakukan sidak bagi ASN maupun THL ke Dinas ataupun Kantor yang ada di lingkup Pemkab Minsel seperti yang kerap dilakukan sebelumnya usai libur panjang. Diririnya menganggap, sidak ataupun razia yang dilakukan hanyalah akan mencoreng nama baik daerah. Tetapi dengan kebijakan ini bupati berharap kesadaran itu akan tercipta dari masing-masing individu itu sendiri.

“Kita semua sudah sama-sama dewasa sehingga rasanya tidak perlu lagi harus di sidak ataupun razia dari ujung ke ujung yang hanya akan mencoreng nama baik kita sendiri. Tetapi kami berharap kesadaran ini harus benar-benar datang dari diri masing-masing individu, sehingga kedisiplinan tidak harus selalu memperoleh pengawasan pimpinan,” pinta dia.

Bupati juga berharap, jangan selalu dibiasakan memberikan beban dan tanggung jawab kepada pimpinan, tetapi biasakan penggang tangung jawab itu masing-masing tanpa ada paksaan dari pimpinan yang datang dari masing-masing individu.

“Kita tidak mungkin melakukan pengawasan instansi setiap saat setiap waktu, karena jumlahnya banyak. Oleh karenanya laksanakanlah tanggung jawab itu dari diri kita masing-masing,” tandasnya.

Apel pagi ditutup dengan bersalam-salaman sesama ASN maupun THL yang ada dilingkungan Sekretariat kepada Bupati, Sekdakap maupun pejabat lainnya dilingkup Setdakab Minsel.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*