Minggu, 13 Oktober 2019

Jokowi: Sulut Provinsi The Rising Star Dalam Sektor Pariwisata Indonesia

manadoterkini.com, SULUT – Kerja keras Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dibawah Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandouw terus mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, namun kali ini tak tanggung-tanggung pujian “setinggi langit” pun disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

sulut hebatMenurut Jokowi Provinsi Sulawesi Utara merupakan Provinsi the Rising Star dalam sektor pariwisata Indonesia. Pasalnya empat tahun terakhir Provinsi Sulawesi Utara ini mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisata hingga 600 persen.

“Saya ke sana hendak meninjau infrastruktur pendukung pariwisata itu,” ujar Jokowi sesaat sebelum kedatangannya ke Kota Manado, Sulawesi Utara.

Setibanya di Manado, Kamis (4/7/2019) Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo disambut oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey beserta ibu Rita Dondokambey-Tamuntuan serta Fokopimda Sulut.

manadoJokowi bersama rombongan langsung meninjau pembangunan infrastruktur berupa lokasi yang direncanakan sebagai tempat perluasan bandara tersebut.

Di lokasi itu, Kepala Negara mendapatkan penjelasan dan pemaparan data mengenai proyek perluasan bandara oleh Direktur Operasi Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose.

“Pertama, terminal di sini kita lihat memang sudah tidak mencukupi lagi apabila yang ingin datang (turis) kita terima semua. Kedua, runway-nya juga masih kurang panjang apabila pesawat berbadan lebar ingin turun di Manado,” ujar Presiden menjelaskan kondisi bandara Sam Ratulangi usai peninjauan bandara Sam Ratulangi.

sulutMasuknya wisatawan asing ke Kota Manado selama beberapa tahun belakangan memang meningkat dan mendongkrak tingkat penerbangan internasional. Permintaan akan perluasan bandara oleh para agen perjalanan wisata dan konsumen sendiri juga sering terdengar.

“Oleh sebab itu sudah kita perintahkan agar segera dibangun terminal yang baru. Akan dimulai nanti bulan September ini dan akan diselesaikan Agustus 2020,” kata Jokowi.

Program perluasan Bandara Sam Ratulangi sebagai pendukung industri pariwisata Sulawesi Utara direncanakan akan menjadikan terminal bandara yang semula seluas 26.000 meter persegi menjadi 56.000 meter persegi.

sulutPerluasan tersebut diperkirakan akan dapat melayani hingga 6 juta penumpang per tahun dari yang sebelumnya berada pada kisaran 2,5 juta orang per tahun.

Bersamaan dengan perluasan bandara tersebut, pemerintah juga akan membangun sekaligus membenahi kawasan-kawasan wisata yang ada di sekitarnya. Hal inilah yang menjadi tujuan utama Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara hari ini.

“Kita juga akan masuk ke produknya. Pembangunan-pembangunan yang berada pada kawasan-kawasan wisata yang ada di sini ini juga paralel harus segera selesai. Oleh sebab itu saya ke sini untuk mengecek satu-satu biar terintegrasi,” ujar Presiden yang menggunakan kemeja putih khas Jokowi.

manadoSejumlah jajaran terkait juga turut serta bersama dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas tuntas pengembangan pariwisata di provinsi yang dinobatkan sebagai The Rising Star dalam sektor pariwisata Indonesia.

Dalam kunjungannya ke Sulut kali ini, Jokowimemanggil Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

“Semua kementerian ikut, Angkasa Pura ikut, Gubernur ikut, nanti Bupati dan Wali Kota juga ikut bersama-sama. Ini kalau enggak diintegrasikan enggak akan selesai-selesai padahal turisnya sudah ingin berbondong-bondong ke sini,” tuturnya.

manadoApabila terlaksana, Presiden Joko Widodo berharap agar perluasan Bandara Sam Ratulangi tersebut dapat semakin meningkatkan industri pariwisata Sulawesi Utara dan memberikan kemudahan bagi masyarakat setempat untuk mendapatkan layanan transportasi udara yang lebih baik.

Usai meninjau Bandara Sam Ratulangi, Jokowi ditemani Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan didampingi sejumlah Menteri Kabinet kerja meninjau rencana pembangunan KEK Pariwisata Likupang.

Presiden Joko Widodo memuji kejelian Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dalam membangun sektor pariwisata Sulut.manado

“Ekonomi di sini mengarah ke pariwisata. Feeling Pak Gubernur (Olly Dondokambey) bagus sekali,” kata Jokowi di Manado, Kamis (4/7/2019).

Untuk itu, Jokowi berjanji akan mendukung pembangunan infrastruktur pariwisata demi menarik lebih banyak kunjungan wisatawan ke Sulut.

“Kita ingin mengembangkan pariwisata di Sulawesi Utara. Tadi saya sudah ke tempat wisata di Likupang Minahasa Utara,” beber Jokowi.

Jokowi mengaku telah mendengar setiap usulan dari Gubernur Olly terkait pembangunan infrastruktur pariwisata yang dikerjakan di Sulut diantaranya perluasan terminal Bandara Sam Ratulangi Manado.

“Jalan sempit nanti dibesarin, terminal bandara di perbesar. Saat ini baru menampung 2 juta penumpang per tahun. Nanti setelah diperbesar agustus 2020 bisa menampung 6 juta penumpang,” ucap Jokowi.

“Selain terminal, landasan pacunya juga diperpanjang supaya pesawat berbadan lebar bisa mendarat,” sambung Presiden.

manado

Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasi perhatian Jokowi atas pembangunan sektor pariwisata Sulut.

“Atas nama pemerintah, saya mengucapkan terimakasih kepada Jokowi yang sudah berkali-kali mengunjungi Sulut,” kata Olly.

Olly berjanji akan selalu mendukung kepemimpinan Jokowi demi Sulut yang lebih hebat ke depan.

“Atas semua ini kami akan mendukung terus kepemimpinan Bapak Presiden selama lima tahun ke depan,” ucap Olly.

Diketahui, baru-baru ini Kementerian Pariwisata RI bahkan menobatkan Sulut sebagai The Rising Star sektor pariwisata Indonesia karena mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisatanya hingga 600% dalam empat tahun terakhir.

Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulut, pada 2015 sebanyak 20 ribu, tahun 2016 meningkat menjadi 40.000 atau dua kali lipat. Selanjutnya pada 2017 sebanyak 80.000, dan tahun 2018 meningkat menjadi 120.000.

manadoBegitu juga pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dari sekitar 2 juta menjadi 4 juta atau dua kali lipat, 200 persen, padahal di daerah lain hanya sekitar 5 persen sampai 10 persen

Selain itu, Sulut tahun ini memiliki 3 event pariwisata unggulan berkelas internasional yang masuk dalam 100 Wonderful Event 2019.

Ketiga event tersebut yaitu Festival Bunaken 26-29 Juli 2019, Festival Pesona Selat Lembeh 6-10 Oktober 2019, dan Tomohon International Flower Festival 17-12 Agustus 2019 yang dimasukkan kedalam 100 Wonderful of Event 2019.

Usai meninjau pembangunan KEK Pariwisata Likupang, Jokowi bersama ibu negara mengunjungi Graha Bumi Beringin untuk membagi-bagikan settifikat tanah gratis kepada masyarakat.

Sulut sendiri adalah Provinsi pertama yang dikunjungi Presiden Jokowi setelah Penetapan pemilihan Presiden oleh KPU. (Adv/Rizath)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*