Senin, 21 Oktober 2019

OD-SK Terus Majukan Pendidkan Sulut Semakin Hebat

manadoterkini.com, SULUT – Setelah meraih Penganugerahan KIHAJAR ditahun sebelumnya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE adalah sederet prestasi Pemerintah Provinsi untuk terus memajukan dunia pendidikan Sulut makin hebat.

sulutHal itu menjadi bukti nyata kerja keras, kerja bersama yang terus digaungkan Olly untuk terus menorehkan prestasi demi kemajuan daerah “Nyiur Melambai”.

Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw (OD-SK) tidak henti hentinya juga mendorong semua insan pendidikan di daerah, khususnya para siswa untuk terus belajar dan meraih prestasi. Command Education Center pun diadakan untuk mendukung pendidikan berbasis teknologi

“Dunia pendidikan di Sulut haruslah maju. Siswa di Sulut harus terus menerus belajar menimba ilmu pengetahuan dan meraih sebanyak banyaknya prestasi untuk masa depan. Kita semua harus bekerja keras dan bekerja bersama sama,” ujar Olly beberapa waktu lalu.

Guna menjadikan Pendidkan Sulut makin Hebat, Pemprov Sulut melalui Dinas Pendidikan Daerah Provinsi pada tahun lalu saja telah mengucurkan anggaran yang mencapai Rp. 100 miliar untuk membantu siswa yang kurang mampu.

Sementara dana pendidikan nyaris mencapai Rp. 1 triliun yang terbagi antara lain pembangunan sebanyak 150 sekolah dan direnovasi dengan biaya mencapai Rp. 60 miliar.

Untuk mendukung pendidikan berbasis teknologi, Gubernur Sulut melalui Dinas Dikda Provinsi pada tahun lalu telah menyiapkan 2 ribu unit komputer, sehingga UNKB hampir 100 persen terlaksana di 15 Kabupaten dan Kota se-Sulut dan pada tahun 2019 terus dikembangkan.

sulutOlly Dondokambey pun mengatakan Pemerintah Provinsi terus memberikan beasiswa bagi pelajar yang ingin mengembangkan kompetensi diri terlebih khusus di bidang pariwisata.

Pada tahun 2018 ada sekitar 200 orang yang diberikan beasiswa, mereka belajar tentang pariwisata maupun bahasa Mandarin dan pada tahun ini terus bertambah.

Siswa-siswa yang diberikan peluang mengembangkan kompetensi di bidang pariwisata ini diharapkan dapat mengisi pasar kerja ketika Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, dibuka.

“Ini peluang yang bisa dimanfaatkan bagi generasi muda di daerah,” ujarnya.

Gubernur menerangkan pada bulan Juli lalu sebanyak 50 siswa yang belajar pariwisata dan bahasa Mandarin sudah kembali ke daerah.

Di China, lanjut dia, siswa menempuh pendidikan yang tidak hanya dijalani satu atau dua bulan, akan tetapi ada yang mencapai dua tahun.

“Kami berharap kiranya apa yang telah dipelajari di sana bisa diterapkan pada saat KEK pariwisata dioperasikan. Mari kita topang anak-anak kita agar belajar lebih baik lagi menyongsong era yang baru untuk Sulut,” harapnya.

sulutMengawali kepemimpinan di Sulut, Olly telah membuka kesempatan bila ada siswa yang lulus dalam pendaftaran di 50 universitas ternama di dunia nantinya akan diberikan beasiswa beserta biaya hidup dari Pemprov Sulut.

Sementara itu, dibawah kepemimpinan OD-SK, Pemprov Sulut telah sukses menjadi tuan rumah Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Manado, Sulawesi Utara, 30 Juni – 6 Juli 2019 lalu.

Sebanyak 685 siswa dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh penjuru Indonesia datang untuk berkompetisi dan berprestasi meraih tiket menuju olimpiade sains internasional 2020. Merela menjadi siswa-siswi terpilih yang telah mengikuti seleksi di tingkat provinsi pada  9-11 April 2019.

OSN tersebut melombakan sembilan bidang sains, yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.

Sementara itu berbagai Prestasi di bidang pendidikan tak henti-hentinya diraih Sulawesi Utara. Kali ini datang dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang berlangsung di Banda Aceh.

Sulut sendiri turut berpartisipasi dengan mengutus sejumlah siswa berhasil meraih empat medali.

Atas prestasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut Grace Punuh mengaku bangga capaian itu.

“Sulawesi Utara meraih empat medali. Untuk cabor (Cabang olahraga) karate tiga medali, dan renang satu medali. Untuk karate meraih emas, perak dan perunggu, dan satu perunggu untuk cabor renang 100 meter. Pencapaian ini tentunya membanggakan bagi kita semua,” katanya pada, Minggu (1/9/2019) yang lalu.

sulutAdapun siswa peraih emas adalah Yohana Regar, siswi SMKN 1 Manado dan peraih perak adalah Youne Maweikere dari SMAN 9 Binsus Manado. Keduanya mewakili cabor karate putri. Sementara peraih perunggu cabor karate putra diraih Dino Tutu dan perunggu cabor renang Puan Maharani.

Sementara itu para siswa yang meraih emas dan perak akan mengikuti olimpiade internasional di Hungaria 2020 mendatang.

OD-SK sendiri terus memajukan mutu pendidikan dengan melakukan berbagai terobosan. Melalui Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dr. Liesje G. L. Punuh, M. Kes telah melakukan pertemuan dengan Sekjen Kemendikbud bersama jajarannya untuk memastikan beberapa Bantuan yang akan masuk di Sulawesi Utara khususnya di Bidang Pendidikan. Mulai dari akan di bangunnya SMK Pariwisata, Program Aplikasi berbasis Online serta Pelatihan Guru.

Adanya Aplikasi Rumah Belajar yang merupakan Portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas.

Aplikasi isi dapat di gunakan oleh guru guru dan para siswa. Rumah Belajar hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industri 4.0 bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat.

Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis.

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (PUSTEKKOM) Kemendikbud RI Gogot Suharwoto, Ph.D di tengah menghadiri sosialisasi Rumah belajar di kota bitung Sulawesi Utara bersama Wakil Gubernur Drs. Steven O. E. Kandouw benerapa waktu lalu.

Komitmen Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dalam mendukung membangun sektor pendidikan Sulut tak perlu diragukan lagi.

Terbukti, Gubernur Olly meresmikan sejumlah bangunan DAK fisik, penugasan bidang SMK, DAK Reguler dan afirmasi bidang SMA T.A. 2018 di Sulut yang digelar di SMKN 8 Manado, Rabu (3/7/2019).

Bangunan tersebut diantaranya Ruang Praktek Siswa (RPS) teknik komputer dan jaringan SMK Paramita Bintauna di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, RPS perhotelan SMK Budi Mulia Adow di Kabupaten Bolaang Mongondow, RPS teknika kapal penangkap ikan SMK Baramuli Tamako di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan bangunan lainnya yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sulut.

Pada kesempatan itu, Olly menegaskan upayanya untuk terus memacu pembangunan sumber daya manusia di Sulut melalui optimalisasi penyelenggaraan pembangunan di sektor pendidikan.

Olly menuturkan bahwa komitmen tersebut dibuktikan lewat kerja nyata di lapangan, baik dalam sistem pengajaran, pengelolaan administrasi, kualitas pengajar hingga penyediaan sarana prasarana belajar mengajar yang telah diresmikan.

“Sarana dan prasarana ini dibangun supaya murid-murid dapat belajar dengan baik. Ini sesuai dengan visi misi Presiden Jokowi pada lima tahun ke depan yang fokus pada pembangunan di bidang sumber daya manusia,” kata Olly. (Adv/Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*