Kamis, 17 Oktober 2019

Kembangkan Smart City, Pemkot Manado gandeng ITB

manadoVISI Manado Kota Cerdas 2021 menjadi harapan Walikota GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan. Untuk itu, Walikota GSVL terus melakukan berbagai terobosan termasuk pengembangan smart city.

Terkait pengembangan dan pengelolaan kota dengan pemanfaatan teknologi infomasi dan komunikasi (TIK) dalam rangka memaksimalkan serta mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan, Pemkot Manado menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB).

manado

Penandatanganan nota kesepahaman antara Walikota Manado GS Vicky Lumentut dengan Rektor ITB

Keseriusan Pengembangan dan Implementasi Manado Smart City dibuktikan Walikota GSVL lewat penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rektor ITB Prof DR Ir Kadarsah Suyardi DEA di Ruang Rapim A Gedung CCAR ITB Lantai 1, Jalan Tamansari Nomor 64 Bandung, Selasa (24/9/2019.

Walikota GSVL bangga dapat bekerjasama dengan ITB

manado

Dalam kesempatan baik tersebut, Walikota GSVL menyampaikan kebanggaan dapat hadir dan bekerjasama dengan ITB, tentunya atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kota Manado, menyampaikan terimakasih dan sebuah kehormatan boleh melakukan kerja dengan pihak ITB.

“Sedikit infomasi, tiga tahun belakang ini kami dalam mengembangkan Manado menuju smart city. Pada November 2016, pas di periode saya yang kedua, dan kehadiran Cerdas Comand Center (C3) sudah semakin mendapat tempat di publik Kota Manado. Terimakasih Pak Rektor dan Jajaran Pejabat di ITB, boleh membantu kami dalam kerja sama dalam hal Pengembangan dan Implementasi Manado Smart City,” ujar Walikota GSVL.

ITB

Dikatakannya, Smart City merupakan harapan dan impian kita semua, apalagi yang ada di era moderen ini. Perencanaan Smart City adalah agenda global sebagai respon konseptual dan praktis terhadap berbagai masalah yang ada di sekitar, dengan harapan mengembalikan hubungan antar manusia, ruang binaan dan ruang alami yang harmonis.

“Lewat controling room Pemkot Kota Manado, yakni Cerdas Comand Center (C3) kita dapat menyajikan infomasi keadaan kota secara komprehensif dan real time, dari beberapa persoalan seperti kependudukan, lingkungan dan keseharian masyarakat, berbagai persoalan kota diwujudkan Kota Cerdas sebagai perangkat tekhnologi dalam rangka peningkatakan pelayanan publik, maka kami melakukan MOU ini bersama Perguruan Tinggi yakni ITB,” ungkap Walikota GSVL.

 

Kerjasama Pemkot Manado dan ITB diharapkan dapat mengembangkan Manado Smart City

Dirinya berharap, buah kerjasama Pemkot Manado dan ITB dalam pengembangan dan implementasi Manado Smart City yang berisi platform dasar pengelolaan kota cerdas, sebagai pusat data dan informasi akurat yang akan digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan termasuk menyeimbangkan populasi dan mobilitas di Kota Manado.

Pemkot Manado

“Ini dilakukan guna tata kelola pelayanan publik, seperti persoalan kependudukan, lingkungan dan keseharian warga dibutuhkan strategi dengan menggunakan tekhnologi dalam rangka peningkatan pelayanan publik,” ujar Walikota GSVL.

Dikatakannya, Manado Smart City sebagai media transparansi untuk efisiensi pelayanan publik dan mendorong partisipasi warga dalam proses pembangunan Kota Manado.

Kunjungi Laboratorium SCCIC, GSVL didampingi instansi terkait

manado

Setelah penandatanganan MoU, Walikota bersama Tim Pemkot Manado berkunjung ke Laboratoriun (Smart City & Community Innovation Center/SCCIC), yang dipimpin oleh Prof Suhono Supangkat.

itb

Hadir mendampingi Walikota GSVL dalam kesempatan itu, sejumlah pejabat Pemkot Manado antara lain Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbangda) DR Liny Tambajong MSi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Erwin Kontu SH, Kabag Pemerintahan dan Humas Drs Sonny Takumansang MSi, dan Kabid Bidang Aptika Diskomindo Hence Lombone.(LIPSUS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*