Sabtu, 14 Desember 2019

Musda KNPI Sulut Digelar 26 November

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Sekretaris DPD KNPI Sulut periode 2016-2019 Hilman Idrus mengaku menerima keputusan dari Ketua Umum DPP KNPI Noer Fahjriensah yang telah menerbitkan SK Caretaker DPD KNPI Sulut.

“Saya legowo dan menerima keputusan itu”, ungkapnya sembari berharap caretaker dapat menggelar musda organisasi berhimpun pemuda itu, secepatnya.

“Kalau sudah terbentuk kepengurusan yang baru tahun ini, tahun depan sudah bisa action dengan program-program kerja”, ujarnya.

Dia berharap, musda kali ini bisa mempersatukan organisasi-organisasi kepemudaan di Sulut.

“Supaya juga tidak ada banya versi KNPI yang ada di Sulut”, katanya.

Perpecahan di tubuh KNPI dikatakannya, justru makin mengkerdilkan peran dan fungsi KNPI sebagai laboratorium kader.

“Sebagai kader pemuda saya taat aturan dan taat azas”, tukasnya.

Di tempat yang sama, Bendahara DPD KNPI Sulut periode 2016-2019 Melisa Gerungan mengungkapkan hal senada.

“Saya mengapresiasi apabila ada keinginan dari teman-teman pemuda di Sulut untuk menyatukan kembali organisasi ini. Karena sudah cukup lama organisasi ini terpecah belah” bebernya.

Legislator Gedung Cengkih ini mengharapkan elemen-elemen pemuda di Bumi Nyiur Melambai bisa kembali bersatu untuk kemajuan daerah.

Politisi muda ini juga mengaku mendukung penuh kepengurusan KNPI yang dipimpin Noer Fahjriensah.

“Saya pada prinsipnya setuju apabila KNPI di Sulut berkiblat pada KNPI yang memiliki legitimasi hukum atau yang mengantongi SK Kemenkumham”, paparnya.

Alasannya, legitimasi hukum itu perlu untuk membangun kemitraan strategis dengan pemerintah dan OKP termasuk masyarakat.

“Makanya saya mendukung pelaksanan Musda KNPI Sulut”, tambahnya.

Dukungan terhadap pelaksanaan Musda DPD KNPI Sulut juga datang dari ketua DPD II KNPI Minahasa Rizky Johanes Roring.

“Saya juga berharap agar KNPI di Sulut tidak ada macam-macam versi. Lewat musda kali ini diharapkan tidak ada lagi perpecahan”, ungkapnya.

Makanya, dia mengimbau kepada kader-kader pemuda di Sulut agar dapat berpikir jernih dan taat aturan.

“Patokan saya SK Kemenkumham. Karena KNPI ini yang mengantongi SK, tentu kami juga akan ikut”, bebernya.

Sementara itu, pelaksanaan Musda KNPI Sulut direncanakan akan digelar pada tanggal 26 November 2019.

“Kami akan mengusahakan musda digelar sesuai jadwal. Kalau pun akan bergeser, hanya berselang tidak lama”, ungkap Ketua Panitia Lexi Mantiri.

Sedangkan soal tempat direncanakan di Manado atau Minahasa.

“Dalam waktu dekat ini carateker dan panitia akan mengumumkan sekaligus mengundang OKP-OKP untuk hadir di musda”, pungkasnya. (*/Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*