Sabtu, 14 Desember 2019

Steven Kandouw Resmi Buka Musda XIV KNPI Sulut

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) ke-XIV KNPI Sulut di Hotel Mercure Minahasa, Rabu (27/11/2019).

Pada kesempatan itu Steven Kandouw mengajak KNPI bersinergi dengan pemerintah dalam mewarnai pembangunan daerah.

“Saya berharap KNPI akan jadi tandem pemerintah untuk bersinergi mengisi pembangunan,” kata Kandouw.

Kandouw menambahkan ada banyak pekerjaan dan tantangan yang dihadapi pemuda saat ini yaitu ancaman radikalisme, fundamentalisme dan terorisme. Selain itu, ancaman yang perlu diantisipasi adalah ekonomi global.

“Penurunan ekonomi global menjadi ancaman kita. Oleh karena itu pemuda harus berpartisipasi. Saya juga tantang pemuda untuk lawan kemiskinan, fundamentalisme dan radikalisme,” ujar Kandouw.

Lebih lanjut, Kandouw berharap berbagai Musda ke-XIV KNPI dapat menghasilkan pemimpin yang bijak. Dia juga optimis KNPI akan memberikan kontribusi bukan hanya dari sisi formal saja tetapi juga informal.

“Awali dengan yang baik sehingga KNPI dapat menghasilkan pemimpin pemuda yang bijak yang tahu membaca arah arus air. Karena orang yang pandai adalah orang yang mampu menyikapi persoalan,” beber Kandouw.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah mengapresiasi kontribusi pemuda Sulut dalam pembangunan.

Menurut Noer, apa yang ditorehkan para pemuda Sulut tidak lepas dari peran KNPI, dimana dalam komposisi kepengurusan terdapat Rio Dondokambey yang tidak lain merupakan putra sulung Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

“Walaupun anaknya pejabat kepala daerah tetapi Rio mau berkorban meluangkan waktu, mengabdikan diri dan mengembangkan waktunya untuk membesarkan organisasi pemuda yang ada di Sulawesi Utara. Sebab, tidak semua putra pejabat atau kepala daerah mau berkeringat menjadi tokoh dalam sebuah organisasi,” ungkap Noer.

Noer juga berharap kolaborasi KNPI bersama Pemprov Sulut dapat membangun Sulut lebih produktif dalam program pembangunan di tingkat daerah dan pusat.

“KNPI Sulut harus fokus pada pengembangan kaderisasi. Harus ada yang mewakili di iven nasional maupun internasional, seperti olimpiade keilmuan dan lainnya,” jelas Noer. (*/Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*