Sabtu, 14 Desember 2019

Upacara Hari Guru Nasional, ROR Bacakan Sambutan Presiden dan Mendikbud

minahasamanadoterkini.com, TONDANO – Pemerintah Kabupaten Minahasa melangsungkan upacara bendera dalam rangka memperingati hari guru nasional dan HUT Korpri ke 48 yang dilaksanakan di halaman kantor bupati pada Senin (2/12) pagi tadi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Minahasa yang membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo mengatakan bahwa dalam rangka HUT Korpri ke-48, kita jadikan momentum ini sebagai pijakan untuk seluruh anggota Korpri berlari lebih cepat, melompat lebih tinggi dalam berkarya yang penuh inovasi untuk terus melayani masyarakat.

“Tema hari ulang tahun Korpri yang ke 48 ini yaitu melayani, berkarya dan menyatukan bangsa. Semakin ke depan harapan masyarakat terhadap kualitas layanan publik akan semakin tinggi. Untuk memenuhi harapan masyarakat ini setiap anggota Korpri harus memiliki karakter dasar sebagai birokrasi yang melayani serta berkarya bagi bangsa dan negara,” ujar bupati mengutip sambutan presiden.

Guna menghadapi tantangan yang semakin besar, mari seluruh anggota Korpri untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Melalui reformasi birokrasi diharapkan akan menjadi perubahan cara pandang, sikap, dan bertindak tertib dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Pelayanan publik harus meliputi pelayanan yang baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan. Begitu banyaknya kemudahan yang diperoleh masyarakat dengan adanya teknologi. Semua anggota Korpri harus memiliki media sosial untuk mengetahui apa yang terjadi di daerah sekitar kita, karena terkadang para warga net melaporkan suatu kejadian lebih cepat dibandingkan media mainstream,” jelasnya.

Bupati selanjutnya membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbid) Republik Indonesia Nadiem Makarim. Dalam Peringatan Hari Guru Nasional, sambutan atau pidato Mendikbud sedikit berbeda, beliau ingin berbicara apa adanya dengan hati yang tulus kepada seluruh guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

“Beliau menyampaikan tidak akan membuat janji kepada para guru. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, beliau akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia,” ungkap ROR.

Namun perubahan tidak dapat dimulai dari atas, semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah, ambillah langkah pertama. “Besok, dimana pun anda berada lakukan perubahan kecil di kelas anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar, berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar dikelas, cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas, temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri, tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan, apapun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak,” tukas ROR mengutip sambutan Mendikbud.

Setelah itu, Bupati meminta kepada para perangkat daerah dan instansi terkait untuk cepat merespon segala keluhan masyarakat yang ada di RR-RD Call Center. Termasuk hal yang akhir-akhir ini yang menjadi keluhan masyarakat yaitu ketersediaan air bersih. Serta antisipasi datangnya musim hujan yang bisa mengakibatkan longsor.

“Mulai tahun depan pemerintah dari pusat dari beberapa Kementerian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa akan meningkatkan penanganan dan penyelamatan Danau Tondano. Pemerintah akan bekerjasama dengan pihak TNI dan Polri secara bertahap untuk turut dalam penanganan Danau Tondano,” jelas bupati.

Upacara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, MM, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Frits Muntu, S,Sos, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Dra Fenny Ch Roring-Lumanauw, SIP, Para Asisten Sekdakab Minahasa, Jajaran Pemerintah kabupaten Minahasa, Guru Se-Tondano Raya, ASN dan THL. (fis)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*