Rabu, 26 Februari 2020

Tanggapan Pengamat Soal Pilkada Talaud, Baiknya Elly Lasut Dilantik?

manadoterkini.com,  SULUT – Pasca putusan Mahkama Agung (MA) Nomor 584 K/TUN/2019, tanggal 6 Desember 2019, antara Welly Titah melawan Menteri Dalam Negeri dan Elly Lasut menuai banyak argumen dari berbagai pakar, baik Hukum, pakar tata negara maupun politik.

Perdebatan panjang soal status Bupati KepulauanTalaud terpilih, Elly Lasut apakah sudah dua periode atau belum seiring turunnya putusan putusan MA tersebut ternyata justru bukan jalan keluar terbaik dari permasalahan itu.

Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka menuturkan secara politis dengan tidak dilantiknya Elly Lasut sebagai Bupati Kepulauan Talaud pasca Pilkada Talaud 2018 justru membuat presenden buruk dan akan menimbulkan traumatik secara psikologis kepada pemilih/masyarakat.

“Kelemahan masalah Pilkada Talaud adalah analisanya pada umumnya hanya dari satu disipilin ilmu, seharusnya dari beberapa disiplin ilmu seperti Pemerintah an, hukum, hukum tata negara dan Politik,” tutur Tumbelaka mengawali komentarnya Rabu (15/1/2020).

Tumbalaka menambahkan kalau analisis dari masing-masing disiplin ilmu pasti berbeda.
Selain itu dari awal muncul kasus ini bermunculan analisa-analisa dari oknum-oknum yang tidak netral.

“Soal Pilkada Talaud legitimasi sangat kuat. Tahapan sudah dilalui, rakyat sudah memilih. Setiap partai yg mengusung itu sudah mengakui. Akan jadi preseden buruk, ada traumatik. Besok-besok tidaak ada kepercayaan dari masyarakat (soal pemilihan kepala daerah jika Elly dianulir) jelas Tumbelaka. (Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*