Sabtu, 6 Juni 2020

Gerakan Doa Bersama OD-SK Disambut Baik Oleh Tokoh Agama

Sulutmanadoterkini.com,  SULUT – Gerakan doa bersama yang diserukan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) disambut baik oleh tokoh agama di Sulawesi Utara.

Hal tersebut langsung direspon BAMAG-LKKI, PELSIS Sulut dan Jaringan Pemuda Lintas Agama lewat pelaksanaan doa bersama.

Doa bersama ini dipimpin oleh Ketua FKUB Pdt Lucky Rumopa MTh, Pdt Haezar Sumual MTh Perwakilan Kristen, Idewa Rai Suti Mewakili Hindu, Honi Lionardi Mewakili Budha, Pon Riani Bagi Khongfutju, Ibu EMI Senewe, KH. Rivan dan Pdt Manampiring mewakili BAMAG LKKI dan PELSIS Sulut oleh Marsel Sepang.

Bersama dengan Jaringan Doa Nasional, mendoakan pergumulan dunia terhadap ancaman pendemi Corona, selanjut berdoa bagi bangsa dan negara khusus pemerintah pusat Bapak Presiden Ir Joko Widodo dan Jajaran Kemeterian Kesehatan, begitu juga dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Bapak Gubernur Bpk Wakil Gubernur bersama jajaran Kesehatan para medis sampai tingkat kota dan Kabupaten.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey diwakili Kaban Kesbangpol Evans Steven Liow mempaikan banyak terima kasih langkah yang dilakukan oleh para Tokoh Agama FKUB Sulawesi Utara.

“Patut di contoh kita yakin Mujizat TUHAN akan terjadi pak gubernur berharap ini dilakukan di rumah-rumah ibadah atau di rumah masing-masing setiap jam 4 sore dan jam 4 pagi subuh.

“Kita gerakkan doa bersama untuk keselamatan dunia ini. Dari Sulawesi Utara kita berdoa juga khusus bagi Indonesia, kita hanya berharap pertolongan dari Tuhan saja, kiranya Tuhan akan menolong kita semua,” ujar Steven Liow mewakili Gubernur Sulut, Senin (16/3/2020).

Lanjut Steven Liow, doa yang dilaksanakan Sabtu malam dan Minggu malam berwujud dengan hasil negatif yang dilakukan pemeriksaan oleh dokter terhadap seorang pasien yang dinyatakan positif COVID-19 sebelumnya.

“Kita bersyukur hasil pemeriksaan dokter dugaan salah satu warga kena COVID-19 basilnya negatif. Untuk itu mari kita berdoa dan untuk dua Minggu kedepan kita jauhi tempat keramaian umum agar kita hambat penyebaran virus. Ini aksi nyata memutuskan sebaran Virus Corona dan jaga kesehatan termasuk membatasi jabat tangan, ganti salam kasih salam damai dan salam sehat,” jelas Steven Liow. (Rizath)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*