Antisipasi Covid-19 Masuk Minsel, 8 Pintu Masuk Perbatasan Diperketat

Minselmanadoterkini.com, AMURANG-Grafik penyebaran wabah coronavirus disease atau covid-19 yang kian meningkat menimbulkan kekhawatiran. Gerak protektif terus dipacu pemerintah di seluruh pelosok Sulawesi Utara (Sulut) untuk menahan laju perluasan penyakit. Kebijakan memperketat arus keluar masuk warga telah diberlakukan. Pengawasan di masing-masing wilayah perbatasan daerah mendapat perhatian serius.

Di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pemerintah telah mengerahkan para petugas medis ke semua penjuru wilayah perbatasan. Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE melalui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Minsel dr Ewin Scouten mengatakan petugas medis tersebut dari 17 Puskesmas yang tersebar di Minsel.

“Intinya langkah ini kami ambil untuk mencegah adanya orang luar sudah terpapar atau pernah berintraksi dengan penderita virus corona untuk masuk Minsel. Makanya kami menyiagakan semua tenaga medis di perbatasan,” kata Scouten.

Untuk optimalnya langkah pencegahan di wilayah perbatasan, para tenaga medis telah dibantu personil TNI, Polri dan petugas perhubungan. Kerjasama lintas instansi ini diharapkan bisa terjaga selama dua bulan ke depan.

“Karena dengan begitu pencegahan virus corona masuk di Minsel mudah diantisipasi,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Dinkes Minsel sudah merilis peta sebaran covid-19. Data itu mencatat ada beberapa orang berstatus ODP atau Orang dalam pengawasan.

“Peta sebaran itu sengaja kami rilis untuk memberikan informasi kepada warga agar tetap beraktivitas di rumah, sambil menunggu pernyataan resmi dari pemerintah yang memperbolehkan aktivitas di luar rumah,” jelasnya.

“Jadi dimohon kerjasamanya. Karena percuma kita melakukan pencegahan, tapi masyarakat tidak patuh pada anjuran atay imbaun pemerintah. Ini demi kebaikan kita semua,” katanya lagi.

Kebijakan yang sama diberlakukan Pemerintah Kabupaten Minsel Saat ini tim gugus tugas pencegahan covid-19 fokus mengawasi wilayah perbatasan yang menjadi pintu keluar masuk masyarakat.

Sementara pintu masuk yang di jaga ada 8 titik yakni di pintu Masuk Desa Munte dan pintu Masuk Desa Tangkuney Kecamatan Tumpaan, pintu Masuk Desa Sondaken Kecamatan Tatapan, pintu masuk Desa Ranoketang Kecamatan Amurang, pintu masuk di Desa Tareran Kecamatan Tareran, pintu masuk di Desa Poigar Kecamatan Sinonsayang, dan pintu masuk di Desa Sinisir Kecamatan Modoinding.

Sementara itu Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE juga rencananya akan melakukan peninjauan pos pemantauan pintu masuk orang di sejumlah pintu masuk yang ada di perbatasan.(dav)

Posting Terkait

Tinggalkan pesan