Kampanye Virtual, Rompas : Cerdas, JPAR-Ai Sangat Paham Protap Kesehatan

Virtual PAHAM

Suasana Kampanye Virtual di Kecamatan Malalayang

manadoterkini.com, MANADO – Kampanye virtual yang dilakukan Paslon Wali Kota dan Wakil Walikota Manado, Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Harley Mangindaan (AiM) serentak di 11 Kecamatan, Rabu (30/09/2020) mendapat respon yang luar biasa dari warga yang mengikuti acara tersebut.

“Kampanye virtual ini merupakan langkah cerdas JPAR-AI memaparkan visi-misi serta program kerja kedepan. Pasalnya, situasi pendemi covid-19 tidak memungkinkan untuk berkerumun apalagi mengumpulkan masa dengan jumlah yang banyak. Salut untuk paslon PAHAM, mengedukasi kita lebih PAHAM protap kesehatan,” ujar Ferdinand Rompas warga lingkungan 9 Malalayang Dua kepada manadoterkini.com, usai mengikuti kampanye virtual di jalan Mogandi 5 Malalayang Satu.

Terkait pemaparan program dan visi-misi JPAR-AI, Rompas yang merupakan latar belakang birokrat atau pensiunan menitipkan agar bukan sekedar janji belaka tapi harus dimasukan dalam RPJMD.

“Jika Tuhan berkenan JPAR-Ai menjadi Walikota dan Wakil Walikota pilihan rakyat kedepan, semua program jangan hanya sekedar janji, tapi harus dimasukan dalam RPJMD,” ungkap Rompas.

Senada dikatakan Adolf Solang. Program kerja Paslon PAHAM, bisa dipastikan sangat menyentu kepentingan masyarakat. “JPAR-Ai sangat PAHAM program Walikota Manado GS Vicky Lumentut. Makanya, kita akan terus bekerja memberikan pemahaman kepada masyarakat soal kelanjutan program Pro-rakyat GSVL di masyarakat bawah,” terang Polos sapaan familiar Solang.

manado

JPAR-Ai dalam suasana kampanye virtual dari Warong Kobong,

Ditempat yang sama, Vivi Sangor selaku Tim Kamda JPAR-AI di Kecamatan Malalayang, menuturkan pihak terus bergerak bersama Tim Relawan PAHAM, untuk memenangkan hati rakyat.

“Kami terus bergerak untuk memenangkan JPAR-AI sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado kedepan. Bersama tim relawan kita akan menangkan hati rakyat,” ujar Sangor.

Dalam kempanye virtual tersebut, diakuinya hanya dibatasi sesuai dengan peraturan yang ditatapkan penyelenggara dan dhadiri pihak Panwas Kecamatan.

“Dalam kempanye virtual ini kita tetap mengikuti protap kesehatan tidak lebih dari 50 orang. Namun yang hadir adalah keterwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta utusan tim relawan dan simpatisan,” pungkas Sangor. (malz)

Covid 19 Ferdinand Rompas JPAR-Ai Kampenye Virtual PAHAM Protap Kesehatan

Posting Terkait

Tinggalkan pesan