Optimalisasi PAD Kota Manado, GSVL gandeng KPK RI dan Bank Sulut

PAD Manadomanadoterkini.com, MANADO – Pemkot Manado bekerjasama dengan Korsubgah KPK RI dan Bank SulutGo mensosialisasikan optimilasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Manado khususnya pajak lewat penggunakan Tapping Box. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Swiss-Belhotel Manado pada Kamis (05/11) tadi siang.

Tapping Box adalah alat perekam transaksi di mesin kasir sehingga dapat membantu sebagai perekam pajak yang akan di pasang di hotel, restoran, tempat hiburan dan parkir. Pemasangannya sendiri telah dimulai pada Rabu (04/11)  kemarin, dilaksanakan secara bertahap.

Walikota Manado,  DR  Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA mengatakan, program tersebut dibuat dengan konsep untuk meningkatkan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu pajak dengan menggunakan sistem yang dapat dikontrol.

“Namanya itu Tapping Box dan ada yang manual tapi terkontrol, sudah pakai alat yang direkomendasikan dari KPK dan dilakukan kerjasama dengan Bank SulutGo,” kata Walikota GSVL didampingi Sekretaris Daerah  Kota Manado, Micler CS Lakat SH MH.

PAD ManadoLanjut Walikota, pemasangan alat tersebut direncanakan akan dilakukan secara bertahap di semua restoran, pusat hiburan dan cafe di Manado.

“Saya berharap terjadi peningkatan PAD. Peningkatan ini bisa dikontrol selain oleh Pemerintah Kota Manado juga oleh KPK, bahkan bisa dikontrol melalui HP,” tambah Walikota.

Walikota  menegaskan, hal tersebut merupakan wujud transparansi Pemerintah Kota Manado terhadap pajak yang didapat dari masyarakat.

“Terima kasih kepada KPK dan Bank Sulutgo yang sudah membantu kami. Untuk teman-teman di Bapenda Kota Manado, tetap semangat untuk tingkatkan transparansi pengelolaan pendapatan Kota Manado,” tutur Walikota.

PAD ManadoDiketahui sebelumnya, Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama tentang implementasi tax online dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) antara Bupati-Wali Kota se-Sulut dan Bank SulutGo langsung ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Manado.

Walikota usai launching sistem untuk pengelolaan pajak langsung memulai pemasangan alat tersebut di Cafe Swiss-belhotel Manado.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pemasangan alat di Rumah Kopi Billy Kawasan Megamas Manado.

Pemasangan alat perekam data transaksi pajak daerah atau tapping box oleh Bank SulutGo (BSG) tersebut disaksikan langsung oleh Komisioner KPU RI Nawawi Pomolango, Vicky Lumentut dan jajaran Pemerintah Kota Manado, Direktur Utama BSG Jeffry Dendeng dan jajaran serta pihak lainnya.

 

Walikota  dan Bank SulutGo Mulai Pemasangan 200 Tapping Box, Target 500 Titik///

PAD ManadoPenandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama tentang implementasi tax online dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) antara Bupati-Wali Kota se-Sulut dan Bank SulutGo langsung ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Manado.

Walikota Manado,  GS Vicky Lumentut pada Rabu (04/11), setelah launching sistem untuk pengelolaan pajak langsung memulai pemasangan alat tersebut di Cafe Swiss-belhotel Manado.

PAD ManadoSetelah itu, dilanjutkan dengan pemasangan alat di Rumah Kopi Billy Kawasan Megamas Manado.

Pemasangan alat perekam data transaksi pajak daerah atau tapping box oleh Bank SulutGo (BSG) tersebut disaksikan langsung oleh Komisioner KPU RI Nawawi Pomolango, Walikota dan jajaran Pemerintah Kota Manado, Direktur Utama BSG Jeffry Dendeng dan jajaran serta pihak lainnya.

Walikota mengatakan, program tersebut dibuat dengan konsep untuk meningkatkan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu pajak dengan menggunakan sistem yang dapat dikontrol.

PAD Manado“Namanya itu tapping box dan ada yang manual tapi terkontrol, sudah pakai alat yang direkomendasikan dari KPK dan dilakukan kerjasama dengan Bank SulutGo,” ujar Walikota.

Selain itu, pemasangan alat tersebut direncanakan akan dilakukan secara bertahap di semua restoran, pusat hiburan dan cafe di Manado.

PAD Manado“Saya berharap terjadi peningkatan PAD. Peningkatan ini bisa dikontrol selain oleh Pemerintah Kota Manado juga oleh KPK, bahkan bisa dikontrol melalui HP,” kata Walikota.

Menurut Walikota hal tersebut merupakan wujud transparansi Pemerintah Kota Manado terhadap pajak yang didapat dari masyarakat.

PAD Manado“Target 200 alat ini kerjasama dengan BSG. Potensi kita ada 500 titik, tapi kita mulai dari 200 titik dulu. Ini mengurangi kemungkinan terjadinya kehilangan-kehilangan karena sudah terkontrol,” tutur Walikota.

 

Walikota Tandatangani PKS dengan Bank SulutGo Tentang PAD

PAD ManadoMenghadapi dampak ekonomi yang mengalami perlambatan karena adanya pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus berupaya untuk membantu kabupaten/kota dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

Untuk memaksimalkan upaya tersebut, pemerintah pun bekerjasama dengan Bank SulutGo dan didukung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Kerjasama tersebut diresmikan dalam penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Bupati dan Wali Kota se-Sulut dengan Bank SulutGo disaksikan oleh pimpinan KPK RI Nawawi Pomolango.

PAD manadoWalikota Manado DR. Ir. GS Vicky Lumentut SH, M.Si DEA,  yang merupakan salah satu pihak yang bertanda tangan pun menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Sulut karena menaruh perhatian besar pada kabupaten/kota.

“Kami baru saja menandatangani MoU dan PKS dengan Bank SulutGo, disaksikan Komisioner KPK. Terima kasih Bapak Gubernur Dr Agus Fatoni dan Korwil KPK Sulut atas upaya yang dilakukan untuk peningkatan PAD Kabupaten/Kota,” ujar Walikota

PAD ManadoWalikota pun mengatakan, upaya yang dilakukan oleh pemerintah ini tidak akan cukup apabila tidak didukung penuh oleh seluruh elemen masyarakat.

Dukungan masyarakat khususnya Kota Manado dapat diberikan dengan cara disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Mari tetap budayakan pola hidup sehat dan bersih. Patuhi protokol kesehatan. Dengan demikian, kesehatan terjaga dan ekonomi bisa terus jalan,” tutur Walikota kembali. (LiputanKhusus)

Anda mungkin juga berminat
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.