Mayoritas Belum Bayar Pajak, Bupati Minsel : Pejabat dan ASN Harus Tahu Malu Pakai Kendis

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Pemeriksaan kendaraan dinas (Kendis) kembali dilakukan Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH dan Wakil Bupati (Wabup) Pdt Petra Yani Rembang (FDW-PYR), di halaman kantor bupati pada Jumat (5/3/2021).

Pemeriksaan berlangsung mulai jam 09.00 WITA tersebut berlangsung lancar. Namun rupanya masih banyak pejabat bahkan ASN sebagai pemakai Kendis enggan untuk mengikuti alur kerja bupati dan wakil bupati baru ini. Terbukti, awal dilakukan pemeriksaan banyak pejabat dan ASN belum tiba di lokasi.

“Bagaimana lagi ini sudah jam begini (09.30 WITA-red) belum juga datang. Ini masih baru banyak yang tidak mau ikut perintah,” semprot Bupati FDW kepada sejumlah pejabat dan ASN.

Meski sesekali kesal dalam pemeriksaan Kendis tersebut, namun FDW tetap tidak mau tertipu begitu saja ketika kendaraan dihadirkan. Rupanya temuan di lapangan masih banyak Kendis yang menunggak bayar pajak.

“Jangan mempermalukan Pemerintah daerah. Pejabat dan ASN yang gunakan kendaraan dinas harus tahu malu. Masakan tidak bayar pajak masih saja gunakan kendaraan,” tandasnya.

Lebih lanjut dikatakan, yang sangat disayangkan karena banyaknya penunggak pajak bisa berakibat buruk pada dana bagi hasil daerah.

“Pemerintah provinsi bisa kurangi anggaran bagi hasil. Bagaimana penunggak pajak cukup banyak,” tegasnya.

Alhasil, seperti pada hari pertama dan Kedua pemeriksaan Kendis, FDW-PYR langsung menginstruksikan semua kendaraan dinas yang belum bayar pajak ditarik pada pemegang.

“Jadi tarik semua, namanya belum bayar pajak atau kendaraan rusak ditarik. Ini supaya semua bisa tertib,” tandasnya.(dav)

Anda mungkin juga berminat
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.