Puan Maharani Muluskan APBN 23 Triliun Mengalir ke Sulut

Puanmanadoterkini.com, SULUT – Kehadiran Ketua DPR RI Puan Maharani bagi Sulawesi Utara Sangatlah membanggakan karena mendapatkan kunjungan yang luar biasa ketika hadir di Sulut selama kurang lebih tiga hari.

Kedatangan Puan sejak Sabtu (5/6/2021) hingga Senin (7/6/2021) didampingi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama Wagub Steven Kandouw guna mengelilingi, kota meninjau secara langsung pulau-pulau kecil dan tempat destinasi lainnya serta berbagi disana.

puanPertemuan Ketua DPR RI DR. (HC) Puan Maharani bersama Gubernur dan Wagub di ruang mapalus kantor Gubernur dilaksanakan secara fisik dan zoom meeting

Puan Maharani membuka dengan menyapa kepada undangan yang hadir Ketua dan Pimpinan DPRD Provinsi, Forkopimda Provinsi, Sekprov, Bupati/Wali Kota dan Wakil, Ketua DPRD Kabupaten/Kota dan Pejabat Tinggi Pratama.

puanPuan Maharani, mengatakan, Sulut kecipratan dana lumayan besar APBN yang “mengalir” ke Sulut Total ada sekitar Rp. 23,4 triliun, masing-masing yakni APBN Rp. 10,8 triliun sementara transfer daerah dan dana desa mencapai Rp. 13,4 triliun.

Bandingkan disaat Gubernur Sulut belum dijabat Olly Dondokambey yang hanya Rp 1,7 triliun APBN, itu pun Rp. 900 miliar habis untuk operasional saja.

sulutPuan pun mengingatkan dulu ketika Gubernur Olly barusaja dilantik, ia menjabat Menko PMK, Sulut hanya kecipratan Rp. 1,7 triliun APBN. Namun di masa Gubernur Olly, kucuran dana pusat saat ini sudah tembus Rp. 24,3 triliun.

“Bisa dianggap besar, bisa juga kecil, tergantung efektifitas penggunaanya untuk apa dan bagaimana? Apa yang akan dilakukan di masa pandemi,” ujar ujar Cucu Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno.

puan15 daerah di Sulut sendiri masih tergantung dari APBD dan APBN. Puan mengharapkan agar kepala daerah bersinergi, gotong royong, dan pandai berkoordinasi.

“Harus punya program prioritas pembangunan untuk kesejahteraan rakyat. APBD tidak terlalu besar, manfaatnya tidak dirasakan masyarakat,” ujarnya.

puanNamun khusus di Sulut, ia yakin Gubernur Olly Dondokambey bisa merangkul, bergotong royong bersama kepala daerah di Sulut untuk sama sama membangun Sulut seperti yang diharapkan.

Pada kesempatan itu, Puan menjelaskan, tidak mudah kepala daerah mendapat kucuran dana dari pusat. DPR RI beranggapan dana bisa dikucurkan jika bisa dimanfaatkan dengan maksimal

puan“Kalau dinilai tidak bisa memaanfaatkan nggak mungkin dikasih, susah biar dilobi seperti apapun. Paling setahun dikasih tahun depan dipotong,” kata Puan.

Apalagi tamba Puan, kalau kena masalah hukum atau ada temuan badan pemeriksa keuangan.

puan“Tidak bisa naik, apalagi program tidak jelas ke depan seperti apa,” jelas Puan.

Sebelumnya Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutan/laporan menyampaikan bahwa Sulut memiliki penduduk sebanyak 2,6 juta jiwa, dengan pertumbuhan ekonomi Sulut sebanyak 1,8 persen serta tingkat inflasi sangat baik dan terkendali.

puan“Kegiatan penyerapan dana PEN juga sangat baik, sehingga penyerapan dana pemerintah salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi yang ada di Provinsi Sulut,” ungkap Gubernur Olly.

Selain itu, Olly memaparkan mengenai rencana beberapa program proyek nasional yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi, yakni pembangunan jembatan Bitung – Lembeh, kawasan industri Mongondow, pembangunan kawasan karetropolis pulau Lembeh dan jalan tol Manado – Amurang.

puan“Ini semua sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo dan Presiden sudah memerintahkan agar kegiatan ini dapat berjalan,” kata Olly.

Gubernur Sulawesi Utara ini berharap, laju pembangunan semakin cepat menuju indonesia emas. (Adv Diskominfo Sulut)

Anda mungkin juga berminat
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.