Tomohon Diharapkan Jadi Cintoh Penerapan Puskesos SLRT

tomohonmanadoterkini.com, TOMOHON – Tomohon adalah salah satu Kota di Indonesia yang ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Sisem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) tahun 2021.

Masuk dalam tahap pertama dari 140 Kabupaten Kota yang ditetapkan dengan alokasi sebanyak dua Kelurahan. Masing-masing Kelurahan Kakaskasen dua Kecamatan Tomohon utara dan Kelurahan Lansot Kecamatan Tomohon Selatan.

Untuk itu, Tomohon diharapkan mampu menjadi contoh untuk Kota yang lainnya dan memastikan bahwa masyarakat miskin maupun rentan miskin mendapatkan akses perlindungan dan pelayanan sosial yang lebih cepat dan menyeluruh.

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Caroll Senduk melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Toar Pandeirot dalam kegiatan Sosialisasi Persiapan Pembentukan Puskesos SLRT di Balai Kelurahan Kakaskasen dua Tomohon Utara, selasa (15/06/2021) siang tadi.

“Katena masuk dalam tahap pertama, maka Tokohon harus bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain yang masuk di tahap selanjutnya,” ujar Pandeirot.

Lanjutnya, terkait dengan penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang partisipatif dan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta lembaga kesejahteraan sosial, maka Kementerian Sosial telah mengembangkan Puskesos dan SLRT yang merupakan layanan satu pintu penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang didukung dengan aplikasi yang real time berbasis android dan web sehingga layanan dapat dilaksanakan secara cepat, tepat sasaran dan responsif.

“Puskesos SLRT menjadi garda terdepan dalam pelayanan sosial kepada masyarakat, termasuk di masa pandemi Covid-19. Sebagaimana diatur dalam Permensos Nomor 15 tahun 2018,” jelasnya.

Selain itu Pandeirot mengatakan bahwa Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Sosial akan senantiasa bersinergi dengan Direktorat Pemberdayaan Sosial Perorangan Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat Kementerian Sosial RI dalam mengadakan sosialisasi persiapan pembentukan Puskesos SLRT Kota Tomohon.

“Diharapkan juga para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memahami dan merumuskan langkah-langkah terbangunnya SLRT dan Puskesos di Kota Tomohon secara baik,” harap pandeirot.

Sebelumnya Kepala Dinas Sosial Kota Tomohon Vonnie Montolalu menjelaskan bahwa maksud tujuan kegiatan sosialisasi tersebut untuk meningkatkan kompetensi bagi para peserta agar dapat memahami dan mampu menjalankan aplikasi Puskesos SLRT dengan baik.

“Serta untuk peningkatan kapasitas agar pelayanan sosial dapat terlaksana secara sinergitas antar lingkup SKPD,” singkat Montolalu.

Narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut adalah perwakilan Dirjen Kementerian Sosial Puji Dwianto M SE, bersama Muhamad Kahfi. Sementara peserta kegiatan terdiri dari unsur Dinas Sosial, Puskesos Kelurahan Kakaskasen Dua dan Kelurahan Lansot, petugas Front office dan back office Kota Tomohon, serta para perwakilan Perangkat Daerah terkait. (fis)

Anda mungkin juga berminat
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.