Pendonor Darah Plasma Konvalesen, KAGAMA Manado Apresiasi Jurnalis Fadly dan Dimas Menjadi

manadoterkini.com, MANADO – Jurnalis televisi Fadly Fitriansyah dan jurnalis media online Dimas Koesna dikenal sebagai dua sosok yang kerap melakukan liputan berita di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Pada Selasa (24/8) mereka mengambil “cuti” guna melakukan tes antibody dan melanjutkan mendonorkan darah plasma konvalesen di RSUP Prof. Kandou dengan didampingi Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Pengcab Manado.

Jurnalis Fadly Fitriansyah yang bergolongan darah B+ dan Dimas Koesnan yang bergolongan darah O+ nampak dengan sabar mengikuti proses test antibody dan donor plasma konvalesen.
Nampak jelas Fadly dan Dimas sangat sadar bahwa “langkah” mereka akan sangat membantu kesembuhan para pasien karena hasil donor darah plasma konvalesen mereka memang akan digunakan untuk kesembuhan pasien COVID ’19. Nampak jelas modal utama mereka adalah kepedulian, kepekaan dan niat baik. Hal yang sama dikatakan oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof. Kandou Manado, DR. dr. Jimmy Panelewen, Sp.B. KBD pada saat percakapan dengan Komunitas Jurnalis Penyintas Sulut.

“Yang terpenting adalah niat baik mendonorkan plasma konvalesen-nya. Siapapun alamat yg dituju dari plasma yg di donorkan, pasti akan sangat bermanfaat. Apalagi kalau sudah bicara hidup dan mati seseorang, saya harap semakin banyak yang mendonorkan plasma konvalesen” ujar Dirut Prof. Kandou, Manado

Jurnalis Dimas Koesnan menyatakan rasa syukurnya karena dapat membantu kesembuhan para pasien COVID ’19

” Dengan bermodalkan niat baik, saya sebagai penyintas mendonorkan darah plasma konvalesen. Semoga ini dapat membantu proses kesembuhan pasien COVID ’19”, harap Dimas yang merupakan Jurnalis media online.

Menariknya pada saat Fadly Fitriansyah sedang dalam proses darah plasma konvalesen rhesus B+, secara kebetulan ada seorang Ibu dari keluarga pasien COVID ’19 yang membutuhkan mendatangi Fadly dan mengucapkan terima kasih.

“Saya berterima kasih atas bantuan donor ini (plasma konvalesen-red). Ini akan digunakan untuk kesembuhan Orang Tua kami yang berusia 78 tahun yang sedang dirawat karena COVID ’19. Nanti kalau sudah sembuh saya akan datang ke kantor Bapak pendonor”, ujar Ibu dari keluarga pasien dengan penuh haru dan mata berlinang.

Sementara itu Ketua KAGAMA Manado, Taufik M Tumbelaka memberi apresiasi kepada para jurnalis penyintas yang mendonorkan darah plasma konvalesen.

“Selaku Ketua KAGAMA Manado, kami memberi apresiasi yang tinggi kepada jurnalis penyintas Janni Kasenda, Fadly Fitriansyah, Dimas Koesnan yang telah mendonorkan darah plasma konvalesen dan juga beberapa jurnalis penyintas lainnya yang akan mendonor. Langkah ini patut menjadi dicontoh sebagai bentuk kepedulian nyata untuk membantu pasien COVID ’19. Mereka mengambil langkah konkrit, We Care We Share”, ujar Tumbelaka, alumni UGM dari Departemen Politik & Pemerintahan Fisipol

Anda mungkin juga berminat
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.