Pengamat Kritisi Pemprov Sulut Soal Lemahnya Sosialisasi COVID-19

Pengamat Kritisi Pemprov Sulut Soal Lemahnya Sosialisasi COVID-19

Taufik Tumbelaka
Taufik Tumbelaka

manadoterkini.com, SULUT – Masih ditetapkannya Sulawesi Utara sebagai daerah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 mendapat perhatian dari pengamat Pemerintah Taufik Tumbelaka yang menilai lemahnya sosialisasi kepada masyarakat.

Meski upaya keras Pemprov Sulut dan kabupaten/kota dalam menekan transmisi penyebaran COVID ’19 nampak masih ada beberapa upaya lanjutan yang perlu dilakukan sesegera mungkin, kata Tumbelaka.

Pertama memperkuat sosialisasi kepada masyarakat tentang masalah COVID-19. Hal ini terlihat sosialisasi masalah COVID-19 masih belum maksimal.

“Oleh karena perlu alokasi khusus dan itu dapat ditata di APBD Perubahan 2021,” kata Tumbelaka.

Lanjut Taufik, Pemerintah perlu melibatkan sebanyak-banyaknya jurnalis di Manado/Sulut sebagai upaya pemaksimalan sosialisasi.

Ketiga perlu penyegaran terhadap sejumlah OPD dilingkungan Pemerintahan, hal ini dikarenakan sejumlah OPD selama pandemi COVID-19 mengalami beban kerja yang sangat tinggi dan menyebabkan tekanan luar biasa dimasa secara psikologis akan mengalami kelelahan plus kejenuhan yang menyita energi dan pikiran.

“Semisal, Dinas Kesehatan Sulut, BPBD Sulut, Dinas Sosial Sulut serta beberapa OPD lainnya. Oleh karenanya diperlukan evaluasi dan penyegaran baik di eselon II serta III dan seterusnya guna mendapatkan kinerja yang lebih maksimal,” tegas lulusan UGM ini. (*/Rizath)

Anda mungkin juga berminat
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.