Fakta, TPU Gratis di Manado sudah ada sejak era GSVL

manado
GS Vicky Lumentut saat menjabat Walikota Manado mengunjungi lokasi TPU di Kaiwatu, Kelurahan Kairagi II.

manadoterkini.com, MANADO – Fakta sejak era kepemimpinan Wali Kota GSVL, sudah mengalokasikan tanah milik Pemkot Manado di Kairagi dan Kima Atas untuk dijadikan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Warga  Manado pun mengetahui pasti program pro rakyat Wali Kota Manado dua periode tersebut. Kalau pun akan diteruskan atau diadopsi pemimpin saat ini sebagai program AARS penganti dana duka tentu sangat baik untuk kemajuan ibukota Provinsi Sulut.

Faktanya, sejak awal tahun 2020 lalu, GSVL sudah beberapa kali meninjau rencana TPU yang berlokasi di Kelurahan Kima Atas Kecamatan Mapanget.

“Rencana awal Wali Kota GSVL waktu itu Kima Atas yang akan dijadikan TPU, namun karena sifatnya mendesak, dimana warga yang meninggal akibat covid-19 sangat tinggi serta adanya penolakan warga, maka Kairagi menjadi pilihan akhir TPU Covid-19 dan sebagiannya adalah TPU bukan Covid-19. Ini karena factor tidak terlalu jauh bagi warga yang berada di bagian selatan,” ujar Septy Saroinsong yang adalah mantan Kepala Lingkungan.

Fakta lainnya juga diakui Roy Takumansang, pria yang sudah puluhan tahun sebagai pengemudi mobil ambulans di Pemkot Manado. Menurutnya, pengadaan TPU di Kima Atas saat itu beriringan dengan penyediaan TPU di Kelurahan Kairagi II (Kaiwatu) seluas 3 hektar, yang juga disediakan secara gratis kepada masyarakat.

“TPU gratis sudah ada sejak Pak GSVL, bukan baru ada sekarang,” ujar Oi sapaan akrab Takumansang.

TPU Kima Atas
GS Vicky Lumentut saat menjabat Walikota Manado mengunjungi lokasi TPU di Kelurahan Kima Atas pada 18 Maret 2020 lalu

Manariknya dalam konferensi pers awal tahun 2022 yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Tikala, pada Rabu (05/01/2022) pekan lalu, Wali Kota Andrei Angouw (AA) menegaskan kalau dana duka bukan menjadi programnya bersama Wakil Walikota Richard Sualang (RS).

“Dana duka itu tidak ada dalam program kami. Sejak kampanye tidak ada,” ujar Andrei Angouw kepada para jurnalis yang hadir.

Sebagai gantinya, sesuai dengan program AARS adalah menyediakan Tempat Pemakaman Umum (TPU) secara gratis kepada masyarakat.

“Yang jadi program kami adalah memberikan TPU secara gratis. Dan itu sementara kami lakukan,” katanya.

Rupanya, meski program dana duka ditiadakan di era AARS, namun TPU gratis yang menjadi salah satu program pemimpin sebelumnya Walikota GS Vicky Lumentut (GSVL) tetap diadopsi. (*/aldi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.