HUT Minsel, Steven Kandouw Sebut Bau Pilkada di Minsel Masih Terasa

manadoterkino.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw menuturkan, meski telah memasuki tahun kedua setelah Pilkada 2020, namun baunya masih terasa di Minsel.

Penegasan ini disampaikan Steven Kandouw saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Minsel dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-19 Minsel Tahun 2022 yang digelar di Ruang Rapat DPRD Minsel, Kamis (27/1/2022).

Oleh karenanya Steven Kandouw meminta agar ada rekonsiliasi sehingga masyarakat dapat bersatu membangun daerah.

“(Dampak) Pertempuran Pilkada 2020 baunya masih terasa di Minahasa Selatan. Yang perlu kita lakukan satu, rekonsiliasi. Ini harus lakukan secara bersama. Mari kita semua bersatu, kita hapus lembaran lalu, karena masyarakat menunggu apa yang bisa kita buat untuk kabupaten ini,” tegas Kandouw.

Sehingga Kabupaten Minahasa Selatan di usianya yang kesembilan belas tahun diharapkan dapat mengalami perubahan ke arah yang lebih baik.

Steven Kandouw juga mengajak segenap komponen masyarakat serta para stakeholder terkait untuk bersama-sama, seiya-sekata merapatkan barisan dalam mendorong peningkatan ekonomi, terutama lewat terbukanya lapangan pekerjaan.

Kandouw menambahkan di momen perayaan Ulang Tahun Kabupaten Minsel menjadi refleksi atas berbagai perubahan yang terjadi selama kurun waktu 19 tahun berdirinya kabupaten tersebut.

“19 tahun bukan usia yang muda, tapi juga belum tua-tua amat. Paling tidak usia ini merupakan aspek empiris apakah ada perubahan selama 19 tahun ini, apakah masyarakat merasakan perbaikan kualitas hidup,” ujar Kandouw dalam sambutannya.

Steven Kandouw juga menyebut, dari sejumlah data yang ada, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Nilai Tukar Petani (NTP), pertumbuhan ekonomi, indeks pendidikan, maupun angka kemiskinan dan angka pengangguran di Kabupaten Minsel mengalami perbaikan.

“Meskipun begitu Saya minta kita jangan berpuas diri. Masih banyak pekerjaan yang harus kita lakukan supaya masyarakat bisa merasakan impact-nya.”

“Kita harus men-drive, meng-endorse stakeholder untuk satu tekad dan satu semangat agar tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin, dan tahun-tahun mendatang bisa lebih baik daripada tahun ini,” tutur Steven Kandouw..

Kandouw mengungkapkan, dirinya mengetahui persis kondisi fiskal dari seluruh kabupaten/kota se-Sulut, termasuk Kabupaten Minsel yang beberapa kali merasakan refocusing anggaran utamanya terkait pandemi COVID-19.

Lebih lanjut, Wagub menerangkan bahwa setelah gencar dengan pembangunan infrastruktur, pemerintah fokus pada peningkatan kualitas Sumber Data Manusia (SDM). Hal ini disebutnya harus menjadi perhatian bersama, terlebih melihat potensi-potensi yang ada di daerah, termasuk di Minahasa Selatan.

“Untuk itu, pada kesempatan ini Saya sengaja memboyong 12 pejabat Eselon II di jajaran Pemprov Sulut yang semuanya orang Minsel, termasuk Pak Sekprov Gamy Kawatu. Ini menjadi gambaran bahwa kemampuan SDM-SDM yang ada di Minsel tidaklah sembarangan,” bebernya.

Kandouw meminta kepada jajaran Pemkab Minsel untuk menggarisbawahi sektor pendidikan agar jangan sampai terjadi lost generation, terlebih mengingat situasi pendemi yang membatasi kegiatan pembelajaran.

Steven Kandouw berharap agar pendidikan di Provinsi Sulut, termasuk Kabupaten Minsel tidak mengalami ketertinggalan dibandingkan daerah-daerah lain.

“Dirgahayu Minahasa Selatan yang ke-19. Semoga dengan topangan gotong-royong, semangat Mapalus, Minsel bisa lebih maju dan semakin jaya,” katanya. (*/Rizath)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.