Sulut Siap Gelar Iven Dunia W20 Ditengah Pandemi

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Daerah Sulawesi Utara (Sulut) Evans Steven Liow, S.Sos, MM menyatakan pihaknya telah siap melaksanakan Iven internasional seperti side event Women20 (W20) Presidensi Indonesia pada 14-16 Februari 2022 di Likupang Kabupaten Minahasa Utara meski ditengah Pandemi COVID-19.

Penegasan tersebut disampaikan Liow usai Rapat Final Persiapan Tuan Rumah Side Event G20: Women Twenty (W20), Jumat ( 10/02/2022) di Hotel Peninsula.

Rapat itu sendiri dibuka oleh Asisten I DR Denny Mangala mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Sementara Kepala Bapeda Sulut Ir Jenny Karouw memaparkan garis besar kesiapan Sulut melaksanakan Iven dunia tersebut.

W20, sendiri dibentuk pada tahun 2015, didasari oleh kesadaran para pemimpin negara anggota G20 akan pentingnya partisipasi perempuan terutama dalam pembangunan ekonomi global. Tujuan utama W20 adalah untuk mempromosikan pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai bagian integral dari proses G20.

“Pemilihan Likupang sebagai lokasi side events dari W20 Presidensi Indonesia sudah siap dan diharapkan dapat ikut mengenalkan destinasi wisata unggulan ini ke dunia internasional,” kata Liow.

Lanjut Liow, Likupang sendiri merupakan salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang juga telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai destinasi wisata super prioritas.

Saat ini pembangunan ekosistem wisata terpadu sedang dibangun dan diharapkan akan mampu menjadi destinasi wisata kelas dunia.

“Agenda W20 akan dimulai di Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. kegiatan ini akan dihadiri 160 orang peserta dan sebagian besar sudah berada di Jakarta untuk mengikuti protokol kesehatan ketat,” jelas Jenny Karouw kepada wartawan.

Anggota G20 sendiri terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa. (Rizath)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.