1 Tahun Kepemimpinan, OD-SK Tak Henti Berinovasi dan Bekerja Sejahterakan Rakyat

manadoterkini.com, SULUT – Pada setahun kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) di periode kedua sejak dilantik Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 15 Februari 2021 di Istana negara, kepemimpinan OD-SK sapaan akrab Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw diperhadapkan dengan tantangan yang luar biasa hebat untuk mensejahterakan masyarakat Sulut.

Pasalnya sejak ditetapkan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO) pada 11 Maret 2020, Covid-19 atau setahun sebelum pelantikan, telah menyebabkan dampak negatif yang sangat besar.

Dari sisi ekonomi, dampak Covid-19 terlihat dari penurunan laju pertumbuhan perekonomian global. Covid-19 tidak hanya berdampak negatif pada penurunan pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang dan miskin, melainkan juga memukul perekonomian negara maju termasuk Indonesia. Sebagian negara maju bahkan terperangkap dalam resesi ekonomi yang cukup dalam.

sulutDi Indonesia sendiri hanya sedikit daerah yang mampu bertahan dari ganasnya pandemi global ini, salah satunya adalah Sulawesi Utara (Sulut)

Kepemimpinan OD-SK dinilai menjadi kunci bertahannya Sulut dari Pandemi global itu.

Meski pandemi mengitari, tapi tak mampu membendung realisasi Investasi masuk, sehingga menjadi bukti kepemimpinan OD-SK semakin di percaya oleh dunia usaha.

Berbagai Investasi masuk, sehingga menjadi bukti kepemimpinan OD-SK semakin di percaya oleh dunia usaha.

sulutSulut mampu mencatat Investasi sebanyak Rp. 5, 948 triliun yang melampaui target investasi yang di tetapkan pemerintah pusat (BKPMRI).

Secara Nasional, dan untuk Sulut target 5,5 Triliun dan  (RPMJ) Provinsi Sulut sebesar 3, 750 triliun. Terobosan untuk mendongkrak ekonomi daerah di tengah-tengah pandemi pun terus dilakukan, di antaranya terkait dengan industri pertanian dan perikanan. Termasuk juga di dalamnya pembangunan pelabuhan perikanan dan fish market bertaraf internasional di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara.

“Di tengah-tengah covid yang paling resilience itu pertanian dan perikanan,” ujar Gubernur Olly Dondokambey saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sulut, belum lama ini.

Berikut realisasi Investasi Sulut Periode Januari – Desember tahun 2021:

1. Pertambangan Rp. 2,137 triliun 36% 2. Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi Rp. 1,510 triliun 25% 3. Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran Rp. 858,5 miliar 14% 4. Industri Lainnya Rp. 350,5 miliar 6% 5. Industri Makanan Rp. 326,9 miliar 5%

sulutBerdasarkan kabupaten/kota masih di dominasi oleh:

1. Kota Manado Rp. 2,505 triliun 42%

2. Kabupaten Minahasa Utara Rp. 1,925 triliun 32%

3. Kabupaten Bolaang Mongondow Rp. 530,7 miliar 9%

4. Kota Bitung Rp. 501,8 miliar 8%

5. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Rp. 183,7 miliar 3%

Negara asal investor (PMA) terbesar di Sulawesi Utara selama Januari
Desember tahun 2021:

1. Singapura Rp. 1,777 triliun 72% 2. R.R. Tiongkok Rp. 440,3 miliar 18%

3. Australia Rp. 63,7 miliar 3%

4. Malaysia Rp. 55,7 miliar 2%

5. Belanda Rp. 50,2 miliar 2%

Realisasi investasi perusahaan terbesar selama Januari – Desember Tahun 2021:

1. JASAMARGA MANADO BITUNG Rp. 1,298 triliun 22%

2. TAMBANG TONDANO NUSAJAYA Rp. 1,201 triliun 20%

3. Paramount Enterprise International Rp. 553,6 miliar 9% 4. Meares Soputan Mining Rp. 414,7
miliar 7%

5. Futai Sulawesi Utara Rp. 348,1 miliar 6%

Realisasi investasi pada Januari – Desember Tahun 2021 ini berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 5.552 orang.

sulutSelain itu, Pemprov Sulut juga mempercepat penyelesaian pembangunan tol Manado-Minut-Bitung, Perluasan Bandara Sam Ratulangi, KEK dan IHP Pelabuhan di Bitung, KEK Pariwisata di Likupang, Bendungan Kuwil-Kawangkoan dan Manado Outer Ringroad.

Semua ini semakin memposisikan Sulawesi Utara sebagai daerah yang konsisten mengalami kemajuan yang tentu bisa berdampak pada posisi tawar yang menguntungkan bagi Sulawesi Utara dan disegani oleh daerah lain bahkan dunia

Keberhasilan dan kesuksesan Olly Dondokambey sebagai gubernur bersama wakil gubernur Steven Kandouw dalam memajukan bumi Nyiur Melambai tak lepas dari beberapa hal diantaranya, secara konsisten selalu terjaga kekompakan, solid dan keharmonisan antara gubernur dan wakil gubernur dalam memimpin dan melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangannya, disertai dukungan aparat yang kompak dan solid mewujudkan target kerja OD-SK.

sulutOlly Dondokambey dan Steven Kandouw beserta jajarannya dinilai mampu mewujudkan clean government dalam tata kelola pemerintahan di Sulawesi Utara.

Hal utama, bahwa pemerintahan OD-SK secara nyata mampu mempertahankan hidup yang rukun dan bertoleransi sehingga Sulut tetap kondusif, aman dan nyaman bagi siapa saja.

“Selain menjalankan pembangunan daerah, kami pun mampu membangun kolaborasi yang baik dan harmoni antara pemerintah, komponen masyarakat, tokoh-tokoh agama, berbagai komunitas, serta keterlibatan investor secara proporsional,” tambah Olly.

sulutOD-SK mampu mengimplementasikan visi dan misinya secara kongkrit, bergerak cepat melalui kegiatan-kegiatan yang jelas dan terencana, dan mampu membangun komunikasi yang baik dan jaringan yang kuat dengan pusat pemerintahan.

Dimana, prioritasnya mencakup pada memperkuat ketahanan ekonomi, pengembangan wilayah.

Keberhasilan OD-SK lainnya juga di Sektor pertanian Provinsi ujung Utara Sulawesi itu mampu menjadi daya dorong perekonomian.

sulutTercatat, hingga di akhir tahun 2021, nilai ekspor pertanian Sulawesi Utara mencapai Rp 5,8 triliun, naik sebesar 109 persen dibanding ekspor tahun 2020 sebesar Rp 2,82 triliun.

Sebanyak 46 negara yang menjadi tujuan ekspor, sementara China, Malaysia, Amerika Serikat, Belanda, India, Vietnam, Korea Selatan, Jerman, Spanyol serta Thailand menjadi yang terbanyak menyerap komoditas ekspor pertanian Sulut. (Adv/Kominfo Sulut)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.