Esok Muskot, JPAR siap lepas jabatan Ketua PMI Manado

Esok Muskot, JPAR siap lepas jabatan Ketua PMI Manado

manado
JPAR saat berada di Kota Palu, Sulteng memberikan bantuan korban bencana tsunami beberapa tahun lalu sebagai bentuk kepedulian PMI Kota Manado atas korban kemanusiaan. (istimewa)

manadoterkini.com, MANADO – Setelah mengabdi kurang lebih 15 tahun sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado, Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) akan memberikan tongkat esatafet kepada kader-kader kemanusiaan sebagaimana amanat organisasi.

JPAR akan mengakhiri masa kepengurusan periode 2017-2022. Untuk itu, PMI Kota Manado akan melangsungkan Musyawarah Kota (Muskot) yang rencannya digelar Selasa (24/05/2022) besok.

Mantan Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) ini memastikan ia sudah siap melepas jabatan Ketua PMI Kota Manado periode 2017-2022 sesuai mekanisme organisasi, dengan melaporkan apa yang telah dilakukan selama periode berjalan.

“Harapan saya Musyawarah Kota Tahun 2022 bisa berjalan dengan baik,” ujar JPAR sembari memastikan sudah siap melaksankan Muskot PMI Kota Manado untuk memilih kepengurusan periode 2022-2027, sebagai bagian dari amanat organisasi dalam AD/ART dan Pedoman Organisasi (PO).

Dimana peserta musyawarah terdiri dari perwakilan Pengurus Provinsi, Pengurus Kota, Pengurus Kecamatan dan perwakilan Relawan.

Sejatinya, Surat Keputusan (SK) kepengurusan JPAR nanti betakhir Juli 2022 mendatang. Tapi Muskot ia percepat agar sebelum berakhir jabatan sudah ada kepengurusan baru.

PMI Manado
Julyeta Paulina Amelia Runtuwene bersama jajaran pengurus PMI Kota Manado periode 2017-2022 dalam sebuah kegiatan. (istimewa)

Ketua Tim Kerja Muskot Tahun 2022 Hendah Murtanti mengatakan, pihaknya telah siap untuk melaksanakan Muskot PMI Kota Manado dengan tetap mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang kepalangmerahan, AD/ART PMI 2019-2024, serta Pokok-Pokok Kebijakan dan Strategis PMI Tahun 2019-2024.

“Kami tim kerja sudah memberitahukan kegiatan musyawarah ini lewat surat kepada Pelindung PMI Kota Manado. Kami juga sudah memberitahukan dan telah melakukan tatap muka dengan pengurus PMI Provinsi Sulawesi Utara untuk kegiatan musyawarah ini,” ujarnya, Senin (23/05/2022) siang.

“Undangan serta petunjuk teknis (Juknis) pelaksanaan musyawarah yang menjadi pedoman pelaksanaan juga sudah kami kirim,” kata Tanti, sapaan akrabnya.

Sekedar info, organisasi PMI adalah organisasi kemanusiaan yang mandiri, independen dengan dasar 7 Prinsip gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

Adapun Musyawarah Kota adalah Pengambilan Keputusan Tertinggi dalam Organisasi PMI, karena Musyawarah Kota adalah Untuk memilih Ketua PMI kota untuk periode berikutnya dan sebagai wadah pertanggungjawaban pengurus PMI periode berjalan. (*/aldi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.