Bertambah 27 Positif COVID-19, Sembuh 33 Kasus

manadoterkini.com, SULUT – Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Utara Sulut Bidang Epidemiologis dr Steven Dandel MPH mengatakan hari ini, Selasa (30/6/2020) kasus positif COVID-19 di Sulut bertambah 27 kasus, namun penambahan ini dibarengi dengan banyaknya kasus sembuh sebanyak 33 Kasus.

Hal itu disampaikan Dandel dalam dalam jumpa pers melalui video conference. Berikut update terkini perkembangan epidemiologis COVID-19 di Sulut sesuai data Gugus Tugas COVID-19 Sulut.

1. Kasus 1.083. Perempuan 44 tahun asalnya dari Minahasa, PDP. Yang bersangkutan telah dinyatakan meninggal dunia pada hari ini 30 Juni 2020.

2. Kasus 1.084. Laki-laki 70 tahun asal Manado.

3. Kasus 1.085. Laki-laki 70 tahun juga asal Manado.

4. Kasus 1.086. Laki-laki 49 tahun asal Manado.

5. Kasus 1.087. Perempuan 54 tahun asal Manado.

6. Kasus 1.088. Perempuan 45 tahun asal Tomohon.

7. Kasus 1.089. Laki-laki 53 tahun asal Bitung.

8. Kasus 1.090. Laki-laki 51 tahun asal Manado.

9. Kasus 1.091. Perempuan 45 tahun asal Manado.

10. Kasus 1.092. Laki-laki 47 tahun asal Tomohon.

11. Kasus 1.093. Perempuan 35 tahun asal Tomohon.

12. Kasus 1.094. Laki-laki 37 tahun asal Tomohon.

13. Kasus 1.095. Laki-laki 43 tahun asal Manado.

14. Kasus 1.096. Perempuan 25 tahun asal Manado.

15. Kasus 1.097. Perempuan 7 tahun asal Minahasa.

16. Kasus 1.098. Perempuan 20 tahun asal Minahasa.

17. Kasus 1.099. Laki-laki 43 tahun asal Manado.

18. Kasus 1.100. Perempuan 27 tahun asal Manado.

19. Kasus 1.101. Perempuan 58 tahun asal Minahasa.

20. Kasus 1.102. Perempuan 44 tahun Minahasa.

21. Kasus 1.103. Laki-laki 29 tahun asal Manado.

22. Kasus 1.104. Perempuan 33 tahun asal Manado.

23. Kasus 1.105. Laki-laki 49 tahun asal Manado.

24. Kasus 1.106. Perempuan 6 tahun asal Manado.

25. Kasus 1.107. Perempuan 26 tahun asal Manado.

26. Kasus 1.108. Laki-laki 55 tahun asal Minahasa.

27. Kasus 1.109. Laki-laki 64 tahun asal Minahasa.

Pasien sembuh ada 30 kasus, yaitu dari Manado kasus 57, 148, 440, 447, 51, 79, 102, 142, 200, 515, 509, 390, 407, 340, 316, 436, 467, 931, 947, 934, 929, 950.

Dari Minahasa Utara masing-masing kasus 543, 547, 650.

Dari Kota Kotamobagu yaitu kasus 33.

Dari Minahasa kasus 62, 552,

Dari Minahasa Tenggara yaitu kasus 193, 305, 659

Dan dari Bitung yaitu kasus 582.

Dengan bertambahnya 33 kasus sembuh, total kasus sembuh berjumlah 220 kasus.

Sementara pasien meninggal hari ini bertambah 1 orang yaitu kasus 1.083. Total kasus meninggal dunia sebanyak 82 kasus.

Pasien aktif atau sementara dirawat mencapai 813 kasus. (Rizath)

Hari Ini Kasus Pertama Positif COVID-19 di Sitaro

manadoterkini.com, SULUT – Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Utara (Sulut) Bidang Epidemiologis dr Steven Dandel, MPH dalam jumpa pers melalui video conference mengatakan bahwa hari ini, Minggu (28/6/2020) ada ketambahan 32 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulut.

Yang menarik, satu dari tiga puluh dua orang positif COVID-19 di Sulut merupakan kasus pertama yang dilaporkan berasal dari Daerah Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro).

Lanjut Dandel yang ditemani oleh Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulut Bidang Kebijakan Pemerintahan Dr Jemmy Kumendong menjelaskan bahwa dengan bertambahnya 32 kasus baru ini, jumlah akumulatif pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulut mencapai 1.056 kasus.

Sementara pasien aktif atau yang sementara dirawat berjumlah 801 kasus

Kasus sembuh hari ini bertambah lima orang yakni kasus 502, 503, 581, 437 dan 524. Total kasus sembuh berjumlah 177.

Sementara yang dinyatakan telah meninggal dunia bertambah dua kasus yaitu kasus 268 dan 1.038. Total kasus meninggal dunia sebanyak 78, kata Dandel.

Berikut update terkini perkembangan epidemiologis COVID-19 di Sulut.

1. Kasus 1.025. Laki-laki 27 tahun asal Bitung. Pelaku perjalanan yang didetek dan di observasi di rumah singgah.

2. Kasus 1.026. Laki-laki 71 tahun asal Minahasa. Yang bersangkutan Kontak Erat Risiko Tinggi (KERT) dengan kasus 885.

3. Kasus 1.027. Perempuan 36 tahun asal Minahasa. KERT dengan kasus 885.

4. Kasus 1.028. Laki-laki 26 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan (Nakes) di salah satu institusi kesehatan (Faskes) di Manado.

5. Kasus 1.029. Perempuan 20 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

6. Kasus 1.030. Perempuan 52 tahun asal Manado. Screening Dinkes Manado di Pasar.

7. Kasus 1.031. Laki-laki 28 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah Nakes di salah satu Faskes di Manado.

8. Kasus 1.032. Perempuan 75 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

9. Kasus 1.033. Laki-laki 45 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

10. Kasus 1.034. Laki-laki 66 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

11. Kasus 1.035. Perempuan 38 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan.

12. Kasus 1.036. Perempuan 29 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan.

13. Kasus 1.037 Perempuan 37 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah ODP juga karyawan di salah satu Faskes.

14. Kasus 1.038:. Perempuan 54 tahun asal Manado. PDP, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada 13 Juni 2020 dengan penyakit penyerta (Komorbid) diabetes dan hipertensi.

15. Kasus 1.039. Perempuan 25 tahun asal Kabupaten Minahasa. PDP.

16. Kasus 1.040. Laki-laki 74 tahunn asal Manado. Screening Dinkes Sulut.

17. Kasus 1.041. Laki-laki 59 tahun asal masih dalam verifikasi. PDP.

18. Kasus 1.042. Perempuan 56 tahun asal Manado. PDP.

19. Kasus 1.043. Perempuan 43 tahun asal Manado. PDP.

20. Kasus 1.044. Laki-laki 43 tahun asal Manado. PDP.

21. Kasus 1.045. Perempuan 40 tahun asal Manado. PDP.

22. Kasus 1.046. Perempuan 19 tahun asal Manado. PDP.

23. Kasus 1.047. Perempuan 31 tahun asal Manado. PDP.

24. Pasien 1.048. Perempuan 21 tahun asal Manado. PDP.

25. Kasus 1.049
Perempuan 33 tahun asal Manado. PDP.

26. Kasus 1.050 Perempuan 60 tahun asal Sitaro.

“Yang bersangkutan (Kasus 1.050) merupakan pasien pertama yang berasal dari Sitaro. Yang bersangkutan sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu RS di Sulut,” jelas Dandel.

27. Kasus 1.051. Laki-laki 49 tahun asal Bitung. PDP.

28. Kasus 1.052. Perempuan 49 tahun, asal Manado. PDP.

29. Kasus 1.053. Laki-laki 68 tahun asal Bitung. PDP.

30. Kasus 1.054 Perempuan 30 tahun asal Manado. PDP.

31. Kasus 1.055. Perempuan 69 tahun asal Minsel. PDP.

32. Kasus 1.056. Laki-laki 52 tahun asal Bitung. PDP.

Dandel juga mengklarifikasi, ada dua kasus yang diumumkan kemarin, Sabtu (27/6/2020) yakni kasus 974 setelah dilakukan verifikasi, ternyata yang bersangkutan asalnya dari Bitung bukan Manado.

Kedua adalah kasus dengan nomor 1.017, ternyata juga bukan berasal dari Manado, tapi berasal dari Minahasa Utara. (Rizath)

Hasil “Manado Bakobong” ditengah pandemi, Walikota dan Kapolres panen jagung dan kacang hijau

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut mengarap kembali lahan yang siap untuk ditanami komoditi.

Awal Maret 2020 lalu, Pemerintah Kota Manado telah mencanangkan program “Manado Bakobong”, yang tujuannya, untuk ketahanan pangan. Alhasil, Jagung dan Kacang Hijau tersebut, telah membuahkan hasil dan mulai dipanen oleh Walikota GS Vicky Lumentut dan Kapolres Manado AKBP Elvianus Laoli SIK, , Jumat (26/06/2020) kemarin di Ringroad II, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget.

Saat melanching Manado Bakobong lalu oleh GSVL, berbagai komoditi di tanam di lokasi perkebunan Pemkot Manado. Dan kini hasilnya bisa dinikmati kelompok tani binaan Pemkot Maando melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP).

“Puji syukur kepada Tuhan, program Manado Bakobong yang sudah mulai dilakukan sebelum pandemi ini ada di Manado, telah membuahkan dan saat ini kita panen bersama,” ujar Walikota GSVL di lokasi perkebunan.

Usai memanen, kemudian lanjutkan dengan penanaman kembali bibit jagung dan bibit kelapa.

 

GSVL ajak manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah

 

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut dan Kapolresta AKBP Elvianus Laoli menyiram jagung di perkebunan Pemkot Manado di Buha yang tak lama lagi dipanen.

Upaya ketahanan pangan di masa pandemi terus digalakkan Pemkot Manado. Walikota Manado GS Vicky Lumentut mengajak warga agar manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah untuk bercocok tanam.

“Mari kita manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah kita, untuk bercocok tanam sebagai upaya ketahanan pangan di masa pandemi. Karena dalam menjaga ketahanan pangan di masa pandemi ini, sektor pertanian menjadi harapan, tulang punggung di tengah upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19,” ajak Walikota GSVL.

Dijelaskannya, untuk perkebunan Pemkot Manado di Kelurahan Buha ini akan terus menjadi percontohan bagi petani. Dimana ada berbagai komoditi yang ditanam, antara lain rica, tomat, bawang, ubi, jagung, kacang hijau dan lain sebagainya.

gsvl“Lahan ini akan terus menjadi percontohan bagi petani di Kota Manado. Karena komoditi yang akan ditanam ini diproses ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi pertanian,” ujar Walikota GSVL.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat Pemkot Manado, diantaranya Staf Ahli Walikota Hans Tinangon, Asisten II Philips Sondakh, Asisten III Peter KB Assa, Kadis PKP Muh Sofyan, Kadis Pariwisata Lenda Pelealu, Kalak BPBD Donald Sambuaga, dan Kabag Pemhumas Sonny Takumansang.

Juga ada sejumlah personil Polresta Manado, Ketua FKUB Pdt Renata Ticonuwu dan sejumlah kelompok tani.

 

“Manado Bakobong”, upaya ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19

 

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut bersama Kadis PKP M Sofyan

Pemerintah Kota Manado memang terus menggalakan kegiatan program “Manado Bakobong” sebagai salah satu upaya ketahanan pangan di tengah masa pandemi Covid-19.

Program ketahanan pangan keluarga ini diketahui sudah digiatkan Walikota GSVL sejak awal tahun 2020, dan ia sudah memprediksi bahwa pandemi Covid-19 akan mewabah ke seluruh dunia, tak terkecuali Kota Manado.

“Mengingat saat itu ada penerbangan direct langsung Manado ke China, dan sebaliknya. Saya sudah memperkirakan, wabah ini akan berdampak luas ke seluruh dunia, mengingat penyebarannya sangat cepat,” ujar Walikota GSVL.

Karena itu, ia mengajak warga Kota Manado untuk memanfaatkan lahan tidur, pekarangan rumah untuk ditanami kebutuhan dapur. Dan hal itu sudah dilakukannya di pekarangan rumahnya di Godblessn Hill Malalayang.

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut bersama Kadis PKP M Sofyan

Beberapa hari lalu juga, bagian dari kegiatan Manado Bakobong, Walikota GSVL didampingi Ketua TP-PKK Prof DR Julyeta PA Runtuwene (JPAR), mengikuti giat tanam rica bersama Kelompok Tani Solagratia Tongkaina, Kelurahan Tongkaina.

“Ayo tetap sosialisasikan serta kerja Manado Bakobong untuk ketahanan pangan keluarga dan ketahanan imun,” ajak Walikota GSVL.

Pengertian ketahanan pangan, tidak lepas dari UU No. 18/2012 tentang Pangan. Disebutkan dalam UU tersebut bahwa Ketahanan Pangan adalah “kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan”. (LIPSUS)

Ingin Tahu Data Transportasi Kota Manado Tahun 2020

manadomanadoterkini.com, MANADO – Pemkot Manado terus melakukan terobosan dalam bidang data dan informasi terkait rencana pembangunan kedepan.

Terbukti, lewat Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bapelitbangda) Kota Manado, terus melakukan langkah cerdas untuk ibukota Sulawesi Utara.

Kali ini masyarakat bisa melihat dengan detail lewat Bigdata yang dikembangkan dengan PANADA bisa diketahui data transportasi tahun 2020 ini.

“Halo Kota Manado, Ini adalah jumlah Data Transportasi Kota Manado Tahun 2020. Dapatkan informasi sebarannya,” demikian informasi resmi yang dikeluarkan lewat bigdata Bapelitbangda Kota Manado.(*/mlz)

Parkir di Bahu Jalan, Kendaraan ditindak Dishub dn Lantas

manadoterkini.com, MANADO – Dinas Perhubungan Kota Manado bersinergi dengan Sat Lantas Polresta Manado dalam menindak kendaraan yang sering parkir sembarangan.

Kadishub Michael Tandirerung mengatakan, pihaknya juga membantu Sat Lantas dalam menertibkan masyarakat yang sering tidak taat atura

“Jadi kami bersama mereka melakukan penindakan, melakukan pengempesan ban kendaraan yang sering parkir sembarangan,”kata Tandirerung.

Lanjutnya mengatakan, pihaknya bersama polisi melakukan sweeping di sepanjang jalur bolevard.

“Karena di sepanjang jalur itu banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan, jadi kami lakukan penindakan di daerah tersebut,”pungkasnya.(*/mlz).

Kamis Besok, Komunitas Geospasial Manado Gelar Wabinar

manadoterkini.com, MANADO – Kamis (18/6/2019) besok, Komunitas Geospasial Manado menggelar webinar. Kegiatan ini akan dilaksanakan Pukul 09.00 WIB, 10.00 WITA, 11.00 WIT.

Untuk link registrasi terdapat di https://bit.ly/baciritageospasial

Sebagai Narasumber:

  1. Maxi W. Solang, ST., MT

Kasie. Pengawasan & Pengendalian Ruang Dinas PUPR Manado/ Praktisi Geospasial

  1. Rocky S. R. Rende, ST

Kepala UPTD Pengolahan Data dan Informasi Geospasial Bapelitbangda Manado

Ini Jumlah Data Kemiskinan Kota Manado

manadoterkini.com, MANADO – Walikota Manado DR IR GS Vicky Lumentut SH MSI DEA, telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kemiskinan di Kota Manado.

Gayung bersambut perangkat daerah harus pekah terhadap harapan orang nomor satu di Kota Manado lewat program-program cerdas. Seperti yang terus dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bapelitbangda) Kota Manado.

Dimana lewat Portal Analisis Data Berbasis Peta terus dikembangkan badan yang dipimpin DR Liny Tambajong tersebut. Tidak hanya, penataan kota baru yang menjadi focus dalam perencanaan kota, tapi juga pengentasan kemiskinan.

“Halo Kota Manado, Ini adalah jumlah data kemiskinan di setiap Kecamatan Tahun 2020. Dapatkan informasi sebenarnya,” demikian akun facebook bigdata Bapelitbangda Kota Manado.

Berdasarkan data PANADA, sangat jelas terperici angka kemiskinan di setiap Kecamatan di Kota Manado. Dimana sebanyak 22.091 kepala keluarga dengan Anggota Rumah Tangga (ART)  sebanyak 85.710.(*/mlz)

Kapabilitas APIP dari BPKP, Pemkot Manado Raih Level 3

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Level 3 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), akhirnya bisa diraih Pemkot Manado melalui Inspektorat.

Prestasi yang membanggakan tersebut diterima langsung Walikota DR. Ir. G.S Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, di kantor BPKP Perwakilan Sulut, Rabu (10/6/2020).

manadoWalikota Manado pilihan rakyat dua periode ini mengatakan tahun 2020 ini Pemkot Manado telah menerima beberapa penghargaan, antara lain WTP dari BPK-RI, kemudian nilai SAKIP BB dari Kementerian PAN-RB dan hari ini penghargaan Kapabilitas APIP Level 3 dari BPKP.

“Sebelumnya kita mendapatkan penghargaan level 1, saya kira itu tertinggi ternyata paling rendah. Kemudian saya instruksikan Inspektorat, saya tidak mau tahu di ujung kepemerintahan saya pokoknya kita harus dapat level 3. Akhirnya lewat kerja keras pihak Inspektorat dan bimbingan dari BPKP kita bisa mewujudkan itu,” ucap Walikota GSVL.

GSVL apresiasi bimbingan dan dorongan BPKP

Walikota Manado yang adalah Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini mengapresiasi pihak BPKP yang terus memberikan bimbingan dan dorongan kepada Inspektorat Kota Manado untuk mendapat hasil yang lebih baik.

“Terima kasih BPKP yang terus mendukung meng-asistensi kami. Saya juga harap BPKP tetap mengawal setiap kegiatan kami di masa pandemi covid-19 saat ini,” ujar GSVL, seraya memberikan apresiasi kepada jajaran Inspektorat kota Manado yang telah bekerja keras sehingga ada di level sekarang ini.

 

Nugraha : APIP level 3 di Sulut baru 7 daerah

manadoKepala BPKP Perwakilan Sulut, DR. Setya Nugraha menyebut, dari 16 kabupaten/kota di Sulut baru 7 daerah yang mendapat APIP level 3 termasuk Pemkot Manado.

“Inspektorat Kota Manado perlu diapresiasi karena begitu gigih untuk menaikan level APIP, bekerja keras sehingga hanya perlu tiga bulan untuk menyelesaikan laporan untuk penilaian,”ungkap Nugraha

Lanjutnya menjelaskan, Level APIP itu dari 1-5, secara nasional kurang dari 50 persen yang mendapat level 3, yang dapat level 4 baru dua instansi. Artinya, memang tidak mudah untuk sampai ke titik ini.

“Saya harap pemerintah kota tidak cepat bangga dengan capaian ini. Jangan cepat puas, tanggung jawab lebih berat karena menyandang level 3. Terus beri value, ibaratnya Inspektorat ini jadi mata dan telinga pemerintah, jadi tempat bertanya, tempat meminta saran. Jadi teruslah berkarya, sekali lagi selamat,” imbu Kepala BPKP Perwakilan Sulut ini.

 

Bulo : Level 3 APIP atas arahan dan petunjuk Walikota

manadoInspektur Kota Manado, Atto Bulo, SH, MH menambahkan apa yang diraih oleh Inspektorat Pemkot Manado dengan meraih level 3 ini, adalah semua atas arahan dari dan petunjuk dari Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota dan Bapak Sekretaris Daerah Kota Manado, yang didukung oleh semua Perangkat Daerah di lingkungan pemerintahan kota Manado,.

manado“Selain arahan dan petunjuk Walikota GSVL, juga dibawah bimbingan BPKP Perwakilan Sulut, Bapak, DR, Setya Nugraha bersama Tim yang ada,” tutur Bulo.

Hadir juga dalam kesempatan itu, Kaban Keuangan dan Aset Daerah Kota Manado, Johnly Evans Tamaka, SE, Kabag Pem-Humas Kota Manado, Drs Sonny M. Takumansang, M.Si dan jajaran pejabat dilingkungan Inspektorat Kota Manado.

(LiputanKhusus)

dishub manadomanadoterkini.com, MANADO – Pemkot Manado lewat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado terus menghimbau masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas.

“Patuhi rambu lalulintas yang sudah diatur, jangan memarkir kendaran disembarang tempat karena itu bisa membuat macet,”ujar Tandirerung.

Ia menyebut, jika masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas akan menciptakan kenyamanan dan keamanan di jalan.

“Bantulah pemerintah dengan mematuhi aturan yang ada,’’ pintanya.(*/mlz)

GSVL Ajak Media Edukasi Masyarakat Perangi Covid-19

manadomanadoterkini.com, MANADO – Menyambut fase new normal di tengah pandemi virus corona, Walikota Manado GS Vicky Lumentut, mengajak media bersama-sama mengedukasi masyarakat dengan mamatuhi protocol kesehatan.

Di benak mantan birokrat yang memegang jabatan hingga jabatan birokrasi tertinggi yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado ini peran media merupakan salah satu yang paling vital dalam sector pembangunan, baik pemerintahan, sumber daya manusia, maupun pembangunan daerah yang terdiri dari berbagai sektor.

“Marilah kita sama-sama memberi edukasi ke masyarakat bagaimana dan apa itu protokol kesehatan, maupun protokol lainnya demi mencegah penyebaran Covid-19,” ajak GSVL sapaan familiar Walikota yang akan mengakhiri periode keduanya di Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, sembari mengingatkan sahabat media tetap menjaga kesehatan di tengah pandemic covid-19.

manado“Tetap semangat kawan-kawan media, selalu dalam lindungan Tuhan, salam sehat,” ujar Ketua P/KB Sinode GMIM ini di momen bahagia bersama Keluarga besar Lumentut – Runtuwene merayakan Hari Ulang Tahun ke-61, Senin (8/6/2020) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota yang dekat awak media ini mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah mendoakan dan memberikan ucapan selamat ulang tahun.

“Terima kasih kawan-kawan media yang sudah mendoakan dan mengucapkan selamat ulang tahun. Semoga diakhir masa pengabdian sebagai Walikota Manado, sebagai panggilan tugas melayani rakyat Manado saya mohon dukungan teman-teman media, untuk bersatu dan bersama-sama membantu masyarakat,” imbu Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia. (aldi)