Demo bisu digelar warga Beha

manadoterkini.com, TAHUNA – Masyarakat Kampung Beha,  Kecamatan Tabukan Utara,  Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar demo bisu.  Aksi unik yang ditampilkan warga ini membuat membuat bingung banyak pihak sebab mereka diam tanpa anarkis.

“Aksi demo seperti ini harus jadi contoh buat masyarakat lain,” ucap Ketua DPRD Sangihe, Josephus Kakondo, saat menerima para pendemo Kamis (2/7/20).

Sementara itu Koordinator lapangan penggerak massa, Sakirman mengatakan demo bisu digelar untuk sejumlah tuntutan dari masyarakat kampung Beha yang tidak puas dengan pemerintahan kampung.

“Tiga tuntutan kami yakni bersihkan kampung Beha dari Korupsi,  kolusi dan nepotisme, kami minta kapiltalaung mundur serta segera mekarkan kampung Beha,” tegasnya.

Hal senada pula diungkapkan sejumlah pendemo,  mereka kesal karena kepemimpinan sang kepala kampung yang dinilai pilih kasih dan tak transparan.

“Kami kecewa dengan kepala kampung, banyak warga yang tidak menerima bantuan,” terang salah satu pendemo yang meminta agar pihak aparat hukum menindaklanjuti laporan yang diserahkan mereka.

Setelah menyampaikan aspirasi dan laporan di DPRD massapun bergerak menuju ke Polres dan Kantor Kejari kemudian membubarkan diri.  (Vic)

JS Mintah Warga Mitra Waspada Musim Pancarobah

manadoterkini.com,  MITRA – Bupati Minahasa Tengara ( Mitra, James Sumendap, mengimbau kepada warga Kabupaten Mitra mengadapi musim Pancaroba dimana peralihan musin kemarau ke musim hujan.

Dengan mulai meningkatnya curah hujan disejumlah daerah termaskuk Mitra, disampaikan kepada warga untuk waspada dan hindari wilaya-wilaya yang berpotensi rawan terjadi bencana seperti tanah longsor.
” Wilaya gunung potong sangat rawan terhadap bahaya longsor, jadi berhati-hati saat melewati lokasi tersebut, dan ada beberapa wilayah lainya termasuk pemukiman disekitar sungai, diingatkan untuk tetap waspada, terhadap bahaya banjir bandang,” ujar Bupati.
Dia juga mengimbau agar masyarakat segera melaporkan ke pihak terkait bencana jika ada tanda-tanda ancaman bencana, baik itu hujan deras, banjir, tanah longsor, dan bahaya gelombang laut.
Pancaroba ini menjadi perhatian serius masyarakat. Sebab, potensinya tidak hanya bisa menimbulkan gangguan kesehatan tapi juga sangat potensi terjadinya bencana.
“Sulit ditebak. Siang terik, tapi sorenya langsung hujan deras. Jika sudah demikian, masyarakat yang berada dekat dengan sungai atau pegunungan agar waspada bencana banjir atau tanah longsor,” harapnya.
Berdasarkan pengalaman bencana sebelumnya yang sandingkan dengan imbauan BMKG, musim pancaroba memungkinkan terjadinya lima potensi bencana alam.
Yakni bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor khusus di daerah dataran tinggi, angin kencang seperti puting beliung, petir atau kilat, dan gelombang tinggi untuk daerah pesisir.(win)

JS Ucapkan Terimah Kasih, 1 Juli Aktifitas Berjalan Seperti Biasa

manadoterkini.com,  MITRA – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap menyampaikan, surat keputusan per satu Juli 2020 semua cek poin di Perbatasan-perbatasan akan dibubarkan dan akan melihat kondisi terbaru.

“Untuk aktifitas di Kabupaten di Mitra akan berjalan seperti biasa, tapi dengan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan dalam beraktifitas, ” tandas Js sapaan akrabnya.

Dirinya menyampaikan untuk 29 orang yang sementara menjalankan karantina akan dikembalikan di rumah masing-masing untuk karantina mandiri.

“Untuk pelaku perjalanan, kususnya keluar masuk Mitra, akan diserakan ke pemerintah desa untuk penangananya, Portal yang ada agar tetap di pertahankan untuk tetap menjaga, sesuai dengan kesepakatan pemerintah desa,” pintah Bupati.

Dirinya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolres, Dandim ,Kejari, Masyrakat, Perangkat Pemerintah Desa Kelurahan , ASN yg terlibat langsung .

“Pekerjaan kita belum selesai hanya saja mekanisme kontrol keluar masuk orang di tangani langsung oleh desa dan kelurahan Pihak Pemda Polri TNI dan Kejaksaan akan melakukan pengawasan dan pendampingan,” jelas orang nomor satu Mitra (MitraOne).(win)

Ini Tangapan Wakil Bupati Mitra Tentang Ancaman Pencopotan Sejumlah Hukum Tua

manadoterkini.com,  MITRA –  Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Jesaya Legi, menangapi pernyataan Bupati Mitra James Sumendap, tentang Ancaman Pencopotan Hukum tua yang diduga Menyalahi aturan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT)

Menurutnya, tindakan Bupati sangat tepat, karena aturanya memang demikian, ini bukan ancaman tapi harus diapresiasi.
” Jangan pernah mengambil hak rakyat, termasuk pemotongan, pemasukan data fiktiv penerimah BLT, ingat kami akan membawa segalah penyimpangan kerana hukum, dan ini sudah instruksi dari presiden RI Joko Widodo,” tegas Legi.

Sebelumnya Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap,SH menyatakan tidak ada kompromi bilamana dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dilakukan pemotongan alias dikeberi dengan alasan apapun juga. Menurutnya, sudah ada Hukum Tua yang dinonatifkan karena melalukan pelanggaran saat menyalurkan BLT tersebut. “Kasihan dana ini diambil dari Dana Desa (DD) yang diharapkan bisa membantu warga masyarakat terdampak covid 19. Bukan,dana ini dipotong kemudian diserahkan ke pihak penerima. Jika ada Hukum Tua yang coba melanggar apa yang disampaikan ini, secara pribadi saya tidak segan berikan sangsi dinonaktifkan dari jabatan sebagai Hukum Tua,”tukas Sumendap. Dikatakannya pula, pihaknya mendapat laporan dari instansi tehnis pula informasi yang masuk terkait adanya pelanggaran saat penyaluran BLT. “Hati-hati saya ingatkan ada beberapa desa yang melakukan pelanggaran saat penyaluran BLT. “Jadi, masih akan bertambah hukum tua yang statusnya dinonaktifkan,”tegas Bupati dua periode ini.(win)

JS Mintah Aparat Tangkap Oknum Pembakar Panji PDIP

manadoterkini.com,  MITRA – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (PDC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Minahasa Tenggara yang juga saat ini menjabat sebagai Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap, SH meminta pihak kepolisian Resor Mitra mengusut pelaku pemkabaran bendera partai. pasalnya ini dinilai akan merusak persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kasus pembakaran bendera partai berlambang banteng moncong putih ini dilakukan pekan lalu,kejadian ini pun sontak saja membuat para pengurus parpol, kader dan simpatisan merasa resah dan tidak menerima perlakuan oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut yang dengan sengaja membakar bendera partai mereka.

Menanggapi hal ini, Sumendap geram dengan perlakuan pelaku pembakaran bendera partai dan langsung mendatangi Mapolres Mitra dengan melakukan orasi terlebih dahulu di depan kantor bersama ratusan pendukung, serta meminta agar pelaku segera ditangkap.
Saat dimintai keterangan oleh sejumlah awak media usai orasi, Sumendap menjelaskan bahwa tidak dibenarkan ada orang yang melakukan pembakaran bendera, dimana bendera PDIP adalah simbol partai dan simbol perjuangan.

“Kami minta jangan coba-coba anda melakukan disana tapi jangan coba-coba anda lakukan di manahasa tenggara saya sikat anda,’ ujar Sumendap.

“Dan siapapun dia mau merongrong merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia jiwa raga PDI Perjuangan akan tetap berdarah-darah dan akan berapi-api melawan saudara-saudara,” tegas JS.

Sementara itu, Sumendap meminta agar secepatnya pihak Kepolisian mengusut pelaku pembakaran bendera partai.(win)

Wabup Sangihe serahkan APD untuk sopir ambulance

manadoterkini.com, TAHUNA – Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong menerima sejumlah sopir ambulance di rumah dinas (rudis).  Dalam pertemuan penuh keakraban itu, Hontong memberikan Alat Perlengkapan Diri (APD) berupa baju kepada supir ambulance yang selama ini bekerja untuk kemanusiaan.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami untuk para sopir,  mereka harus memperlengkapi diri mereka dengan baju APD agar tetap aman demi tugas mulia,  “kata Hontong.

Tak hanya itu pesannya juga agar para sopir tetap bekerja maksimal dan berjuang demi nilai-nilai luhur sambil menjaga imun dan mengikuti anjuran pemerintah.

Para sopir ambulance yang selesai menerima APD tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada Wabup. “Terima kasih atas perhatian ini,  kami berdoa semoga pak wabup tetap diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas, “cetus salah satu sopir. (Vic)

Sondakh Serahkan Bantuam Secara Simbolis

manadoterkini.com,  TAHUNA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sangihe, menyerahkan bantuan Covid-19 kepada sejumlah pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting di Kantor Sekretariat.

Selain penyerahan bantuan yang dimaksud ini juga dalam rangka memperingati bulan Bung Karno. “bantuan kami serahkan secara simbolis kepada para pengurus PAC dan ranting Tahuna barat, yang terdampak Covid-19, juga dalam rangka memperingati bulan Bung Karno, “singkat Sekertaris DPC PDIP Sangihe, Ferdy Sondakh SE kepada media ini, Jumat (26/6/20).

Kegiatan yang berlangsung penuh dengan keakraban ini turut disaksikan oleh sejumlah pengurus DPC, PAC dan ranting PDIP. (Victor Layuk)

Ditengah Pandemi Covid-19, DLR Kembali Salurkan Bantuan

manadoterkini.com,  MITRA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Djein Leonara Rende (DLR) kembalih menunjukan kepedulianya lewat bantuan pribadinya sebagai bentuk simpatinya kepada warga yang terdapak Covid-19 di wilayah kabupaten Minahasa Tenggara ( Mitra)

Bantuan kali ini diberikan kepada limah ketua Jemaat di wilayah Tombatu, bantuan berupa uang tunai dari kantong pribadinya.

Menurutnya, bantuan ini, merupakan Komitmenya untuk membantu warga Minahasa Tenggara Khususnya yang terdampak Covid, dirnya mengaku bersyukur dapat mengambil bagian untuk berkesempatan berbagi bagi rakyat Mitra yang terdampak.

“Terimah kasih untuk warga Mitra, saya sangat bersyukur dapat berbagi berkat bagi sesama khususnya parah tokoh Jemaat,” ucap istri tercinta Bupati Mitra James Sumendap.

Sebelumnya DLR telah menyelarukan Bantuan yang sama disejumlah wilayah Mitra Ratahan, Belang dan Ratatotok. Kali ini Wilayah Tombatu.

Bantuan yang diberikan berupa uang Tunai dengan Total 60 Juta rupiah telah diserahkan dan diterima langsung oleh 5 Ketua Jemaat. Yakni
GMIM Yordan Tombatu
GMIM Bethesda Tombatu
GPDI Haleluyah Tombatu
Gereja Advent Yordan Tombatu 3
GMIM Sion Sentrum Tombatu.
DLR menyatakan dirinya akan tetap memberikan bantuan bagi warga Mitra yang terdampak Covid.

“Sebagai wakil rakyat utusan Mitra, saya akan tetap memberi diri bagi warga,” tutur DLR.(win)

Makalow Tunjuk Pontororing Sebagai Plh Hukum Tua Bentenan

manadoerkini.com, MITRA – Pemeritah Kabupaten ( Pemkab) Minahasa Tenggara lewat Plt Inspektorat Merie Makalow menunjuk Alex Pontorori sebagai Pelaksana Harian (Plh) Hukum Tua Bentenan, Kecamatan Posumaen Selasa (23/06) sebagai langkah untuk Mengatikan hukumtua terdahulu akibat tesandung kasus, acara yang dilaksanakan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Berdasarkan surat perintah penunjukan pelaksana harian, di tunjuk Alex Ponto roring sebagai Plh Hukum Tua Bentenan. Dengan harapan, agar kedepan bisa bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Saya kira pergantian ini biasa di jajaran Pemkab Mintra, ini berlaku Hukum Tua diberhentikan karena meninggal dunia. Ini bukan rahasia umum lagi,”ujar Plt Inspektorat Marie Makalow.

Kita semua berharap, Hukum Tua yang baru saja diserahkan surat penunjukan. Agar bisa bekerja sebaik mungkin, serta menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Buat pelaksana Hukum Tua, saya berha rap jangan melakukan hal-hal melanggar aturan UU nomor 6 tentang desa. Kami sebagai aparat pengawas memintakan ja ngan sekali-kali memaink an uang negara,”tegas Inspektorat.

Bahkan Inspektorat berharap kepada pelaksana harian Hukum Tua Bentenan yang baru, ini merupakan tanggung jawab besar kepada masyarakat. Teruta ma, bagi penerima BLT.

“Ini tanda awas bagi para 134 Hukum Tua yang ada di Kabupaten Mitra, agar menja di perhatian semuanya. Semoga peneri ma bantuan BLT yang memasuki tahapan ke III tidak ada lagi masalah,”pungkasnya.

Ditempat yang sama, Pelaksana Harian Alex Pontororing mengatakan, ini sangat luar biasa. Sebenarnya, kami tidak pernah terpikirkan, merancang. Tetapi balik sem ua ini, ada rencana Tuhan baik secara pri badi, keluarga, maupun institusi.

“Kepercayaan ini yang diberikan oleh Bupati James Sumendap, bersama Wakil Bupati Drs Jocke Legi, saya tidak akan sia-siakan. Saya akan tunjukan kinerja kerja yang lebih membangun Desa Bentenan semaksimal mungkin, teruta ma menjaga nama baik saya serta men jaga nama baik pimpinan,” tuturnya singkat.

Dalam kesempatan tersebut, yang turut hadir dalam penyerahan SK Pelaksana harian Hukum Tua Bentenan diantara nya, Kepala Dinas PMD Royke Lumingas, Camat Posumaen Djemy Walukow. (win)

Diduga Ilegal, Tambang Emas Kebun Raya Megawati Putri Telan Korban Jiwa

manadoterkini.com, MITRA – Tambang Emas Kebun Raya Mehawati yang diduga Ilegal, kembali memakan satu Korban Jiwa. Kecelakaan Pekerja Tambang Emas tepatnya terjadi di Lokasi Kolam Kebun Raya Kabupaten Mitra pada pukul 24 00 Wita.

Menurut Kapolres Mitra AKBP Robby Rahardian, menjelaskan, Kronologis kejadian terjadi Pada pukul 23.30 Wita, ketika korban bersama dengan rekannya masuk kedalam lubang dengan kedalaman kurang lebih 8 Meter untuk mengambil material tanah yang mengandung emas.

Ketika Korban dan temanya sementara beraktifitas di liang lobang tiba-tiba, pada pukul 24.00 Wita terjadi longsor di dalam lubang tersebut di karenakan cuaca yang sedang turun hujan dan mengakibatkan korban tertimbun material tanah sekitar 2 (dua) Meter dan beruntung rekan kerjanya terhindar dari timbunan tanah.

Pada saat itu teman korban langsung berusaha mencari bantuan dan pukul 06.30 Wita setelah kejadian tersebut, rekan korban memanggil teman-temannya untuk segera membantu korban yang sudah tertimbun tanah namun sayang Tuhan berkata lain nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.

“Kira- kira pada pukul 07.30 wita korban berhasil di evakuasi oleh rekan-rekannya, dan langsung dilarikan ke RS Ratatotok untuk di lakukan pemeriksaan luar dan di bersihkan,” Jelas Kapolres.

Ditambahkan Kapolres identitas kedua penambang, Adapun (korban) yang meninggal dunia, yaitu, Reky Ronga Umur 40 Tahun Alamat Desa Tumani Kecamatan Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan Agama Kristen Protestan Pekerjaan Penambang, dan korban yang selamat, yaitu, Herry Momongan Umur 36 Thn Alamat Desa Tumani Kecamatan Maesaan Kabupaten Minsel
Agama Kristen Protestan Pekerjaan Penambang.(win)