Optimalkan Pelayanan, PDAM Siapkan Sistim Pembayaran Online

manadoterkini.com, BITUNG – Terus optimalkan pelayanan serta mendekatkan diri kepada pelanggan, manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Duasudara Bitung terus berinovasi dengan menyiapkan sistim pembayaran/tagihan iuran online melalui aplikasi GOPAY.

Assisten Manajer bidang Umum Oudy Lumingkewas kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa sistim pembayaran online ini dalam rangka mendekatkan diri kepada pelanggan, dengan cara memberikan kemudakan dalam hal pembayaran iuran tagihan.

“Agar masyarakat khususnya pelanggan PDAM lebih mempermudah dalam hal melakukan pembayaran, maka kami menyiapkan sistim pembayaran online melalui aplikasi GOPAY,” Oudy Lumingkewas.

Selain untuk memudahkan melakukan pembayaran serta mendekatkan diri kepada pelanggan, ini juga untuk penjegahan penyebaran virus corona. “Untuk menghindari kerumunan, antrian yang bisa berdampak pada penularan virus corona, maka pelanggan diberikan kemudahan dengan membayar iuran tagihan sistim online tersebut,” ujar Oudy.

Kebijakan ini lanjut Oudy, sudah berlaku sejak 3 Agustus 2020. “Cara pembayaran, pelanggan bisa langsung mengikuti langkah yang sudah ada dalam aplikasi GOPAY,” jelasnya sembari mengimbau agar pelanggan dapat melakukan pembayaran tepat waktu sehingga tidak dikenai denda atau pemutusan. (Refly)

Momentum Idul Adha 1441 H, Pemkot Bitung Salurkan Hewan Kurban

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Melalui momentum Idul Adha 1441 H, yang jatuh pada 31 Juli 2020, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung menyalurkan hewan kurban.

Penyerahan hewan kurban berupa 15 ekor sapi dan 10 ekor kambing secara simbolis ini, dilakukan Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban, SE MSi bertempat di Masjid Jami’ An-Nur Kelurahan Girian, kecamaran Girian.

bitungWali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa bantuan hewan kurban ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan seluruh warga muslim di Kota Bitung, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu.

bitungDikatakan pula tujuan pemberian hewan kurban ini adalah meneladani syariat Nabi Ibrahim Alaihis Salam, menumbuhkan kesadaran dan peran serta umat Islam dalam menumbuhkan kecintaan kepada sesama dalam perwujudan taqwa kepada Allah SWT, juga untuk memperkokoh tali silahturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

bitungDalam kesempatan itu, Wali Kota Maximiliaan Jonas Lomban dan keluarga Lomban – Rawung serta Wakil Wali Kota Maurits Mantiri dan keluarga Mantiri – Tangkudung menyampaikan selamat memaknai dan merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 H. (Refly/Adve)

MJL Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan GBI Pniel Manembo – nembo Atas

manadoterkini.com, BITUNG – Walikota Bitung Pnt. Maximiliaan Jonas Lomban SE. MSi melakukan peletakan batu pertama Pembangunan gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pniel Manembo – nembo atas Kecamatan Matuari. Acara tersebut diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Ketua Wilayah GBI kota Bitung Pdt. Dikson Kanalung. STh. Minggu, 19 Juli 2020.

Walikota Bitung Pnt. Maximiliaan J Lomban SE. MSi turut didampingi oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Kota Bitung Hendri Sakul ST, Camat Matuari Sefferson Sumampouw, Lurah Manembo – nembo atas bersama jajaran, Gembala GBI pniel manembo – nembo atas Pdt. Susana suot dan para jemaat.

Dalam sambutan Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban menyampaikan, Banyak selamat bagi warga jemaat GBI manembo – nembo atas, semoga jemaat disini semakin diberkati hingga pada akhirnya bisa secara gotong-royong memberi diri bekerja untuk pembangunan rumah Tuhan sesuai yang diharapkan bersama.

“Semoga gembala dan seluruh Jemaat GBI Pniel manembo – nembo atas dapat merangkul dan mengajak orang – orang yang belum mengenal Yesus, untuk menjadi pengikut Yesus bahkan menjadi saksi-NYA di dunia.”katanya.

Dalam kesempatan tersebut Lomban yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bitung, terus mensosialisasikan 5 M yaitu, mengunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menjaga jarak di atas satu meter ketika berkomunikasi, menjauhi kerumunan social distancing, menjaga imun tubuh, dan yang paling utama mari kita berDoa agar supaya Virus ini segera berlalu, Tuhan memberkati kita semua dan Tuhan memberkati Kota Bitung. ”tutup Lomban.

Kesempatan ini juga, Gembala GBI Pniel manembo – nembo atas Pdt. Susana Suot
menyampaikan terima kasih kepada Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban bersama jajaran, yang sudah melakukan peletakan batu pertama Pembangunan gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pniel Manembo – nembo atas, semoga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin di Kota Bitung.”ungkapnya.

Tiga Kelurahan Masuk Zona Merah, Lomban Pimpin Rakor Gugus Tugas Covid-19 Bitung

manadoterkini.com, BITUNG – Menindaklanjuti penyebaran virus cona di Kota Bitung, Walikota Maximiliaan Jonas Lomban memimpin rapat koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Covid-19, di BPU kantor walikota, Selasa (14/07/2020).

Dalam rakor tersebut Gugus Tugas Covid-19 Kota Bitung menetapkan wilayah kelurahan berdasarkan zona. Kelurahan yang masuk dalam kategori zona merah yaitu Kelurahan Pakadoodan, Kelurahan Kadoodan, Kelurahan Apela Dua. Untuk kategori zona kuning yaitu Kelurahan Pateten Dua, Madidir Unet, Sagerat Weru, Winenet Satu, Sagerat, Madidir Weru, Girian Atas, Bitung Barat Dua, Girian Indah, Paceda, Bitung Barat Satu, Pateten Dua, Manembo-nembo Atas.

Sedangkan untuk kategori zona biru yaitu Kelurahan Tendeki, Wangurer Timur, Manembo-nembo Tengah, Girian Bawah, Bitung Timur, Pateten Tiga, Bitung Tengah, Papusungan, Madidir Ure, Kakenturan Satu, Pinokalan, Aertambaga dua.

Rakor tersebut Walikota di dampingi Wakil Wali Kota Maurits Mantiri dan Sekda Audy Pangemanan yang dihadiri Kapolres, Kajari, perwakilan Dandim, perwakilan Danyon Marinir, para Asisten, Kadis Perhubungan, Kadis Pendidikan, Kasat Pol PP, Kadis Kesehatan, Kaban BPBD, Kabag Pemerintahan, Kabag Protokol, Ketua FKUB, serta para Camat membahas tentang rencana penanganan Covid-19. (*/refly)

Momentum Hari Koperasi ke-73, Koperasi Harus Jadi Pionir Ekonimi Rakyat

Lomban
Kiri -Kanan : Dra. Khouni Lomban Rawung, MSi (Ketua TP PKK Kota Bitung) – Maximiliaan J Lomban, SE MSi (Wali Kota Bitung) – Ir. Maurits Mantiri, MM (Wakil Wali Kita Bitung) – Rita Mantiri Tangkudung, ST (Wakil ketua TP PKK Kota Bitung)

manadoterikini.com, BITUNG – Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-73 yang jatuh pada 12 Juli 2020 dijadikan momentum untuk menopang ekonomi kerakyatan. “Pandemi COVID-19 harus menjadi momentum persatuan koperasi di Indonesia terlebih khusus di kota Bitung. Koperasi harus tetap hadir dan sebagai pionir ekonomi rakyat di masyarakat sesuai dengan desain awal koperasi sebagai sistem pertahanan di tingkat akar rumput,” ujar Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban, SE MSi

Selain itu, Lomban juga terus mendorong agar koperasi tetap menjadi instrumen utama dalam Ekonomi Pancasila. Ekonomi Pancasila merupakan ekonomi yang mengedepankan kebersamaan dan loyalitas bersama sebagaimana cita-cita Bapak Koperasi Indonesia Moh Hatta: koperasi harus mewujudkan Ekonomi Pancasila yang menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lomban
Pemkot Bitung Dalam Momentum Hari Koperasi Nasional ke-7

“Meski kita terbatas dan kesulitan untuk bertemu secara fisik, akan tetapi ikatan sosial di antara kita tidak boleh putus. Itulah ikatan dan branding baru yang harus dibangun oleh koperasi. Pemerintah hadir untuk lebih menguatkan posisi koperasi di Indonesia terlebih khusus di Kota Bitung. Pemerintah tegas melakukan akselerasi, persatuan dan kebersamaan mengelola agar koperasi dapat lebih maju dan tampil lebih kuat dalam membangun ekonomi bangsa,” ucap lomban.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian khusus kepada koperasi di masa Pandemi COVID-19. Contohnya bisa dengan memberikan stimulus agar koperasi bisa berperan lebih besar menghadapi pandemi. “Koperasi pun membutuhkan stimulus agar bisa berperan lebih besar dalam menghadapi pandemi,” tutur Mantiri. (Refly /Advetorial)

Lahan Stadion Duasudara, Ini Penjelasan Wali Kota Bitung

manadoterkini.com, BITUNG – Sempat menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat terkait status lahan stadion Duasudara, pemerintah kota (Pemkot) Bitung dalam hal ini Wali Kota Bitung Max J Lomban memberi penjelasan melalui press release yang diterima redaksi manadoterkini.com. Minggu (05/07/2020).

Berikut penjelasan Wali Kota Bitung : Berdasarkan catatan rekomendasi BPK atas Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Bitung tahun 2017, Pemerintah Kota Bitung diminta untuk segera melakukan pendataan dan penelusuran aset-aset yang dikuasai tetapi belum memiliki kejelasan alas hak kepemilikannya. Pada tahun 2017, Pemerintah Kota Bitung membentuk Tim Penelusuran Aset berdasarkan SK Walikota Bitung Nomor 148.45/HKM/SK/268/2017 tanggal 6 Desember 2017. Tim tersebut tidak hanya terdiri dari unsur Pemerintah Kota Bitung, tetapi juga melibatkan pihak Kepolisian, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, dan terutama BPN. Hasil penelusuran menemukan salah satu aset yang hak kepemilikannya belum sepenuhnya berada pada Pemerintah Kota Bitung adalah lahan kompleks Stadion Dua Sudara.

Pada saat dibangun, lahan kompleks Stadion Dua Sudara ternyata belum berstatus milik Pemerintah Kota Bitung. Dari total luas lahan kompleks Stadion Dua Sudara sebesar 37.020 m2, sampai tahun 2020 yang menjadi hak milik Pemerintah Kota Bitung hanya seluas 7.006 m2. Lahan seluas 7.006 m2 tersebut sebelumnya telah dipisahkan dari sertifikat induk (pemisahan diri sendiri) pada tahun 1986 sehingga keluarlah SHM Nomor 356 Manembo- nembo atas nama Cornelia Wullur. Selanjutnya, pada tahun 1986 lahan 7.006 m2 tersebut dibeli oleh Muhammad Aris Patanghari dari Cornelia Wullur.

Kemudian pada tahun 2006, lahan tersebut dibayar melalui pelepasan hak oleh Pemerintah Kota Bitung dari ahli waris Alm. Muhamad Aris Patanghari. Pelepasan hak dari ahli waris Alm. Muhamad Aris Patanghari kepada Pemerintah Kota Bitung tertanggal 26 Juni 2006. Penuntasan sertifikat atas lahan seluas 7.006 m2 tersebut dilakukan pada tahun 2007 melalui Sertifikat Hak Pakai Nomor 19 Manembo-nembo Atas (atas nama Pemerintah Kota Bitung). Jadi, yang dimaksudkan dengan lahan stadion sudah pernah dibayar/dibebaskan adalah lahan seluas 7.006 m2 tersebut.

Status kepemilikan sebagian lahan kompleks Stadion Dua Sudara adalah atas nama  Bapak Sinyo Harry Sarundajang, yaitu lahan seluas 30.014 m2, berdasarkan Sertifikat Hak Milik Nomor 268 Manembo-nembo, yang dibeli secara pribadi pada tahun 1992 dari pemilik sertifikat atas nama Cornelia Wullur. Berdasarkan perubahan/pemekaran wilayah kelurahan, dilakukan floating sertifikat sehingga berubah menjadi Nomor 448 Manembo-nembo Tengah, tanggal 7 Maret 2016. Atas permohonan Bapak Sinyo Harry Sarundajang selaku pemilik tanah, hasil pengukuran ulang dan pemetaan kadastral tanggal 9 September 2019 dari BPN Kota Bitung menetapkan luas tanah atas nama Sinyo Harry Sarundajang adalah 25.930 m2. Terdapat selisih kekurangan luas 4.084 m2, karena adanya overlapping dengan tanah milik orang lain yang saat ini sudah menjadi lahan kolam renang, juga ada bagian yang telah dibangun jalan.

Pembiayaan untuk pengadaan tanah/ pembebasan lahan kompleks Stadion Dua Sudara sudah tertata pada APBD sejak Tahun 2017. Perlu diketahui, bahwa hasil Penilaian Aset (Appraisal) yang dilakukan Penilai Independen (Appraiser) atas tanah seluas 25.930 m2 ditetapkan sebesar Rp10.402.941.451. Lebih kecil dari harga yang ditawarkan pemilik pada tahun 2018, yaitu Rp11 Milyar. Selanjutnya, Pemerintah Kota Bitung melakukan negosiasi dengan pemilik sehingga disepakati jumlah yang harus dibayarkan sebesar Rp10,25 Milyar.

Mengingat pentingnya keberadaan fasilitas olahraga sebagai aset strategis yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, maka Pemerintah Kota Bitung berupaya untuk menuntaskan status tanah lahan kompleks Stadion Dua Sudara. Ditinjau dari letak dan fungsi lahan kompleks Stadion Dua Sudara yang sangat strategis, termasuk sudah terdapat beberapa fasilitas yang dibangun dengan dana yang bersumber dari APBD, maka Pemerintah Kota Bitung perlu mengambil tindakan pengamanan aset melalui pengadaan tanah lahan kompleks Stadion Dua Sudara. Dengan memperhatikan asas-asas pengelolaan aset daerah, pengadaan tanah ini dilakukan Pemerintah Kota Bitung berdasarkan pertimbangan fungsional, kepastian hukum, transparansi, efisiensi, akuntabilitas, dan kepastian nilai. Atas dasar asas fungsional dan kepastian hukum, maka tindakan ini merupakan bentuk upaya pengamanan aset yang bernilai strategis. Tujuannya, agar tidak menimbulkan permasalahan dan kerugian yang lebih besar dalam pengelolaan aset di kemudian hari.

Di tengah situasi pandemi saat ini, Pemerintah Kota Bitung harus melakukan refocusing APBD, sehingga kembali melakukan negosiasi dengan pemilik tanah. Pembiayaan pelepasan hak atas tanah tersebut disepakati belum dapat dibayar penuh. Dengan demikian, atas pertimbangan refocusing anggaran untuk kepentingan penanganan COVID-19, dari total harga yang disepakati Rp10,25 Milyar, Pemerintah Kota Bitung baru membayar sebesar Rp5 Milyar untuk tahap pertama. Sebelumnya, atas pertimbangan kemampuan finansial Pemerintah Kota Bitung, pemilik sebenarnya sudah melakukan penawaran kepada pihak ketiga. Namun, atas upaya negosiasi, Pemerintah Kota Bitung sangat bersyukur, karena meskipun harga yang disepakati di bawah nilai yang ditetapkan, pemilik telah bersedia untuk melepaskan hak kepemilikan atas tanahnya. Untuk itu, dengan tidak mengabaikan situasi sulit yang kita hadapi bersama saat ini, tindakan pembebasan lahan kompleks Stadion Dua Sudara ini adalah langkah strategis pengamanan aset yang juga sangat bermanfaat bagi kepentingan jangka panjang masyarakat Kota Bitung. (Refly)

MJL Bayar Iuran BPJS Tahun 2020 senilai 20 Milyar untuk 67.250

manadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemerintah Kota Bitung dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) tentang Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Penduduk Yang Di Daftarkan Oleh Pemerintah Kota Bitung.

Lomban berkomitmen, semua warga Kota Bitung yang telah terdaftar untuk ditanggung oleh Pemerintah tidak boleh tidak terlayani di seluruh fasilitas kesehatan yang ditunjuk. Ini sejalan dengan salah satu program prioritas Pemerintah di tahun 2020 yakni Bidang Kesehatan.

Untuk diketahui, semester pertama bulan Januari – Juni telah dibayarkan Iuran BPJS untuk 67.250 jiwa senilai Rp. 10.296.900. Dan untuk semester kedua ini, sudah disiapkan anggaran dengan nilai yang sama terhitung mulai bulan Juli sampai dengan bulan Desember

Nolvie Sendouw, Kepala BPJS Kesehatan Kota Bitung mengungkap bahwa di tengah situasi pandemi COVID-19, BPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bitung terutama Walikota Bitung yang selalu berkomitmen dan sangat koorperatif serta konsisten untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Bitung dengan menjaminkan kembali penduduk Kota Bitung sebanyak 67.250 jiwa sebagai peserta dalam program JKN. Hal ini sebagai bukti perhatian pemerintah Kota Bitung kepada masyarakatnya dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan bagi penduduk di Kota Bitung. (Refly)

Penanggulangan Covid’19, Pemkot Bitung Salurkan 48.330 Paket Bansos Pangan

manadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan 48.330 paket Bantuan Sosial (Bansos) Pangan kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19. Jumat (19/06/2020).

Hal ini disampaikan Kalaks BPBD Franky Wongkar dalam rapat evaluasi Gugus Tugas penanggulangan covid-19 Kota Bitung.

Menurutnya, sampai 18 juni pihaknya sudah menyalurkan 48.330 paket bantuan. “Selain itu sudah ada 1.141 data yang telah selesai diverifikasi dan 618 data belum diverifikasi,” tutur Wongkar dalam laporannya kepada Tim gugus tugas.

Selain itu juga dirinya melaporkan tentang anggaran yang sudah terealisasi. “Anggaran yang diterima/disiapkan 13,9 milyar dan yang sudah direalisasi 10,7 milyar,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Bitung menyampaikan bahwa seluruh masyarakat tetap akan mendapatkan. “Bagi masyarakat yang belum dapat, tetap akan dapat. Namun tetap diverifikasi, karena ada yang sudah dapat tetap diusulkan kembali,” ujar Lomban. (Refly)

Bansos Pangan Terus Disalurkan Pemkot Bitung

manadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung terus menyalurkan Bantuan Sosial Pangan (Sembako, red) bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Jumat (19/06/2020).

Dari pantauan media ini, Pemkot Bitung melaluk Pemerintah Kelurahan Pateten III dan Kelurahan Pakadoodan kecamatan Maesa sementara menyalurkan Bansos Pangan untuk tahap yang ketiga.

“Untuk tahap ketiga ini ada 124 penerima. Sementara di tahap pertama ada 73 dan tahap kedua ada 485 penerima,” ungkap Syarif Takahindangen selaku lurah Pateten III

Ditanya soal masyarakat yang belum mendapatkan bansos pangan, dirinya mengatakan bahwa sampai saat ini jajaran Pala dan RT belum memasukan data yang baru terkait masyarakat yang belum menerima bansos.

“Jika memang masih ada masyarakat yang belum mendapatkan, tentu kami akan segera menguslkan kepada pihak BPBD,” katanya

Demikian juga di kelurahan Pakadoodan Juga terpantau sedang menyalurkan bansos pangan. “Masih seperti sebelumnya, kami menyalurkan Mie instan, beras, Ikan Kaleng dalam satu paket bagi masyarakat penerima. Untuk saat ini ada 155 penerima,” ujar Flora Pontoh selaku lurah Pakadoodan

Sebelumnya menurut lurah, pihaknya sudah menyalurkan 55 paket dan 237 paket sesuai dengan data yang ada.

“Memang sampai saat ini, masih ada 3 KK yang belum menerima. Itu dikarenakan ketiga KK ini tidak berada di kelurahan ini bahkan kami tidak tau keberadaan mereka. Namun ternyata mereka memang masih memiliki KK Pakadoodan,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Bitung Max J Lomban diberbagai kesempatan menyatakan bahwa setiap masyarakat yang terdampak akan tetap mendapatkan bantuan. (Refly)

Momentun Idul Fitri 1441 H, Wali Kota Bitung Berharap Covid-19 Segera Berakhir

Idul fitri bitung
Caption : Keluarga Wali Kota Bitung Lomban -Rawung

manadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota Bitung dibawah kepemimpinan Wali Kota Maximilian Jonas Lomban, SE MSi dan Wakil Wali Kota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM serta Sekretaris kota Bitung Dr. Audy Pangemanan mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah Minal Aidzin Wal Faidzin. Senin (25/05/2020)

Melalui Momentum Idul Fitri tahun ini, Wali Kota Max J Lomban berharap seluruh masyarakat diberi kekuatan ditengah-tengah upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan kita semua dalam keadaan sehat-sehat dan semoga Pandemi ini pula cepat berkahir.

“Tetap jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan terus berdoa,” ujar Lomban.

Idul fitri bitung
Caption : Keluarga Wakil Wali Kota Bitung Mantiri – Tangkudung

Lanjutnya, Atas nama pemerintah Kota Bitung dan Keluarga Besar Lomban-Rawung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon maaf lahir dan batin.

“Kami sekeluarga mohon maaf jika selama ini muncul tindakan atau kata-kata yang tidak berkenan di Hati. Semoga Allah SWA Segera Mengangkat Pandemi Ini dan kita kembali berjabat tangan lagi,” tutur MJL. (Refly/Adve)