Kemenkes RI gandeng TP-PKK jadi motor memutus mata rantai Covid-19 di Manado

manado
Walikota Manado GS Vicky Lumentut didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan dr Marini Kapojos

manadoterkini.com, MANADO – Gerakan Perempuan Memutus Mata Rantai Covid-19 di Manado disambut baik Walikota GS Vicky Lumentut. Pasalnya, sektor ekonomi yang bergantung pada kepatuhan dan kesiapan masyarakat menjalani protokol kesehatan.

“Bayangkan jika dalam era adaptasi kebiasan baru ini masyarakat tidak patuh dan tidak siap dengan protokol kesehatan, maka tempat-tempat usaha yang baru dibuka tiba-tiba akan ditutup kembali karena tersebarnya kembali infeksi virus Covid-19 ini, bagaimana bisa pulih. Bisa jadi kondisinya lebih buruk dari serangan pandemi pertama di Indonesia,” ujar Walikota GSVL saat menerima menerima kunjungan Staf Khusus Menteri Kesehatan RI bidang peningkatan SDM Kesehatan dr. Mariya di Taman Berkat (God Bless Park), Selasa (4/8/2020),

Dampak ekonomi ini juga menurut Walikota Manado dua periode ini, dapat mempengaruhi kesehatan, menurunkan imunitas dan ujungnya mengancam nyawa. WHO mengarahkan untuk memberlakukan era adaptasi kebiasan baru di Indonesia diinisiasi oleh Presiden Jokowi.

Ia menjelaskan, normal baru maksudnya masyarakat beraktifitas namun harus beradaptasi dengan kebiasaan baru, yakni mampu menjaga jarak dengan virus, semau protokol kesehatan sudah diatur dengan jelas agar ketika beraktifitas tidak berisiko terinfeksi Covid-19.

“Saya menilai, gerakan ini sangat penting karena bukan perkara mudah merubah prilaku dan selalu menjaga imunitas, apalagi siap menyediakan masker setiap hari ketika keluar rumah, sehingga setiap keluarga harus diberikan edukasi yang membuat setiap keluarga paham dan bisa mewujudkan ini semua,” ujar Wali Kota G.S Vicky Lumentut.

manado
Walikota GS VIcky Lumentut bersama tim Kemenkes RI di God Bless Park

dr Mariya Mubarika yang menginisiasi Gerakan Perempuan Memutus Mata Rantai Covid-19 di beberapa kota di Indonesia antaranya Surabaya, Kota Malang, dan Kabupaten Malang, kini hadir di Kota Manado. “Untuk penerapan gerakan yang sudah di-launching di Kebumen pada 1 Juni 2020 tersebut di Kota Manado,” kata dr Mariya.

Lanjutnya, saat ini kunci pemulihan ekonomi rakyat terletak di kepatuhan dan kesiapan masyarakat menjalani protokol kesehatan dalam normal baru. Di mana gerakan yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan ini, akan bekerja sama dengan TP PKK Kota Manado, sampai ke tingkat kecamatan, kelurahan dan lingkungan.

“Edukasi akan dimulai di lingkungan keluarga, sehingga melalui sosok ibu sangat dibutuhkan untuk menasehati keluarganya dan menjelaskan yang benar agar patuh terhadap protokol kesehatan, jika ada penularan itu artinya ada protokol yang dilanggar, karena protokol kesehatan itu dasarnya adalah science dan sudah di uji coba,”ujar dr. Mariya.

“Ibu juga harus mampu menyiapkan masker buat suami dan anak-anak nya ketika keluar rumah. Ini juga akan meningkatkan kepatuhan, jika semua anggota keluarga sebelum keluar rumah sudah disiapkan masker oleh ibunya, pasti patuh Karena ibu punya kekuatan untuk diikuti,”sambungnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Subdit Lingkungan Kerja Tasripin, SKM, MKM , Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga Joy Gabriel, S.S.I – Tenaga Ahli BigData Kemkes Wahyu Sekar H., SKM – Staf TU Menkes, Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Manado drg. Sanil Marentek dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Manado dr. Marini Kapojos. (*/malz)

Partai Demokrat dukung MEP-VT di Pilkada Minsel

manadoterkini.com, AMURANG – Partai Demokrat akhirnya mendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan, dr Michaela Elsiana Paruntu MARS (MEP) dan Ventje Tuela SSos (MEP-VT) di Pilkada Serentak 2020.

Partai besutan SBY secara resmi mendukung jagoan Golkar di Pilkada Minsel, setelah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan SK kepada MEP disaksikan Ketua Partai Demokrat Sulawesi Utara EE Mangindaan, di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Rabu (29/07/2020) tadi.

“Iya sudah. Partai Demokrat sudah memberikan SK dukungan untuk pasangan MEP-VT maju di Pilkada Minsel,” ujar MEP.

Ketua Remaja Sinode GMIM ini pun mengapresiasi Partai Demokrat, baik tingkat DPP dan DPD karena mempercayakan SK dukungan untuk dirinya dan Ventje Tuela.

“Bersyukur dipercayakan Partai Demokrat untuk maju sebagai calon kepala daerah di Minsel dan ini adalah tanggung jawab dan amanah yang harus saya jalankan untuk warga Minsel ke depan. Tentunya tanggung jawab bersama antara Partai Golkar dan Demokrat untuk bersama memenangkan pasangan MEP dan VT,” kata MEP.

Mantan Gubernur Sulut EE Menegaskan dengan tegas menginstruksikan kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk all out memenangkan ME-VT pada ajang Pilkada Minsel

“Saya juga akan turun gunung, berkampanye memenangkan pasangan MEP-VT,” tegas Lape sapaan akrab Mangindaan. (*/red)

Sri Mulyani Guyur Rp 1 Triliun Untuk SulutGo

manadoterkini.com, SULUT – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati

mengalokasikan dana sebesar Rp 11,5 triliun untuk disebar ke tujuh BPD, yaitu Bank DKI, bjb, Bank Jateng, Bank Jatim, Bank SulutGo, Bank Bali, dan Bank Jogja.

“Hari ini yang tanda tangan Jabar, DKI, Jateng, Sulawesi Utara, Gorontalo total seluruh untuk anggaran BPD sekitar Rp11,5 triliun,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (27/7/2020).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan, pemerintah tak menerapkan syarat yang ketat bagi BPD.

Pemerintah, kata dia, hanya meminta dana itu disalurkan kepada sektor-sektor usaha yang produktif supaya upaya pemulihan ekonomi berjalan lancar.

“Kita inginkan BPD bisa memberikan kredit murah kepada sektor usaha agar bisa membangkitkan usahanya yang terdampaknya terutama di daerah,” ujarnya.

Program penempatan dana di BPD merupakan kelanjutan dari penempatan dana di empat bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Keempat bank itu yakni BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN.

“Ini merupakan program lanjutan dengan program kerja sama antara bank pembangunan daerah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional,” tuturnya.

Berikut rincian penempatan dana pemerintah di BPD:

1. BPD Jawa Barat dan Banten (bjb) Rp2,5 triliun
2. BPD DKI Jakarta (Bank DKI) Rp2 triliun
3. BPD Jawa Tengah (Bank Jateng) Rp2 triliun
4. BPD Jawa Timur (Bank Jatim) Rp2 triliun
5. BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo) Rp1 triliun
6. BPD Bali (Bank Bali) Rp1 triliun
7. BPD DI Yogyakarta (Bank Jogja) Rp1 triliun

Sementara itu Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey saat melakukan kunjungan kerja di Kota Tomohon, Senin (27/7/2020), dirinya mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap pemulihan ekonomi Sulut di masa pandemi Covid-19 melalui penempatan dana di Bank SulutGo.

“Itu karena apa? Karena dia percaya Gubernur akan beking dengan bagus bukang Gubernur menumpang pa Bank SulutGo kong ambe-ambe doi pa Bank Sulut dan dia percaya karena pertumbuhan ekonomi torang disaat Covid aja 4,2%, daerah laeng so minus, karena torang pe strategi pas,” kata Olly.

Menurut Olly, perekonomian Sulut di masa pandemi Covid-19 sebagian besar ditunjang oleh sektor pertanian. Karenanya, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 6% pada tahun 2021, dana di Bank SulutGo akan disalurkan untuk pengembangan sektor usaha produktif di Sulut dengan bunga ringan.

“Kekuatan ekonomi Sulut ada di tangan bapak, ibu, 70% pertumbuhan ekonomi datang dari pertanian, 30% dari tanaman keras, 35% dari tanaman holtikultura, kalau torang kuat pasti ekonomi di Sulut tumbuh terus sehingga masyarakat tidak kehilangan pekerjaan dibantu oleh Bank Sulut dengan bantuan dana Rp 1 triliun dengan bunga yang murah nyanda sama deng pinjam di bank-bank lain nanti depe skema torang ator, depe skema supaya masyarakat mendapatkan pinjaman dengan bunga yang sangat murah sehingga bisa mendapatkan modal untuk usaha yang lebih baik,” lanjutnya. (*/Rizath)

GSVL Resmikan RS Hermina, warga Manado teringat program Universal Coverage

GSVL
Walikota GS Vicky Lumentut diajak melihat-lihat isi dan ruangan demi ruangan dari RS Hermina

manadoterkini.com, MANADO – “Kesehatan merupakan salah satu agenda utama dalam program pembangunan Kota Manado yang diarahkan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat sejahtera”. Demikian kutipan sambutan Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) dalam acara soft opening Rumah Sakit (RS) Hermina yang terletak di Ringroad Dua, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Sabtu (25/07/2020) siang.

Kehadiran fasilitas kesehatan di Kota Manado mengingatkan kembali program Universal Coverage (UC) yang digagas Walikota GSVL pada periode 2010-2015 bersama Wawali Harley Mangindaan. Dimana program spektakuler tersebut mendapat perhatian publik.

“Bicara fasilitas kesehatan, warga Manado pasti ingat dengan program Univarsal Coverage (UC) dari Walikota GSVL. Masuk rumah sakit hanya menunjukan KTP, masyarakat tidak mengeluarkan dana sepeserpun. Dan ini sunggu luar biasa, sayangnya prgram ini” ujar Jekson Sulangi SH kepada manadoterkini.com.

Makanya, saat peresmian RS Hermina, Walikota GSVL tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya atas hadirnya rumah sakit swasta tersebut. Hadirnya RS Hermina memberikan energi baru yang memperkuat pelaksanaan pembangunan kesehatan di Kota Manado.

“Selamat kepada keluarga besar RS Hermina Manado atas pelaksanaan soft opening ini. Sukses selalu bagi RS Hermina, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati setiap upaya dan langkah kita dalam mengabdian bagi masyarakat Kota Manado,” ujar GSVL sapaan familiar Walikota Manado.

Ia mengatakan, kehadiran RS Hermina akan memberikan penguatan dalam pembangunan terutama di bidang kesehatan. Dan GSVL memahami, kesehatan menjadi salah satu syarat utama dalam membentuk insan yang produktif.

“Karena kami paham, kesehatan menjadi salah satu syarat utama dalam membentuk insan yang produktif dan berdaya saing,” ujar Walikota Manado dua periode ini.

Bertambahnya fasilitas kesehatan ini, membuktikan salah satu keberhasilan pembangunan di Kota Manado. Sinegritas dengan pihak swasta mambangun Kota Manado merupakan komitmen GSVL sejak dipercayakan warga memimpin Ibukota Sulawesi Utara. “Guna mencapai pembangunan kesehatan secara paripurna, dibutuhkan sinergitas kerjasama dengan semua pihak terkait,” tutup suami tercinta Ketua TP-PKK Kota Manado Prof Julyeta PA Runtuwene (JPAR) ini.

Direktur RS Hermina Manado dr Rudi Ruhaedi dan jajaran pejabat dan karyawan RS Hermina mengucapkan teriuma kasih kepada Pemerintah Kota Manado, khususnya Walikota GSVL, yang sudah meresmikan rumah sakit tersebut, dan berharap bisa menjalin kerjasama bidang kesehatan di Kota Manado.

Rangkaian acara diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua BKSUA Kota Manado Pdt Roy Lengkong STh, dan diikuti dengan doa bersama oleh pimpinan umat beragama di Kota Manado.

Usai peresmian, Walikota GSVL diajak melihat-lihat isi dan ruangan demi ruangan dari rumah sakit tersebut. (aldi)

Tumbuh kembang anak, Bunda Paula : Optimalkan peran orang tua

manadomanadoterkini.com, MANADO – “Mari torang optimalkan peran keluarga dalam mendampingi proses belajar anak dan memenuhi kebutuhan tumbuh kembang”. Demikian salah satu kutipan pesan Ketua TP-PKK Kota Manado yang juga Bunda PAUD Kota Manado, Prof Julyeta PA Runtuwene (JPAR), memaknai HAN tahun 2020 ini.

“Pastikan anak-anak di Kota Manado terlindungi, tetap sehat, tetap kuat, ceria dan gembira di rumah, walaupun masa pandemi Covid-19 ini masih membantasi kita. Semangat para orang tua, berikan perhatian dan cinta kasih buat mereka. Semangat para bunda, guru-guru yang luar biasa,” ujar Bunda JPAR, Kamis (23/07/2020).

Karenanya sudah menjadi tugas orangtua dan kekluarga untuk memberikan ruang yang nyaman, aman, dan ramah bagi anak untuk tumbuh dan berkembang dalam kondisi apapun.

Isteri tercita Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) ini pun mendorong keluarga agar menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, dan berkualitas.

“Mari torang optimalkan peran keluarga dalam mendampingi proses belajar anak dan memenuhi kebutuhan tumbuh kembang mereka. Selamat Hari Anak Nasional. Anak Terlindungi, Indonesia Maju,” ujar Bunda JPAR.

Tidak heran HAN 23 Juli dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.

Meski di tengah pandemi Covid-19, namun HAN 2020 yang berbeda kali ini tidak mengurangi makna komitmen orangtua dalam melindungi anak-anak, sebagaimana tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dan tagline #AnakIndonesiaGembiradiRumah. (*/malz)

Dilaunching awal Tahun 2020, #MariJoBakobong ala GSVL sedot perhatian publik

mari jo bakobong
Walikota GSVL didampingi Sekda Mikler Lakat dan Kadis Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan, M Sofyan saat pencanangan Manado Bakobong Februari lalu

manadoterkini.com, MANADO – Pogram cerdas #MariJoBakobong ala Walikota GS Vicky Lumentut, dengan turun langsung serta mengajak masyarakat menanam memanfaatkan lahan tidur dan pakarangan rumah jauh sebelum Kota Manado, Sulawesi Utara terkena dampak Covid-19, sunggu sangat luar biasa.

Sejak di-launching atau dicanangkan pada 28 Februari 2020 silam, lewat Gerakan Manado Bakobong dengan #MariJoBakobong belakangan ternyata menyedot perhatian public Nyiur Melambai.

mari jo bakobong
Ketua TP-PKK Kota Manado Prof Paula Lumentut – Runtuwene turut mendampingi Walikota GS Vicky Lumentut melaunching Manado Bakobong #MariJoBakobong

Pasalnya, berbagai komoditi yang ditanam sudah ada yang panen dan terus panen di tengah pandemi covid-19. Program pertanian yang digagas Pemkot Manado ini seakan sudah mengantisipasi dampak gejolak ekonomi global.

“Program #MariJoBakobong salah satu upaya kita (Pemkot Manado,red) menjaga ketahanan pangan akibat gejolak ekonomi global dikemudian hari. Kita harus mengantisipasinya dengan memanfaatkan lahan dan pekarangan rumah,” ujar GSVL kepada wartawan usai melakukan launching Manado Bakobong dengan #MariJoBakobong, Jumat (28/2/2020) silam.

manadoKepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan (DPKP) Kota Manado, M.Sofyan menegaskan program cerdas #MariJoBakobong yang dicanangkan Walikota GS Vicky Lumentut, sebelum pandemi covid-19 melanda Kota Manado.

“Sejak dilaunching 28 Februari 2020 silam, program #MariJoBakobong sudah beberapa kali-kali panen dengan berbagai komoditi di sejumlah tempat di Kota Manado,” ujar Sofyan kepada wartawan, Selasa (21/07/2020) siang.

Program Ba Kobong Menginspirasi Ditengah Pandemi

 

manadoSejak dicanangkan, lahan milik Pemkot Manado yang ditanami jagung, cabe dan berbagai tanaman lain, sudah berulang kali dipanen sehingga telah menunjukan hasil. Jadi tidak heran, program cerdas tersebut saat ini telah menjadi role model untuk berbagai pihak.

Kepolisian, TNI, Lapas, pihak swasta, rumah ibadah dan berbagai lapisan masyarakat mulai dengan dukungan dari Pemkot Manado, mulai memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah atau lahan yang belum digarap untuk ditanami berbagai tanaman.

“Mari, ASN, THL dan kelompok tani di Kota Manado, kita manfaatkan lahan tidur yang ada termasuk pekarangan rumah kita, untuk bercocok tanam dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk peningkatkan pendapatan dari kelompok tani yang ada di Kota Manado,” ujar Walikota

“Marijo Bakobong” Guna Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

 

manadoSeakan tahu pandemi Covid-19 akan berdampak signifikan bagi perekonomian, Gerakan “Manado Ba Kobong” ini menjadi salah satu strategi ampuh untuk menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi.

“Bila ini sudah jalan, kita bisa memenuhi kebutuhan pangan kita sendiri di tengah pandemi ini. Tidak perlu lahan besar, pekarangan kita bisa manfaatkan, jika tidak punya pekarangan kita bisa gunakan polybag,”terang Walikota

Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia menyebut, program ini jika dikelola dengan serius bisa menjadi sumber pendapatan baru, sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih mandiri.

“Kita ingin masyarakat Kota Manado menjadi masyarakat yang produktif, mandiri dan sejahtera di tengah pandemi di era adaptasi kebiasan baru “ujar Walikota kembali.

TNI/Polri dan Swasta “Ba Kobong”

 

ba kobong
Walikota GSVL bersam Kapolres Manado panen jagung manis

Menariknya, program cerdas yang terus digaungkan Walikota GSVL juga selaku Ketua PKB Sinode GMIM terus mendapat respon positif, bahkan mulai diikuti berbagai pihak.

“Program ini sangat baik sehingga mendapat respon yang luar biasa dari berbagai kalangan. Kami telah melakukan kerjasama tidak hanya dengan kelompok tani tapi dengan TNI/Polri, pihak Swasta bahkan pribadi-pribadi,” kata Sofyan.

mari jo bakobong
Launching Gerakan Manado Bakobong #MariJoBakobong

Lanjutnya, ada berbagai jenis tanaman yang menjadi unggulan dalam program Manado Bakobong #Marijo Bakobong” ini. Mulai dari rica, umbi-umbian, kacang-kacangan, jagung, sayur-mayur, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kebutuhan dapur.

“Dengan demikian, kita sudah menjaga ketahanan pangan di Kota Manado tetap stabil, apalagi di situasi pandemi Covid-19 ini. Dan Pak Walikota sudah memprediksinya sebelum Covid-19 menyebar,” jelas Sofyan. (lipsus/aldi)

Hari Ini Kasus Pertama Positif COVID-19 di Sitaro

manadoterkini.com, SULUT – Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Utara (Sulut) Bidang Epidemiologis dr Steven Dandel, MPH dalam jumpa pers melalui video conference mengatakan bahwa hari ini, Minggu (28/6/2020) ada ketambahan 32 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulut.

Yang menarik, satu dari tiga puluh dua orang positif COVID-19 di Sulut merupakan kasus pertama yang dilaporkan berasal dari Daerah Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro).

Lanjut Dandel yang ditemani oleh Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulut Bidang Kebijakan Pemerintahan Dr Jemmy Kumendong menjelaskan bahwa dengan bertambahnya 32 kasus baru ini, jumlah akumulatif pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulut mencapai 1.056 kasus.

Sementara pasien aktif atau yang sementara dirawat berjumlah 801 kasus

Kasus sembuh hari ini bertambah lima orang yakni kasus 502, 503, 581, 437 dan 524. Total kasus sembuh berjumlah 177.

Sementara yang dinyatakan telah meninggal dunia bertambah dua kasus yaitu kasus 268 dan 1.038. Total kasus meninggal dunia sebanyak 78, kata Dandel.

Berikut update terkini perkembangan epidemiologis COVID-19 di Sulut.

1. Kasus 1.025. Laki-laki 27 tahun asal Bitung. Pelaku perjalanan yang didetek dan di observasi di rumah singgah.

2. Kasus 1.026. Laki-laki 71 tahun asal Minahasa. Yang bersangkutan Kontak Erat Risiko Tinggi (KERT) dengan kasus 885.

3. Kasus 1.027. Perempuan 36 tahun asal Minahasa. KERT dengan kasus 885.

4. Kasus 1.028. Laki-laki 26 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan (Nakes) di salah satu institusi kesehatan (Faskes) di Manado.

5. Kasus 1.029. Perempuan 20 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

6. Kasus 1.030. Perempuan 52 tahun asal Manado. Screening Dinkes Manado di Pasar.

7. Kasus 1.031. Laki-laki 28 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah Nakes di salah satu Faskes di Manado.

8. Kasus 1.032. Perempuan 75 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

9. Kasus 1.033. Laki-laki 45 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

10. Kasus 1.034. Laki-laki 66 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

11. Kasus 1.035. Perempuan 38 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan.

12. Kasus 1.036. Perempuan 29 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan.

13. Kasus 1.037 Perempuan 37 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah ODP juga karyawan di salah satu Faskes.

14. Kasus 1.038:. Perempuan 54 tahun asal Manado. PDP, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada 13 Juni 2020 dengan penyakit penyerta (Komorbid) diabetes dan hipertensi.

15. Kasus 1.039. Perempuan 25 tahun asal Kabupaten Minahasa. PDP.

16. Kasus 1.040. Laki-laki 74 tahunn asal Manado. Screening Dinkes Sulut.

17. Kasus 1.041. Laki-laki 59 tahun asal masih dalam verifikasi. PDP.

18. Kasus 1.042. Perempuan 56 tahun asal Manado. PDP.

19. Kasus 1.043. Perempuan 43 tahun asal Manado. PDP.

20. Kasus 1.044. Laki-laki 43 tahun asal Manado. PDP.

21. Kasus 1.045. Perempuan 40 tahun asal Manado. PDP.

22. Kasus 1.046. Perempuan 19 tahun asal Manado. PDP.

23. Kasus 1.047. Perempuan 31 tahun asal Manado. PDP.

24. Pasien 1.048. Perempuan 21 tahun asal Manado. PDP.

25. Kasus 1.049
Perempuan 33 tahun asal Manado. PDP.

26. Kasus 1.050 Perempuan 60 tahun asal Sitaro.

“Yang bersangkutan (Kasus 1.050) merupakan pasien pertama yang berasal dari Sitaro. Yang bersangkutan sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu RS di Sulut,” jelas Dandel.

27. Kasus 1.051. Laki-laki 49 tahun asal Bitung. PDP.

28. Kasus 1.052. Perempuan 49 tahun, asal Manado. PDP.

29. Kasus 1.053. Laki-laki 68 tahun asal Bitung. PDP.

30. Kasus 1.054 Perempuan 30 tahun asal Manado. PDP.

31. Kasus 1.055. Perempuan 69 tahun asal Minsel. PDP.

32. Kasus 1.056. Laki-laki 52 tahun asal Bitung. PDP.

Dandel juga mengklarifikasi, ada dua kasus yang diumumkan kemarin, Sabtu (27/6/2020) yakni kasus 974 setelah dilakukan verifikasi, ternyata yang bersangkutan asalnya dari Bitung bukan Manado.

Kedua adalah kasus dengan nomor 1.017, ternyata juga bukan berasal dari Manado, tapi berasal dari Minahasa Utara. (Rizath)

Hasil “Manado Bakobong” ditengah pandemi, Walikota dan Kapolres panen jagung dan kacang hijau

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut mengarap kembali lahan yang siap untuk ditanami komoditi.

Awal Maret 2020 lalu, Pemerintah Kota Manado telah mencanangkan program “Manado Bakobong”, yang tujuannya, untuk ketahanan pangan. Alhasil, Jagung dan Kacang Hijau tersebut, telah membuahkan hasil dan mulai dipanen oleh Walikota GS Vicky Lumentut dan Kapolres Manado AKBP Elvianus Laoli SIK, , Jumat (26/06/2020) kemarin di Ringroad II, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget.

Saat melanching Manado Bakobong lalu oleh GSVL, berbagai komoditi di tanam di lokasi perkebunan Pemkot Manado. Dan kini hasilnya bisa dinikmati kelompok tani binaan Pemkot Maando melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP).

“Puji syukur kepada Tuhan, program Manado Bakobong yang sudah mulai dilakukan sebelum pandemi ini ada di Manado, telah membuahkan dan saat ini kita panen bersama,” ujar Walikota GSVL di lokasi perkebunan.

Usai memanen, kemudian lanjutkan dengan penanaman kembali bibit jagung dan bibit kelapa.

 

GSVL ajak manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah

 

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut dan Kapolresta AKBP Elvianus Laoli menyiram jagung di perkebunan Pemkot Manado di Buha yang tak lama lagi dipanen.

Upaya ketahanan pangan di masa pandemi terus digalakkan Pemkot Manado. Walikota Manado GS Vicky Lumentut mengajak warga agar manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah untuk bercocok tanam.

“Mari kita manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah kita, untuk bercocok tanam sebagai upaya ketahanan pangan di masa pandemi. Karena dalam menjaga ketahanan pangan di masa pandemi ini, sektor pertanian menjadi harapan, tulang punggung di tengah upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19,” ajak Walikota GSVL.

Dijelaskannya, untuk perkebunan Pemkot Manado di Kelurahan Buha ini akan terus menjadi percontohan bagi petani. Dimana ada berbagai komoditi yang ditanam, antara lain rica, tomat, bawang, ubi, jagung, kacang hijau dan lain sebagainya.

gsvl“Lahan ini akan terus menjadi percontohan bagi petani di Kota Manado. Karena komoditi yang akan ditanam ini diproses ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi pertanian,” ujar Walikota GSVL.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat Pemkot Manado, diantaranya Staf Ahli Walikota Hans Tinangon, Asisten II Philips Sondakh, Asisten III Peter KB Assa, Kadis PKP Muh Sofyan, Kadis Pariwisata Lenda Pelealu, Kalak BPBD Donald Sambuaga, dan Kabag Pemhumas Sonny Takumansang.

Juga ada sejumlah personil Polresta Manado, Ketua FKUB Pdt Renata Ticonuwu dan sejumlah kelompok tani.

 

“Manado Bakobong”, upaya ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19

 

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut bersama Kadis PKP M Sofyan

Pemerintah Kota Manado memang terus menggalakan kegiatan program “Manado Bakobong” sebagai salah satu upaya ketahanan pangan di tengah masa pandemi Covid-19.

Program ketahanan pangan keluarga ini diketahui sudah digiatkan Walikota GSVL sejak awal tahun 2020, dan ia sudah memprediksi bahwa pandemi Covid-19 akan mewabah ke seluruh dunia, tak terkecuali Kota Manado.

“Mengingat saat itu ada penerbangan direct langsung Manado ke China, dan sebaliknya. Saya sudah memperkirakan, wabah ini akan berdampak luas ke seluruh dunia, mengingat penyebarannya sangat cepat,” ujar Walikota GSVL.

Karena itu, ia mengajak warga Kota Manado untuk memanfaatkan lahan tidur, pekarangan rumah untuk ditanami kebutuhan dapur. Dan hal itu sudah dilakukannya di pekarangan rumahnya di Godblessn Hill Malalayang.

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut bersama Kadis PKP M Sofyan

Beberapa hari lalu juga, bagian dari kegiatan Manado Bakobong, Walikota GSVL didampingi Ketua TP-PKK Prof DR Julyeta PA Runtuwene (JPAR), mengikuti giat tanam rica bersama Kelompok Tani Solagratia Tongkaina, Kelurahan Tongkaina.

“Ayo tetap sosialisasikan serta kerja Manado Bakobong untuk ketahanan pangan keluarga dan ketahanan imun,” ajak Walikota GSVL.

Pengertian ketahanan pangan, tidak lepas dari UU No. 18/2012 tentang Pangan. Disebutkan dalam UU tersebut bahwa Ketahanan Pangan adalah “kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan”. (LIPSUS)

Terkait SK Partai NasDem Untuk Sulut I, VAP: Semua Saya Serahkan Kepada Tuhan

manadoterkini.com, AIRMADIDI-Siapakah yang akan diusung Partai Nasional Demokrat (NasDem), untuk calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), akan segera diketahui bersama. Pasalnya, Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh, yang digadang-gadang sebagai calon kuat, dikabarkan telah berangkat ke Jakarta hari ini, Kamis (18/6/2020).

VAP-sebutan akrab Panambunan, diketahui telah terbang menuju ibukota negara, dengan tujuan menjemput Surat Keputusan (SK) Partai NasDem sebagai calon Gubernur Sulut. Akan hal ini, ketika dikonfirmasi kepada VAP sebelumnya, mengatakan dirinya sampai saat ini belum memegang SK.

“Semua Saya serahkan kepada Tuhan, namun berdasarkan iman dan keyakinan, SK Partai NasDem pasti akan diberikan kepada orang yang sudah berjuang. Karena jika Tuhan sudah membuka jalan, tidak ada seorangpun yang bisa menutupnya,” ujar VAP.

Lebih lanjut, VAP pun yakin, bahwa apa yang dikerjakannya, akan diperhitungkan oleh Tuhan, asal yakin dan percaya.

“Saya yakin, apa yang sudah saya lakukan untuk Partai NasDem dan masyarakat Sulut, pasti akan membuahkan hasil yang baik. Dengan berusaha dan kerja keras, serta bersandar kepada Tuhan, pasti cita-cita saya menjadi Gubernur akan tercapai,” kata Ketua KBPP Polri Sulut ini, sembari menambahkan, keyakinannya juga berdasarkan 1 Korintus 1 : 27-29.(Pow)

Kendarai Traktor Sawah, Olly Dondokambey Panen Padi dan Cabai

manadoterkini.com, SULUT – Bukan hanya mahir mengendarai truk maupun speed boat, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey juga mahir mengendarai traktor sawah saat memanen dan melakukan penanaman padi.

Hal itu dilakukan dalam rangka pencanangan gerakan percepatan olah tanah dan penanaman padi masa tanam kedua tahun 2020 di Desa Touliang, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Rabu (17/6/2020).

Selain menanam padi, Olly didampingi Sekdaprov Edwin Silangen juga memanen cabai di Desa Leleko, Kecamatan Remboken.

Agenda bertema strategi ekonomi sektor pertanian ditengah pandemi COVID-19 ini diselenggarakan atas kerjasama HKTI Minahasa, KSU Tibo Mapalus Sulut, Patricia Group dan BM-RD.

Pada kesempatan itu, Olly menyatakan dukungan penuh dari Pemprov Sulut kepada kelompok tani di Sulut untuk mewujudkan ketahanan pangan di Sulut.

“Tadi kita melihat itu lokasi hamparan sawah sekitar 200 hektar yang tak ada hujan kita dorong musim ada hujan sekarang ini untuk mereka melakukan penanaman. Pemerintah bekerja sama dengan kelompok akan bantu dari sisi bibit pupuk dan lain-lain guna ketahanan pangan di Provinsi Sulut,” kata Olly Dondokambey.

Olly juga mengajak masyarakat untuk mengolah lahan tidur menjadi lahan produktif dengan tanaman pangan.

Olly menambahkan kebutuhan pangan warga di tengah pandemi COVID-19 dapat berhasil dengan peran aktif masyarakat mendukung program ketahanan pangan.

“Kita selalu betul-betul siap menghadapi situasi kondisi saat ini begitu juga tanaman holtikultura sayur-sayur. Hari ini kita datang ke kebun cabai, kita melihat hasil tanaman masyarakat yang sudah bagus.”

“Jadi torang dorong supaya masyarakat menyentuh tanah semua sehingga hasilnya akan maksimal dan kita akan merasakan secara langsung,” jelas Olly. (*/Rizath)